masnukhoAvatar border
TS
masnukho 
Beredar Video Terdapat Banyak Cacing Merah Pada Babat Sapi, Apakah Itu Berbahaya?
Beredar viral video di media sosial babat atau jeroan sapi dipenuhi dengan cacing merah, apakah itu berbahaya?


Idul Adha, diperingati setiap tanggal 10 di bulan Dzulhijjah di setiap tahunnya. Pada bulan ini umat muslim yang mampu dan memiliki rezeki lebih akan menunaikan ibadah haji dan juga kurban mulai dari kurban sapi, kambing, domba, atau unta.

Saat Idul Adha beberapa hari yang lalu, beredar di media sosial sebuah video yang menunjukkan babat atau jeroan sapi yang mengeluarkan cacing merah. Sontak saja banyak orang heboh dan merasa penasaran, kenapa bisa muncul cacing pada babat sapi, dan apakah itu berbahaya.

Dilansir dari akun Instagram @memomedsos, dibagikan sebuah video dari Chef Nausa yang membahas mengenai babat sapi yang mengeluarkan cacing merah.

Menurut penjelasan dari Chef Nausa, cacing merah yang ada dan keluar dari babat atau jeroan sapi tersebut adalah jenis parasit yang ada pada hewan mamalia seperti sapi, kambing, domba, dan yang lainnya.

Parasit tersebut bernama Ruman Flukes atau dengan nama latin (Paramphistomosis). Sebagaimana jenis-jenis parasit yang lain, Ruman Flukes juga tumbuh dan menggerogoti inangnya sehingga si inang semakin kurus dan mati.




Masih berdasarkan pada penjelasan dari Chef Nausa, parasit yang ada pada bagian dalam atau jeroan sapi ini hanya berbahaya bagi inang dari si parasit atau sapi dan hewan lain yang ditumpangi oleh Ruman Flukes. Sedangkan untuk daging sapi dan segala jenis turunannya seperti juga susu, tetap dapat dikonsumsi dan aman untuk bisa dinikmati oleh manusia GanSis.

Bukan hanya itu GanSis, Ruman Flukes ini juga tidak dapat menular pada manusia melalui sentuhan fisik secara langsung antara manusia dengan cacing merah yang ditemukan dalam babat atau jeroan sapi, sehingga Agan Sista tidak perlu khawatir saat menemukan terdapat cacing merah atau Ruman Flukes saat memasak daging atau jeroannya.

Adapun cara untuk mengolah jeroan atau babat sapi yang terdapat cacing merahnya, Agan Sista bisa terlebih dahulu membersihkan cacing merah tersebut dengan menyiramkan air panas pada jeroan, kemudian mencucinya bersih, dan merebus jeroan hingga benar-benar matang.

Setelah jeroan benar-benar sudah matang, Agan Sista kemudian dapat mengolah dan memasaknya sesuai selera tanpa perlu lagi khawatir terhadap cacing merah atau parasit yang sebelumnya terdapat pada jeroan karena memang dijamin parasit tersebut telah hilang dan mati saat proses perebusan.


Konten Sensitif


Itulah tadi GanSis sekilas penjelasan tentang video viral yang beredar di media sosial menunjukkan babat sapi mengeluarkan cacing merah.

Ingat, jangan dulu Agan Sista menyebarkan informasi yang kurang tepat hanya karena alasan viral, karena nantinya akan menebarkan keresahan bagi banyak orang yang belum paham tentang duduk perkaranya.

Sekali lagi, babat atau jeroan sapi atau hewan ternak yang terdapat cacing merah atau Ruman Flukes, itu aman dikonsumsi dan tidak berbahaya asalkan diolah dengan tepat dan tidak dimakan mentah-mentah GanSis. Jadi Agan Sista tidak perlu lagi khawatir dengan berbagai jenis isu yang beredar.

Oke, mudah-mudahan thread ini bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai pelajaran bagi Agan Sista semua.




Penulis: @masnukho©2022
Narasi: Ulasan pribadi
Sumber gambar
1, 2, 3, 4
gta007
gta007 memberi reputasi
27
15.9K
219
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Tampilkan semua post
amd46Avatar border
amd46
#9
untungnya smnjak umur kepala 3 uda ga mau lg makan babat hahaha

klo kambing mentok di sate ama tongseng aja palingan emoticon-Big Grin

pakisal212
pakisal212 memberi reputasi
4
Tutup