KOMUNITAS
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Makam Kembar Gunung Kambengan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/61a92ee7a2d6440d6a3ee838/makam-kembar-gunung-kambengan

Makam Kembar Gunung Kambengan

Spoiler for :



MAKAM KEMBAR GUNUNG KAMBENGAN
(TAMAT)

cover by : @sart86



Spoiler for :



Prolog


Wonogiri, awal Oktober 1976
Hari masih gelap. Namun suara kokok ayam jantan mulai terdengar bersahut sahutan, pertanda bahwa pagi mulai datang menjelang. Samar samar, gema adzan Shubuh berkumandang dari Musholla yang berada di sudut desa Margopuro. Namun suasana di desa itu terlihat masih sepi. Jam jam segini, orang orang lebih memilih untuk merapatkan selimut dan melanjutkan mimpi indah mereka daripada harus memenuhi panggilan untuk melaksanakan ibadah itu.

Udara dingin khas pegunungan menjadi faktor utama yang menyebabkan warga desa Margopuro itu enggan untuk keluar rumah di pagi buta. Apalagi hujan deras yang mengguyur semalam, masih menyisakan gerimis rintik rintik di pagi itu. Kalaupun ada sebagian warga yang tergerak hatinya untuk memenuhi panggilan sholat itu, maka mereka lebih memilih untuk beribadah di rumah saja.

Desa Margopuro memang sebuah desa terpencil yang terletak di kaki Gunung Kambengan. Sebuah gunung kecil yang menjadi bagian dari pegunungan seribu yang membentang dari timur ke barat di sebelah selatan desa. Tak heran kalau desa itu memiliki udara yang sangat dingin. Apalagi di saat pagi buta begini.

Tapi..., tunggu! Sepertinya tak semua warga desa Margopuro memiliki pemikiran yang sama, karena samar samar, ditengah keremangan dan rintik gerimis, nampak sesosok bayangan hitam yang melangkah bergegas menusuri jalan setapak yang menuju ke arah gunung. Tak begitu jelas sosoknya, karena selain hari masih gelap, sosok itu juga berjalan tanpa membawa alat penerangan. Sebagai gantinya, ada sebatang tongkat kayu yang tergenggam di tangan sosok itu, yang sesekali ia gunakan untuk menyangga tubuhnya agar tak sampai jatuh terpeleset di jalanan yang licin berlumpur, dan di lain kesempatan ia gunakan untuk menyibak rumpun semak dan ilalang liar yang menjuntai ke tengah jalanan, agar tak menghalangi langkahnya.

Langkah yang begitu tegas dan pasti, juga sedikit terburu buru, sambil sesekali menoleh ke kanan dan kekiri, seolah khawatir kalau ada orang yang memergokinya. Gerak gerik yang sangat mencurigakan! Sepasang kaki yang meski kecil tapi terlihat cukup kuat itu seolah memiliki mata, melangkah dengan lincah menghindari bebatuan sebesar kepalan tangan yang banyak bertebaran di jalan setapak yang menanjak menuju ke arah puncak gunung itu. Hingga akhirnya, saat sudah hampir sampai di puncak, langkah sosok itu terhenti di depan sepasang makam tua yang berada di tempat itu. Makam yang hanya ditandai dengan onggokan bebatuan padas yang disusun sedemikian rupa hingga membentuk dua empat persegi panjang yang saling berdampingan.

Sosok itu lalu berjongkok di depan kedua makam tua itu, menyalakan anglo yang berisi segenggam abu dapur dan beberapa butir kemenyan yang telah disiram dengan sedikit minyak tanah, lalu membuka bungkusan kembang setaman yang ia bawa dan menaburkan isinya keatas kedua makam itu sambil mulutnya berkomat kamit menggumamkan kalimat kalimat yang tak begitu jelas terdengar.

Desau angin yang tiba tiba bertiup pelan menggoyang goyangkan pucuk pucuk dedaunan, menimbulkan suara bergemerisik seolah menyahuti bisikan samar yang keluar dari bibir sosok itu. "Tak lama lagi, semua dendam kalian akan terbalas! Dan kalian bisa beristirahat dengan tenang disini! Selamanya!"

Rintik gerimis mulai mereda, seiring dengan munculnya semburat warna jingga di ufuk timur sana, menerangi langkah si sosok hitam itu menuruni jalan setapak, kembali ke arah desa.

Siapa sosok itu sebenarnya? Apa maksud dan tujuannya hingga sampai bersusah payah mengunjungi dua makam yang berada di puncak Gunung Kambengan itu di pagi buta dan ditengah rinai gerimis yang tak berkesudahan? Mari kita simak kisah selengkapnya, hanya di SFTH Kaskus, forum kita tercinta!

bersambung



Spoiler for Note:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cigarillos06 dan 165 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh indrag057

Part 4 : Ziarah

Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cigarillos06 dan 59 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh indrag057
profile picture
Tak ramahnya dimanaemoticon-Bingung (S)
profile picture
yunie617
kaskus geek
rumah lama ga di tempati, apalagi bekas bundir, wajar banyak entitas gaib menempati dsitu.. biasanya jadi angker🤣🤣
profile picture
TS indrag057
kaskus freak
@Rainbow555 salah ngasih judulemoticon-Malu (S)

Udah diedit tuh
profile picture
TS indrag057
kaskus freak
@yunie617 kita tunggu aroma keangkerannya di part selanjutnya sist
profile picture
@indrag057 wkwkwk ternyata salah judul
profile picture
yunie617
kaskus geek
@indrag057 bukan aroma kematian kan🤣🤣🤣
profile picture
TS indrag057
kaskus freak
@Rainbow555 hu-um, ingetnya update trit yang sebelahemoticon-Ngakak
profile picture
TS indrag057
kaskus freak
@yunie617 bukanlah, di trit ini ga ada yang mati sist, ga ada hantunya juga. Horornya juga cuma dikit. Yang banyak drama sama misterinya
profile picture
@indrag057 emang ada Trit yg mn lagi
profile picture
TS indrag057
kaskus freak
@Rainbow555 belom di post tritnya, masih disimpen di angan anganemoticon-Malu (S)
profile picture
yunie617
kaskus geek
@indrag057 nah misterinya yg bikin penasaran🤣🤣
profile picture
TS indrag057
kaskus freak
@yunie617 kalau TS-nya bisa menciptakan misteriemoticon-Malu
profile picture
pulaukapok
kaskus geek
Berantakan sekali!" desis Ajeng sambil mengamati seluruh penjuru ruangan itu. Rumah itu berbentuk limasan, menghadap ke arah selatan.


Umumnya ngadep ngidul, sama kek rumah Uyut.
Krn sering-sering angin dr arah kidul mengalor, fengsui dan sirkulasi howo omah dadi adem.
profile picture
TS indrag057
kaskus freak
@pulaukapok betul banget gan, rata rata rumah di kampung ane menghadap ke selatan
profile picture
jenggalasunyi
kaskus maniac
@indrag057 @pulaukapok bukan krna kepercayaan sang ratu "selatan" ?
profile picture
pulaukapok
kaskus geek
@indrag057


Itu ane kurang paham gan...
@jenggalasunyi

🙏🙏🙏
profile picture
TS indrag057
kaskus freak
@pulaukapok @jenggalasunyi kalau kata orang orang tua dulu, rumah limasan harus dibuat menghadap ke arah selatan/utara, agar 'penuwun' (bubungan rumah) tidak membujur ke utara. Karena kalau membujur ke utara posisinya jadi seperti orang mati,dan itu bisa membawa dampak buruk bagi penghuninya.

Benar atau enggaknya ane kurang tau ya
profile picture
jenggalasunyi
kaskus maniac
@indrag057 @pulaukapok bisa jg...klo aye prnh dger dr obrolan bbrp org tua di magelang...ya msh ada hub sma sang ratu selatan...
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 20 dari 22 balasan
×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di