KOMUNITAS
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Biaya Sertifikasi Halal UMK Biasanya Rp 4 Juta, Sekarang Rp 650 Ribu
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/61e4f0e3c41831192e1fa5de/biaya-sertifikasi-halal-umk-biasanya-rp-4-juta-sekarang-rp-650-ribu

Biaya Sertifikasi Halal UMK Biasanya Rp 4 Juta, Sekarang Rp 650 Ribu



JawaPos.com–Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag secara resmi menerima pemasukan atas sertifikasi halal mulai 1 Desember 2021. Belum genap dua bulan, total penerimaan dari pendaftaran sertifikasi halal mencapai Rp 150 juta.

Kepala BPJPH Kemenag Muhammad Aqil Irham menuturkan, pada akhirnya mereka menerima pendapatan sebagai BLU untuk pertama kalinya. Penerimaan itu diperoleh dari tarif layanan sertifikasi halal.
Dia mengatakan ada beberapa ketentuan tarif sertifikasi halal. Di antaranya adalah untuk usaha mikro dan kecil (UMK) berlaku tarif Rp 0 melalui mekanisme self declare atau deklarasi halal secara mandiri.

Sementara itu, biaya sertifikasi halal reguler untuk UMK dipatok Rp 650 ribu. Perinciannya, Rp 300 ribu untuk pendaftaran dan penetapan kehalalan produk. Kemudian Rp 350 ribu untuk pemeriksaan kehalalan produk oleh LPH.
’’Tarif baru ini jauh lebih murah,’’ kata Muhammad Aqil Irham.
Sebelum ada ketentuan tarif itu, biayanya cukup besar. Informasi yang diterima, instansi pusat maupun daerah biasanya mengalokasikan anggaran untuk fasilitasi sertifikasi halal untuk pelaku UMK sekitar Rp 3 juta sampai Rp 4 juta rupiah.

Menurut dia, penurunan biaya itu bagian dari komitmen afirmasi yang dilakukan pemerintah untuk pelaku UMK. Tujuannya untuk stimulasi, khususnya pada masa pandemi seperti sekarang.


Dia mengatakan, pemberlakuan peraturan tarif ini lebih meringankan pelaku usaha serta mendorong akselerasi sertifikasi halal. ’’Dengan begitu target 10 juta sertifikasi halal dapat kita capai,’’ papar Muhammad Aqil Irham.
Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH Kemenag Mastuki menambahkan, saat ini mereka berstatus sebagai Badan Layanan Umum (BLU) Kemenag. ”Jumlah (uang pendaftaran halal) yang masuk baru Rp 150 juta. Masih ada kendala sistem,’’ kata Mastuki pada Minggu (16/1).

Mastuki mengatakan, kendala itu di antaranya masih perlunya penyempurnaan sistem single payment. Sistem itu diterapkan karena pembayaran yang masuk ke BPJPH Kemenag harus didistribusikan untuk kepentingan sertifikasi halal.
”Yaitu didistribusikan untuk biaya audit di Lembaga Pemeriksa Halal (LBH). Kemudian untuk biaya sidang fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) sampai penerbitan sertifikasi halal,” terang Mastuki.
”Saat ini masih proses konsolidasi data dengan sistem di LPH,” tambah dia.

Sumber



Meskipun ane sendiri tidak pernah sepakat dengan UU JPH (Jaminan Produk Halal), tapi karena sudah terlanjur di sahkan, prsetasi ini layak diapresiasi.. jangan sampai uang sebanyak ini masuk ormas pelindung Terorisme dan Yamanisme.

emoticon-I Love Indonesiaemoticon-Cendol Gan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bangmansyur dan 26 lainnya memberi reputasi
Biaya Perizinan via OSS malah gratis tis tis

Negara aja kagak Malak UMKM
Masa agama malak UMKM
emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
onta.ngacir dan 12 lainnya memberi reputasi
profile picture
autumnfairy
kaskus addict
karena ngasih makan pegawai negara ga jaminan masuk surga, tapi kalo ngasih makan ulama jaminan. Makanya orang ngantri ngasih makan ulama. Dan makanya juga sekarang pegawai negara kebanyakan merangkap ulama juga.
profile picture
suckrender
kaskus maniac
@autumnfairy dalam islam gada suruhan memberi makan ulama. Yg harus diberi makan itu fakir miskin...
profile picture
onta.ngacir
Auto Banned
Hush...malak dikit gpp...udah gausah crewet...mau dikafirin??

emoticon-Wakakaemoticon-Wakaka
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 3 dari 3 balasan
×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di