Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

harrywjyyAvatar border
TS
harrywjyy
Kucing Peliharaannya Dibunuh, Wanita Ini Bunuh Tetangganya! Adilkah?

Sumber Gambar

Memiliki hewan peliharaan mungkin menjadi hobi yang menyenangkan bagi sebagian orang. Bahkan tak jarang, ada orang yang sangat sayang dengan peliharaannya bahkan dianggap anak mungkin. Hewan peliharaan juga memang menjadi salah satu pelepas penat dan stress dari keseharian yang menyibukkan.

Salah satu hewan yang jadi favorit adalah kucing. Hewan ini memang menggemaskan dan kadang manja. Apalagi hewan ini juga memiliki beragam jenis ras dengan bentuk fisik yang berbeda-beda. Sehingga para majikan bisa memilih kucing mana yang sesuai dengan kriteria mereka. Tapi bagaimana jika kucing kita mati? Tentu hal ini akan membuat sedih pemiliknya.

Seperti yang terjadi di Banyumas ini. Rasa sayang terhadap kucingnya membuat wanita ini melakukan hal yang bisa dibilang cukup ekstrim. Bukan tanpa alasan, kucing kesayangannya itu harus mati dibunuh oleh tetangganya sendiri. Tak terima dengan pembunuhan kucingnya, ia lantas membalas dendam dan membunuh sang tetangga.

Konten Sensitif

Sumber Gambar

Aksi ini dilakukan wanita berinisial SY. Ia membunuh pria berusia 70 tahun bernama Yudi yang telah membunuh kucingnya. Wanita berusia 43 tahun ini tidak terima kucingnya dibunuh. Bukan hanya itu saja, ia juga semakin kesal saat tahu bahwa korban juga mencuri handphone-nya. Jadi sudah membunuh kucing, mencuri pula.

Setelah mengetahui hal ini, SY gelap mata membunuh korban dengan cara dipukul dari belakang menggunakan bambu. Kemudian setelah korban tak sadarkan diri, SY membuang korban ke Sungai Pelus. Jasad korban lalu ditemukan di Sungai Serayu Maos, Cilacap.

Apa yang dilakukan oleh korban memang tidak bisa dibenarkan. Membunuh hewan peliharaan memang suatu hal kejam, apalagi hewan yang bisa dibilang lemah dan tidak membahayakan. Jangankan membunuh, menyakitinya saja kita sudah bisa masuk penjara. Ditambah korban juga mencuri ponsel, hadeh jadi double kan salahnya.


Sumber Gambar

Meski begitu, apakah aksi yang dilakukan SY bisa dibenarkan? Rasanya tidak juga. Mendahulukan emosi dan bertindak impulsif justru dapat merugikan diri sendiri. Apalagi di negara hukum seperti ini. Ada undang-undang yang mengatur, bisa ditempuh dengan jalur hukum. Pada akhirnya jika mendahulukan emosi malah mendatangkan masalah baru. Justru malah dirinya yang harus berurusan dengan polisi.

SY sendiri ditangkap oleh polisi saat sedang berbelanja di warung. Perlu diketahui bahwa SY dan korban Yudi memang bertetangga. Entah apa yang terjadi, tapi TS menebak mungkin saja hubungan mereka tidak baik sebelumnya. Sampai-sampai SY bisa bertindak sebrutal ini.

emoticon-2 Jempol

Kalau menurut kalian, apakah adil bagi Yudi dibunuh karena membunuh seekor kucing?emoticon-Bingung (S)

Sumber: Link Referensi
Tulisan dan Narasi Pribadi


emoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Gan
alifrian.
silverista
darkwilliam00gg
darkwilliam00gg dan 15 lainnya memberi reputasi
16
3.6K
125
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Tampilkan semua post
albert.123.456Avatar border
albert.123.456
#16
Biasanya kalau hewan peliharaan selalu dijaga supaya tidak hilang karena itu merupakan sesuatu yg berharga bagi pemiliknya. Sehingga sering kali hewan peliharaan ditempatkan dalam kandang. Hal ini selaras dgn arti kata pelihara yg termuat dalam KBBI jaga, rawat.

Ane ragu kalau kucing termasuk binatang peliharaan karena sering dilepas liarkan. Dalam kondisi itu terkadang kucing berburu hewan kecil, mengais sampah bahkan mencuri makanan tetangga. Prilaku liar kucing adakalanya membuat orang tidak suka sehingga menimbulkan perbuatan yg menimbulkan pro dan kontra.

Bagi yang memelihara burung deg2an banget kalau sampai kandangnya terbuka. Lain halnya bagi sebagian orang yg memelihara kucing, pintu terbuka ataupun mengetahui kucingnya keluar pada masa bodo. Kalau diapa2in orang, nyalahin orang lain padahal dia sendiri yg lalai menjaga kucing. Kalau tidak bisa menjaga buat apa memelihara karena arti kata memelihara adalah menjaga.

Seharusnya ada konsekuensi hukum bagi yang memelihara binatang tapi malah melepas liarkan. Atau setidaknya binatangnya disita dan hak memelihara binatang dicabut karena dianggap telah melakukan penelantaran.

Kasus yg diulas oleh TS perlu ditindak lanjuti apakah kucingnya dilepas liarkan dan apa alasan kucingnya dibunuh.

emoticon-Cool
Diubah oleh albert.123.456 30-01-2023 10:34
ridonculous
iblast867583
ZhuraZatochi
ZhuraZatochi dan 2 lainnya memberi reputasi
1
Tutup