KOMUNITAS
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Presiden Terbaik Indonesia Hingga Saat Ini, Siapakah Dia?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/61e4b9912980b1111d36f085/presiden-terbaik-indonesia-hingga-saat-ini-siapakah-dia

Presiden Terbaik Indonesia Hingga Saat Ini, Siapakah Dia?





Indonesia saat ini sudah banyak berganti pemimpin dari Bung Karno hingga Jokowi, namun siapakah Presiden terbaik diantara mereka?

Terkadang dalam menentukan ini memang bisa banyak perbedaan, untuk hal ini sebenarnya semua pemimpin adalah baik dan juga banyak kurangnya, jadi yang terbaik menurut saya belum tentu itu baik menurut banyak orang. Jadi apakah yang terbaik itu Pakde Jokowi, Bu Mega, Bung Karno, Pak SBY, Mbah Gusdur, atau Om Luhut Panjaitan, ehh maaf maksudnya Pak Habibie? Semua pilihan ada di benak agan masing-masing. Karena Presiden juga manusia, iya toh!



Tapi disini saya mau memaparkan tentang Presiden kedua Indonesia yaitu Pak Harto, setelah pemaparan ini entah beliau dianggap yang terbaik atau tidak.

Indonesia di tahun 1960 an saat itu di dalam situasi yang sulit, ini yang membuat politik Indonesia banyak tidak didukung banyak negara lain. Terlebih konfrontasi Indonesia yang ikut campur urusan politik Malaysia, ini membuat banyak pihak merasa gerah. Belum lagi Indonesia berani keluar dari PBB atas mempertahankan sikapnya, dengan mencampuri politik negara lain.



Otomatis dimana Indonesia tidak punya proxy alias non blok, ekonomi yang kembang kempis dimasa itu membuat susah rakyat hingga akhirnya terjadi krisis ekonomi. Terlebih pembangunan mega proyek seperti GOR Senayan, Monas, juga menjadi salah satu ambisi pembangunan dimasa itu.

Quote:


Jadi kita melihat bagaimana krisis ekonomi di Indonesia saat itu sangat-sangat parah hingga terjadi hiperinflasi di tahun 1961, belum lagi keadaan politik yang tidak stabil tentu memberikan kekacauan di semua lini, harga melambung tinggi. Utang negara juga membengkak, bahkan untuk membayar bunganya pun sulit, hingga akhirnya Suharto ditetapkan sebagai Presiden Indonesia.



Naiknya tahta Suharto, tentu punya ceritanya sendiri disini ane akan skip masalah tersebut. Tapi yang jelas keadaan Indonesia ketika Pak Harto memimpin sedang tidak baik-baik saja, ketika itu Indonesia dikucilkan dari negara adidaya setelah keluar dari PBB, punya utang yang besar hingga tak sanggup untuk membayar karena krisis ekonomi, sumber daya alam tidak terkelola dengan baik, sumber daya manusia yang minim para ahli. Tuntutan tritura dikumandangkan, bisa dibilang Indonesia memasuki fase sebagai negara gagal karena kehilangan kredibilitas dan kepercayaan rakyat.

Namun ketika Pak Harto menjadi Presiden ia melakukan gebrakan yang brilliant, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas keamanan itu kunci utama yang dibangun Pak Harto saat itu.



Quote:


Bagaimana caranya, Pak Harto memulihkan ekonomi Indonesia?



Dengan mendekati kembali blok barat, Pak Harto berhasil membentuk Inter-Govermental Group on Indonesia (IGGI), grup yang terdiri dari negara blok barat yang memberikan bantuan kepada Indonesia, ada yang berupa hutang kembali dalam jumlah yang lebih besar, penagihan hutang ditempo, dan banyak deal-deal yang saling menguntungkan, belum lagi investasi dengan membuka pikiran kalau Indonesia negara luas yang belum banyak dikelola baik alam dan manusianya, tentu akan mendatangkan keuntungan yang berlipat ganda.

Tak cukup sampai disitu Amerika Serikat pun tersenyum ketika Pak Harto serius memberantas komunis, jaminannya Indonesia tidak menjadi komunis tentu memberikan jalan bagi sekelompok ekonom Indonesia yang dibina oleh Amerika Serikat (AS) untuk membelokkan arah perekonomian Indonesia ke jalan ekonomi pasar neoliberal.



Mereka ini berasal dari lulusan Universitas California Berkeley, Amerika Serikat, dan terbukti membuat kondisi ekonomi di Indonesia jauh lebih stabil. Inflasi yang awalnya sebesar 650 persen pada 1966, turun menjadi hanya 13 persen pada 1969.

Nanti mereka ini disebut geng Berkeley, disetiap pergantian Presiden mereka ini ada kecuali Gusdur.



Ketika ekonomi mulai tumbuh, apa yang selanjutnya yang dilakukan Pak Harto?

Yaitu stabilitas keamanan, maka muncullah Dwi Fungsi ABRI, dimana hal ini adalah gagasan A.H Nasution yang disebut konsep jalan tengah.

Konsep jalan tengah, merupakan sebuah konsep dimana militer tak hanya berperan sebagai alat pertahanan keamanan negara namun bisa berpartisipasi dalam bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial dan budaya. Konsep ini oleh Soeharto disebut kebijakan Dwifungsi ABRI.



Namun terkadang kekuatan militer itu menekan segala bentuk oposisi politik, hingga kriminalitas pun dihilangkan lewat militer di masa orde baru, bahkan disetiap sudut diberikan militer dari gedung DPR hingga Masjid dan Desa. Bahkan media massa pun diatur sedemikian rupa, hingga tak ada berita yang jelek tentang Indonesia. Disini keamanan akhirnya mulai stabil, karena di zaman itu bersuara negatif sedikit bisa pulang tinggal nama, bertindak kejahatan bisa hilang tanpa jejak.

Partai Politik juga dilebur agar mudah untuk diawasi, dimana hanya ada 3 partai Golkar, PPP, PDI disini yang boleh menang hanya Golkar yang lainnya cameo untuk masuk di pusaran politik masa itu. Tapi kampanye saat itu aman, tidak ada keributan karena diawasi tentara. Berbeda dengan sekarang kampanye seperti mau ke medan perang, kalau kalah demo berjilid-jilid hehehe...



Hasilnya pemerintahan yang otoriter ini membuat Indonesia bisa bangkit dari keterpurukan di tahun 1960-70an, bayangkan saja ketika dunia mengucilkan Indonesia, krisis ekonomi yang luar biasa, krisis politik luar negeri yang membuat Indonesia tak bisa berdaya. Namun Pak Harto dapat memulihkan itu semua.

Bahkan Indonesia berhasil swasembada pangan, seperti beras dengan angka produksi sebanyak 25,8 ton. Kesuksesan ini mendapatkan penghargaan dari FAO (Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia) pada 1985.



Lalu era tinggal landas di tahun 1993, maka saat itu terciptalah pesawat terbang, mobil nasional, kapal laut, dan juga barang elektronik buatan lokal seperti Polytron, dan sebagainya. Dari kacamata pembangunan tentu untuk mencapai hal ini tidaklah mudah.

Namun para pengusaha di negara maju melihat hal itu tidak baik bagi mereka maka salah satunya cara menghancurkan Indonesia, atau kawasan asia tenggara dengan krisis, Bos IMF Camdessus dalam sebuah kesempatan pernah mengatakan pihaknya punya andil dalam menciptakan kondisi Soeharto lengser dari jabatannya.



Bayangkan strategi penerapan CBS oleh Pak Harto mendapat reaksi keras. Menurut Hanke, pada waktu itu Soeharto ditekan oleh Presiden AS, Bill Clinton, dan Direktur Pelaksana IMF, Michel Camdessus, supaya tidak melaksanakan CBS dengan ancaman menunda bantuan 43 miliar dolar AS.

Karena saat itu Hanke, yang ditunjuk sebagai penasihat ekonomi Pak Harto, menyodorkan sistem dewan mata uang (currency board system -- CBS) yang mematok Rp 5.500 per dolar AS. Bila ini sukses bukan tak mungkin Pak Harto terus menjadi Presiden dan Indonesia menjadi negara maju kedepannya, karena wakilnya saat itu Pak Habibie condong ke arah teknologi.

Quote:


Setidaknya ini kelebihan negara otoriter, karena negara Indonesia melihat kondisi sekarang ternyata belum cocok untuk menjadi demokratis, mau maju dikit oposisi langsung menjegal. Begitu saja terus sampai kuda gigit roti, belum lagi di negara demokratis Presiden tidak mempunyai kekuasaan penuh ini yang menjadi persoalan, karena kalau kebijakannya tidak menguntungkan rakyat siapa yang harus bertanggung jawab. Jangan sampai tunjuk sana sini, akhirnya diakhiri dengan kompromi hehehe...



Karena langkah Pak Harto sedikit demi sedikit diambil sisi baiknya oleh pemerintah saat ini, yang pertama adalah membungkam oposisi yang bisa menjadi penghambat gerak Indonesia dimasa depan, peran militer mulai dimainkan. Berteman dengan kedua blok, baik timur dan barat, tidak pernah ikut campur urusan internal mereka.

Ya, sudahlah begitu saja cerita singkat dari Presiden kedua Indonesia ini, apakah masuk kriteria pemimpin terbaik?

Terima kasih yang sudah membaca thread ini sampai akhir, bila ada kritik silahkan disampaikan dan semoga thread ini bermanfaat, tetap sehat dan merdeka. See u next thread.



emoticon-I Love Indonesia



"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2022
referensi : klik, klik, klik, klik, klik, klik, klik, klik, klik, klik, klik
Pic : google

emoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Star





profile-picture
profile-picture
profile-picture
politon21 dan 39 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh c4punk1950...
Semua presiden punya baik buruknya sih gan
Plus minus lah
Cm kalo berkaca dr yg udah2,
Negara ini blm cocok untuk demokrasi (kebablasan)
Krn pemahaman / pola pikir masyarakat nya blm byk yg sampe ke situ

Menurut ane,
Yg cocok buat indo ke depannya
Sosok pembimbing tegas seperti Alm. Soeharto di kombinasi sm Pola pikir Pak Jokowi untuk visi misi nya
Sekali lagi, Menurut ane loh ya
emoticon-Salam Kenal
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 5 lainnya memberi reputasi
profile picture
Jkw sama suharto itu mirip lho gan....

Dr rakyat kecil, visinya ke swasembada, pembangunan fisik, punya hoby khas. Jawa banget.

Pak harto hoby mancing, berburu, suka motor.
Beliau jg turun ke masy, dulu ada yg namanya klompencapir, cerdas cermat, antar petani didesa, tentang pengetahuan pertanian. Dan diadakan keliling indonesia, pak harto dan bu tin datang tuh, menyaksikan lomba petani di lapangan pinggir sawah. Mana ada presiden begini... emoticon-Big Grin

Ada banyak meme yg pak harto ketemu anak kecilemoticon-Big Grin
Trus banyak tuh rakyat yg berkirim surat, trus dibales dikirimin foto pak harto dr istana... Dah bahagia banget dah kl gituemoticon-Big Grin
profile picture
Ujang1911
kaskus addict
@angopmaksimal
Yak setuju... Gaya blusukan diawali dari harto, diikuti yg lain dengan penuh ke-lebay-an
profile picture
Ombambang08
kaskus addict
@angopmaksimal
Ya jaman itu pak harto sering ikut panen raya ..pembangunan juga masif,bikin gedung sekolh,perkantoran,jembatan jg jalan. Bahkan bangunan tsb sampai skg masih kokoh paling cm ganti kapnya pakai kap baja karna kap kayunya dah kemakan rayap. Yang bikin pak harto jelek citranya yaitu anak anaknya juga kroni kroninya dan dihianati anak buahnya. Padahal rasanya beliau itu polos (kejawen)
profile picture
@Ombambang08 hehehe.... Dibilang polos ndak juga... berani ambil nyawa orang tanpa proses hukum lho...

Beliau ambil jalur otoriter demi stabilitas, kemudian kebablasan dg menjabat terlalu lama. Ini yg menyebabkan korupsi besar2an.
Kl soal mimpin negara sebenernya dia jago.

Soekarno jg jd blunder gara2 pengen menjabat terus.
profile picture
Ombambang08
kaskus addict
@angopmaksimal
Iyaa...padahal yang terakhir periode pemilihannya pak harto mau berhenti tapi dipaksa sama kroni kroninya...coba aja pak harto nolak pasti lain cerita.
profile picture
biglingz
kaskus maniac
@angopmaksimal betuuul.. pak harto ini kelamaan duduk di singgasana. Jaman transisi dari pak karno ke pak harto, kita inflasi gila2an. Tapi bisa terkendali, bisa ampe swasembada. Ampe dibilang siap lepas landas buat jadi negara maju. Tapi gak terbang2. Wkwkwk..
Soal korupsi, mirip2 sebenere ama sekarang, cuma korupsi dulu itu lebih terpusat, yg bisa korupsi ya cuma cendana dan yg deket ama mereka.
Pengusaha kalau mau lancar ya deket ke cendana.
Kalau skrg, raja2 kecil buanyaak.
Bahkan mungkin kalau mau jujur2an, korupsi skrg, lebih parah dari jaman orba.
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 6 dari 6 balasan
×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di