KOMUNITAS
Home / FORUM / All / Entertainment / ... / Gosip Nyok! /
Berharap Warisan Orang Tua atau Mertua? Hal Ini Perlu Untuk Diketahui dan Disadari
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/63d0c4aca3d353692f39d236/berharap-warisan-orang-tua-atau-mertua-hal-ini-perlu-untuk-diketahui-dan-disadari

Berharap Warisan Orang Tua atau Mertua? Hal Ini Perlu Untuk Diketahui dan Disadari

Heboh video menantu protes mertua jual tanah tetapi hanya dibelikan cincin emas, apakah berharap warisan itu baik?


Media sosial tengah dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang berisi curahan hati seorang menantu yang mengetahui mertuanya jual tanah tetapi dirinya hanya dibelikan dua buah cincin emas.

Video tersebut pertama kali viral di media sosial Tik Tok sebelum akhirnya dibagikan oleh warganet di media sosial yang lain dan mendapatkan beragam komentar tanggapan dari netizen.

Dilansir dari akun Instagram @memomedsos yang membagikan video serupa, netizen memberikan tanggapan terhadap isi konten video yang memperlihatkan seorang menantu sakit hati kepada mertuanya yang menjual tanah dan hanya membelikan cincin dan tidak membagikan warisan.

Tidak sedikit netizen yang menilai bahwa sang menantu tidak bersyukur memiliki mertua yang sudah baik mau untuk membelikan emas dari uang jual tanah, karena menurut netizen uang penjualan tanah tersebut adalah hak dari mertuanya dan bukan warisan karena sang mertua masih hidup dan sehat.

Warganet sangat menyayangkan tindakan dari menantu yang berharap warisan mertuanya tersebut, karena kalaupun itu hanya sebuah konten tetap tidak pantas dan dapat memberikan pelajaran buruk kepada orang yang memang tidak memiliki nalar untuk paham tentang apa itu warisan dan bagaimana cara pembagiannya.




Warisan, secara harfiah dapat diartikan sebagai sesuatu yang diwariskan atau diturunkan dan diberikan baik itu berupa harta, nama baik, atau pusaka.

Adapun seseorang yang berhak untuk mendapatkan warisan atau peninggalan yaitu mereka yang ditunjuk, diakui, dan tercatat sah sebagai ahli waris yang berhak mendapatkan bagian dari warisan sesuai dengan aturan pembagian yang tertera di dalam hukum agama ataupun hukum negara.

Membahas tentang warisan memang kerap sekali menjadi sebuah konflik panjang yang tidak berkesudahan antara mereka yang mendapatkan warisan atau ahli waris. Perselisihan tentang bagian perorangan, seseorang yang berhak mendapatkan, utang piutang orang tua yang belum dilunasi, menjadi masalah-masalah yang kerap terjadi di masyarakat yang ujungnya permusuhan antar saudara atau bahkan sampai dengan terjadinya tindak kriminal pembunuhan dan lain sebagainya.

Bukan hanya itu saja, permasalahan warisan yang dibagikan ketika kedua orang tua masih hidup atau salah satu orang tua masih ada, juga kerap menimbulkan masalah hingga berujung anak menuntut orang tua karena pembagian warisan yang dianggap tidak adil. Selain itu penelantaran orang tua setelah anak mendapatkan warisan juga sangat sering terjadi, menambah mirisnya kisah tentang pembagian warisan dari orang tua untuk anak.



Melihat banyaknya kejadian dan kisah yang tidak patut dan sangat tidak manusiawi terkait pembagian warisan, tentu ada beberapa hal yang perlu untuk diketahui dan disadari oleh para ahli waris.

Meributkan warisan entah itu disaat orang tua masih ada atau orang tua sudah meninggal dunia bukanlah sebuah perilaku yang patut untuk dilakukan.

Harta dan kekayaan yang dimiliki oleh orang tua adalah hak mereka secara penuh, dimana harta tersebut masih tetap menjadi hak mereka yang bebas untuk digunakan di masa tua tanpa ada tanggungan harus memberikan peninggalan saat mati karena itu bukan tanggung jawab orang tua.

Selama orang tua telah menunaikan kewajiban mereka untuk merawat, membesarkan, mendidik, dan membiayai anaknya untuk mendapatkan ilmu yang baik, maka sudah gugur kewajiban sebagai orang tua. Harta warisan bisa dikatakan adalah sisa uang yang bisa digunakan oleh ahli waris untuk kemaslahatan dan bukan untuk menimbulkan permusuhan saudara.

Seorang memiliki kewajiban untuk membalas budi kepada orang tua selagi mereka masih hidup. Bukan untuk warisan yang ditinggalkan melainkan untuk kasih sayang yang sudah diberikan oleh orang tua kepada anak-anaknya.




Itulah tadi GanSis sekilas tentang beberapa hal yang harus diperhatikan dan diketahui terkait warisan dan pembagiannya.

Sebaik-baiknya seorang anak adalah mereka yang dapat memanfaatkan warisannya dengan bijak, tidak merebutkan dan meributkan sesuatu yang tidak seberapa yang akhirnya akan merusak hubungan kekeluargaan dan kekerabatan.

Oke, mudah-mudahan thread ini bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai pelajaran bagi Agan Sista semua.




Penulis: @masnukho©2023
Narasi: Ulasan pribadi
Sumber gambar
1, 2, 3, 4, 5
profile-picture
profile-picture
profile-picture
verdandigr dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh masnukho
emoticon-Matabelo iya, tadi lihat yang viral itu, menantu ngeributin mertua jual tanah
profile-picture
masnukho memberi reputasi
profile picture
TS masnukho 
Aktivis Reg. Lampung


emoticon-Cape d... iya, banyak yang emosi netizen
profile picture
agamnaufal
aktivis kaskus
@masnukho ane juga emosi, bisa-bisanya dibeliin cincin dua dia bilang cuma dibeliin cincin dua
profile picture
TS masnukho 
Aktivis Reg. Lampung
@agamnaufal padahal menantu gak seharusnya dapat bagian warisan
profile picture
agamnaufal
aktivis kaskus
@masnukho iya, anak, cucu kan yang dapat?
profile picture
TS masnukho 
Aktivis Reg. Lampung
@agamnaufal kalau pakai hukum Islam cukup banyak yang dapat, tapi tidak dengan menantu setau ane
profile picture
agamnaufal
aktivis kaskus
@masnukho owalah gitu ya gan
profile picture
TS masnukho 
Aktivis Reg. Lampung
@agamnaufal emoticon-2 Jempol betul gan
Memuat data ...
1 - 7 dari 7 balasan
×
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di