CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Densus 88 Sebut Penangkapan Selanjutnya Akan Buat Publik Makin Geger
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/61a269cdde1ec26f0f251428/densus-88-sebut-penangkapan-selanjutnya-akan-buat-publik-makin-geger

Densus 88 Sebut Penangkapan Selanjutnya Akan Buat Publik Makin Geger

Terkini.id, Jakarta – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri dikabarkan telah menangkap orang-orang yang diduga memiliki keterlibatan dalam yayasan amal milik kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI), Lembaga Amal Zakat Baitul Maal Abdurrahman Bin Auf (LAZ BM ABA).

Seperti yang diketahui bahwa aksi Densus 88 yang baru-baru ini menyita perhatian adalah ditangkapnya Ustaz Farid Okbah dan juga Doktor Ahmad Zain An Najah karena diduga mereka memiliki keterlibatan dalam pendanaan untuk kegiatan terorisme.

Kabag Bantuan Operasi Densus 88, Kombes Aswin Siregar mengatakan sudah menangkap 14 orang pengurus LAZ BM ABA. Namun, tidak dijelaskan secara detail terkait penangkapan mereka.

“Sampai dengan saat ini ada 14 orang dari BM ABA yang sudah kita tangkap, tersangka yang sudah kita periksa,” kata Aswin dalam jumpa pers yang bertempat di Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis, 25 November 2021.

Kemudian, ia juga mengatakan bahwa masih ada beberapa orang yang terduga dan kemungkinan akan ditangkap oleh Densus 88.

Tak hanya itu, menurutnya penangkapan selanjutnya akan buat publik makin geger.

“Ini masih banyak lagi sebenarnya. Nanti mungkin, kita tidak mau berandai-andai, bahwa kalau ada penangkapan selanjutnya, akan mengejutkan lagi, ‘siapa lagi nih orangnya?’,” ucap Aswin, dilansir dari Pikiran Rakyat.


Selain itu, Aswin Siregar juga mengungkapkan peran dari Fitria Sanjaya alias Acil yang juga Ketua BM ABA dan ditangkap pada 2020 lalu.

“Ketua BM ABA yang ditangkap FS tadi ya, FS itu dalam strukturnya meminta petunjuk dan laporan kepada FAO dan ZA,” jelasnya.

https://makassar.terkini.id/densus-8...k-makin-geger/

Di Indonesia tidak boleh ada ruang tuk terorisemoticon-Cool

Lha kenapa yg di tangkap kebanyakan orang islam...?

Simple sih karna yg melakukan tindakan teroris orang yg kebetulan beragama islam.
Kalau yg melakukan tindakan teroris ternyata kebanyakan orang yg kebetulan beragama hindu,budha atau nasrani maka yg di tangkapin adalah gerombolan teroris yg beragama tersebut.

Jadi jgn di ributkan kenapa orang islam yg banyak di tangkapin karna terduga teroris.
Manknya org yg beragama islam itu malaikat semua, kan tidak.

Ada yg jadi kang perkosa,copet,rampok bahkan korupsi.
Sama juga dgn agama lainnya juga ada pelaku kejahatannya.

Simple klo akal sehat jalan...emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
suteragordyn dan 137 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh samsol...
Tak hanya itu, menurutnya penangkapan selanjutnya akan buat publik makin geger

Kalau soal bikin geger apa bukannya kerjaan teroris itu sendiri pak.ngapain ikut ikutan.apa tidak ada cara penyampaian yang lebih halus.semisal langsung saja tempel pengumuman sudah tertangkap layaknya kalau bikin poster buronan juga suka tahu tahu ada.publik dibikin geger sama dua pihak berseberangan ini
profile-picture
samsol... memberi reputasi
profile picture
joker.gaolz96
kaskus maniac
Justru sengaja biar terduganya muncul ke permukaan / bawa jejaring lainnya muncul..

Kayak bilang ke sekelompok orang: " saya udh tau loh pelakunya.. soalnya temen2nya udh ngebocorin pas ditangkep"

pelaku yang belum ketangkep pasti nyeletuk: "kalau saya sih gk mungkin yaa soalnya saya..." Atau "ah boong aja ni orang" atau dia nelp temennya nanya cara buat kabur..
profile picture
jonrender
kaskus addict
kalau pengumuman sendiri dicari momen sebelum akhir tahun mungkin tepat ya.mungkin bisa mencegah teroris bikin ulah pas pergantian tahun.meredakan dan mereduksi suasana sekaligus kado manis akhir tahun.mudah mudahan bukan tokoh yang selama ini dikenal baik sama masyarakat.sudah bikin kaget masih ditambah ada yang jadi sakit pula salah salah nantinya
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 2 dari 2 balasan
×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di