KOMUNITAS
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Trik Busuk Pedagang Buah. Awas Agan Jangan Sampai Tertipu!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6178c0d00ac05432b155bb7c/trik-busuk-pedagang-buah-awas-agan-jangan-sampai-tertipu

Trik Busuk Pedagang Buah. Awas Agan Jangan Sampai Tertipu!

Sebenarnya sudah lama TS tahu ini, tapi baru sekarang menuliskannya karena kebetulan kejadiannya terulang lagi kemarin sore dan lebih parah dari kejadian-kejadian sebelumnya. Dalam perjalanan pulang kerja TS melihat ada pedagang buah di pinggir jalan menggunakan mobil pick up. Dari kejauhan terlihat jelas kalau dia jualan alpukat, tulisan harga Rp10.000 dan Alpukat Mentega tampak mencolok karena berwarna merah di atas latar putih.


(Dokumen Pribadi)

Setelah menepikan kendaraan, ya benar saja sesuai dugaan. Alpukat yang dijual harganya bervariasi. Harga Rp10.000/kg yang dipajang itu ternyata hanya untuk alpukat mengkerut, cacat, dan beberapa hampir busuk, letaknya di bagian paling depan. TS langsung milih alpukat di kelompok yang bagian tengah, harganya Rp15.000/kg, sudah beberapa kali mencet mencet gak nemu yang mateng. "Kalau mau yang setengah mateng di bagian ini mas. 20 ribu." Ucap si penjual. TS pun beralih mencet yang katanya setengah mateng itu. Wah kalau setengah mateng masih ada pahit-pahitnya kalo dibikin jus.

"Kalau yang benar-benar mateng harganya berapa mas?" 

Si penjual menunjuk ke sisi paling ujung. Ukurannya besar-besar, bagus, dan sudah lembut. 'Harganya 25 ribu mas. Mau berapa kilo?" Tanyanya balik. Berhubung alpukat ini akan dipersembahkan kepada istri tercinta yang lagi ngidam. Ya TS belilah alpukat seharga 25 ribu/kg itu sebanyak 2kg.

Saat sampai rumah mata bini TS berbinar-binar melihat alpukat besar dan siap dibikin jus. Terlebih setelah TS bilang harganya cuma 10 ribu per kilo. TS emang suka bohong ke bini kalau masalah ginian. Ya yang sudah jadi suami pasti tahulah alasannya apa. Tapi TS suka bohong dalam hal beginian karena punya pemasukan-pemasukan lain di luar gaji pekerjaan utama. 

Dan besoknya TS disuruh beli lagi. Amsong dah.. Bakal terkeruk deh uang lanang gw.emoticon-Leh Uga

Kembali ke topik trik busuk pedagang buah. Yang TS alami baru ini lebih parah dari kejadian sebelum-sebelumnya. Biasanya harga 'klik bait' yang dipajang gak jauh berbeda dengan buah sejenis yang lain. Misal harga yang dipajang Rp10.000, yang lain dengan kualitas sedikit berbeda Rp15.000.

Nah yang baru TS temui ini punya varian cukup banyak:
Rp 10.000 untuk alpukat mengkerut, cacat, hampir busuk.
Rp 15.000 untuk alpukat masing kencang bin mentah
Rp 20.000 untuk yang setengah matang.
Rp 25.000 untuk yang matang dan berkualitas bagus.

Apa yang salah dari sini? Jelas ini mempermainkan harapan pembeli. Kan kasihan kalau mereka yang gak punya uang cukup, sudah menepikan kendaraan berharap dapat buah eh malah disuguhi barang tak layak konsumsi. Kalau mau ngasih info harga harusnya sekalian bikin untuk semua jenis produk. TS pernah lihat ada loh pedagang buah yang menuliskan semua harga di varian produkya. 

Ini teknik marketing? ya betul, teknik marketing bulshit. Pembeli yang merasa tertipu bin dikelabuhi tidak akan menaruh simpati. Jangan harap bakal beli lagi. Seperti TS yang sekalipun disuruh bini beli lagi, ya nggak akan mampir ke tempat yang sama.

Sekian share dari TS, ada yang puya pengalaman serupa?

profile-picture
profile-picture
profile-picture
david1094 dan 61 lainnya memberi reputasi
jadi keinget dulu waktu istri sedang mengandung anak ke 1.

istri mau beli duku....pas lagi jalan-jalan sore, di dekat komplek ada mobil pedagang buah. mampirlah kita. tanya harga, ga nawar.

ketika istri mau milih dan masukkan duku ke plastik tiba-tiba dibentak oleh penjualnya: "jangan dipilih-pilih".

heran juga, kita beli masak ga boleh milih ?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mancitybest dan 4 lainnya memberi reputasi
profile picture
TS mataduniawi
kaskuser
Aneh tu orang gan.. Gak boleh pilih2 y jangan dijual 😂
profile picture
lunar1980
kaskus geek
@mataduniawi itulah dia. lah kalau kita diberi yang busuk, lalu siapa yang makan ? kita ga nawar (kita empatilah), dia ngetem sembarangan di depan komplek kita itu sudah enak. kampret tenan
profile picture
cosebel
kaskus maniac
@mataduniawi @lunar1980 baru tau beli buah gak boleh milih
profile picture
fishmanish
kaskus maniac
duku nya jelek2 kali, jadi dia takut ga laku, karena yg bagus2 ud dipilih2in emoticon-Big Grin
Post ini telah dihapus
profile picture
bezoaneh
kaskus addict
Kalo duku ga boleh di pegang tangan gan.
Biasanya pake piring plastik.
Katanya sih cepet busuk kalo dipegang tangan
profile picture
elefana
kaskus geek
Gw sih gw tempeleng penjualnya...niat jual ga blok...
profile picture
kucingnyapakrt
kaskus maniac
kenapa ga dibakar aja mobilnya gan?
profile picture
lunar1980
kaskus geek
@bezoaneh baru tau saya.
@kucingnyapakrt biarkan saja. toh barange saya lihat ga bagus2 amat. mendingan beli di supermarket.
profile picture
UnKillMaster
kaskus maniac
Dulu bokap juga pernah digituin, bedanya milih kelengkeng, persis banget kata katanya "jangan dipilih pilih pak!", tapi abis itu bokap langsung bentak balik "yaudah gajadi beli!" terus cabut gitu aja, gua yg liatin mereka be like "apansi ni bedua"

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
profile picture
alzoa13
kaskus maniac
jualan buah byk resikonya, kdng cb berfikir dipihak penjual. u kira penjual beli duku sekerangjang dia pilih2 yg bgs utk dijual kembali? trs kl pembeli blh milih, sisa2 duku busuk, hitam dan kecil2 emng bs dijual /retur ke agen?
bkm lg gw srg liat calon pembeli baru dtg sdh coba duku 1 2 biji yg bgs2, pas beli 1kg ,penjual sibuk nimbang , tuh org comot lg 1-2 biji. stlh bayar ambil lg 1 buat dimakan.
iya kl yg beli itu dtgnya sdri, ini kdng laki bini beli(bs jd sama anaknya jg), tp mulut ngunyah trs.

profile picture
baiknyasia728
kaskus holic
@alzoa13 ini bener gan

makanya yg jualan lengkeng sama dukuh di mobil2 itu berkurang

kalo di toko buah besar masih ada

2 buah itu resiko kerugiannya gede
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 12 dari 12 balasan
×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di