CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Seragam Sekolah Mau Dibebasin, apakah ini solusi terbaik? Ayo diskusi gan !
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/615066c52b0c0a6d2b013194/seragam-sekolah-mau-dibebasin-apakah-ini-solusi-terbaik-ayo-diskusi-gan

Seragam Sekolah Mau Dibebasin, apakah ini solusi terbaik? Ayo diskusi gan !

Ane emang kurang update sama berita gan, cuma masalahnya kemarin malam bapak-bapak di pos ronda pada asik berbincang membicarakan mengenai siswa di Jateng yang ga diwajibkan lagi pakai seragam.



Ini berita emang udah lewat sebulan, tapi ane jadi kepikiran apakah ini memang solusi terbaik.

Niat pak Ganjar emang baik, yaitu mau membantu meringankan siswa yang orang tuanya kurang mampu sehingga seragam sekolah pun tidak perlu beli sebab sekolah dibebaskan dari penggunaan seragam.

Ini niatnya baik, tapi saya rasa ini juga bukan solusi yang baik. Kalau mau solusi dari saya ya gini solusi nya gan : Kasih subsidi ke sekolah, gratiskan saja seragam sekolah. Hehe, simple kan emoticon-Big Grin

Jangan sampai sekolah dibebaskan dari penggunaan seragam, karena mau tidak mau kita memakai seragam sekolah adalah bukti bahwa kita seorang pelajar dan penggunaan seragam sekolah yang rapih adalah cara sekolah untuk mengajarkan disiplin kepada pelajar.

Saya membayangkan nya seperti ini, Andai saja seragam sekolah sudah tidak ada lalu semua pelajar menggunakan pakaian bebas, maka yang akan terjadi adalah kompetisi diantara para pelajar.

Loh kok jadi kompetisi? Jadi gini gan, masyarakat di Indonesia ini, terutama para pelajar yang sedang asiknya bergaul dengan teman-teman sebayanya punya kebiasaan ingin terlihat mampu meski tidak mampu.

Status sosial di masyarakat Indonesia ini sangat tidak seimbang, ibaratnya ada 4 orang kaya lalu sisanya adalah 100 juta orang yang tidak mampu, ini kan sangat tidak merata, terutama Jawa tengah sendiri merupakan daerah yang memiliki populasi manusia yang banyak, maka sudah jelas akan terjadi ke tidak rataan kelas sosial di masyarakat, nah apalagi sekolah semisalnya negeri, maka yang bersekolah bukan hanya anak orang kaya saja, tapi beberapa anak yang orang tuanya kurang mampu juga akan ada berkumpul di satu sekolah. Jelas ini akan jadi kompetisi sehingga nanti anaknya akan meminta baju paling bagus kepada orang tuanya.

Jangankan waktu sekolah gan, waktu pandemi ketika sekolah daring saja banyak anak pelajar yang memakai jaket Erigo, kaos Deus, dan beberapa baju trendy lainnya. Banyak kan yang pakai, supaya apa coba? Mereka bukan mau pamer, tapi kalau samaan mampu beli maka pergaulan pun akan terjalin baik.

Nah kebayang kan kalau semisalnya si anak mendapat baju dari orang tua yang tidak sesuai dengan ekspektasi sosial, mungkin pembulian akan terjadi, kalau gak pembulian, mungkin si anak jadi merasa minder dan sulit untuk bersosialisasi dengan anak sebayanya.

Tapi kalau pelajar semuanya pakai seragam, nah status sosial tidak akan terlihat. Intinya, yang saya bayangkan jika pelajar tidak pakai lagi seragam maka akan ada pembeda status sosial di sekolah.

Ini hanya pendapat saya saja, jadi kalau ada yang tidak setuju dengan apa yang saya sampaikan, silahkan agan sista berikan pendapatnya di kolom komentar.

Indonesia ini negara demokrasi yang masyarakatnya dibebaskan untuk memberi saran dan kritik kepada pemerintah, apalagi ini Kaskus merupakan sebuah forum diskusi terbuka.

Mengenai ketimpangan sosial di Indonesia saya dapat referensi nya disini https://www.oxfam.org/en/inequality-...s-kept-poverty

Berita yang saya dapat dari situs ini : https://regional.kompas.com/read/202...-pakai-seragam
profile-picture
profile-picture
profile-picture
goal481 dan 27 lainnya memberi reputasi
Seragam sekolah tetap perlu,
Apalagi sekolah negeri.
Semangat kesetaraan adalah kuncinya.
Bahkan beberapa sekolah negeri menyeragamkan jenis sepatu dan motif kaos kaki nya.

Begitu masuk gerbang sekolah, tidak ada lagi perbedaan si kaya dan si miskin.
Mental siswa yang dipertaruhkan di sini.
Bullying karena seragam minimal tidak akan ada.

Solusi yang bisa dipertimbangkan adalah subsidi langsung kepada keluarga siswa.
Atau seperti yang ts bilang, subsidi ke sekolah negeri sehingga semua siswa memperoleh seragam gratis.

Untuk siswa sekolah swasta harus mendapatkan rekomendasi dari sekolah dan di cross check dengan data kependudukan.

Penggunaan pakaian bebas untuk siswa tidak mampu justru akan mengakibatkan bullying dari siswa lain yang mampu beli seragam.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
twiratmoko dan 21 lainnya memberi reputasi
profile picture
Pakaian bebas mengajarkan anak sedini mungkin bahwa dunia tidak seindah cocot mario teguh.

Bahwa di dunia ini ada kaya ada miskin.

Makannya belajarlah yang giat supaya menjadi orang kaya

Kurang lebih begitu.

Kalo di seragamin hasilnya jadi lenje2.
profile picture
@anti.liberal Wrong. Dengan berseragam sejak dini mmengajarkan Siswa untuk menjadi lebih realistis. bahwa mayoritas pekerjan di Indonesia memiliki aturan termasuk soal memakai seragam atau kemeja rapih. kalo ente mau jadi Idealis, hidup bebas tanpa aturan tapi tetap dapat cuan, ya belajar dengan sangat Giat.
profile picture
@maulana.chita.m pemikiran lawas

20 th lg, orang kerja udah kaos oblongan
profile picture
@anti.liberal kalo masih tinggal di Indonesia yg penuh dengan perusahaan produksi ga usah sok idealis bre. berapa perusahaan yg 20 tahun lagi membolehkan karyawannya pake kaos oblong? paling hanya beberapa perusahaan start up. selebihnya tetap mengharuskan seragam atau minimal pakain rapih.
profile picture
@maulana.chita.m

20 tahun lagi ya gak ada lagi profesi kuli2an.

Semua pekerja skill semua di perusahaan yang haluan progresif.

Yg pake seragam mungkin tinggal bank dan pns.

Itu juga kalo bank nya masih ada, gak diganti sistem otomatisasi

Perusahaan produksi udah pada pake robot semua

Yang gk berskill dan kreatif ??? Nganggur.

Kolot ??? Bangkrut.
profile picture
@anti.liberal ga usah ketinggian idealisnya bre. Jepang sbg negara penghasil robot terbanyak aja masih belum bisa menggantikan tenaga manusia. mereka menggunakan robot hanya untuk pekerjaan ringan dan sederhana. apa lagi Indonesia.
profile picture
@maulana.chita.m

Omongan lu sama kayak orang 20 tahun lalu yang gak kebayang sama sekali bakal ada yg namanya smartphone.

Pekerjaan apapun, selama repetitif, maka akan digantikan oleh A.I.

Bahkan A.I. sendiri sedang dirancang untuk bisa menjalankan fungsi management.

Percuma udah sekolah seragaman tapi nganggur.
profile picture
@anti.liberal wkwwk..kecerdasan buatan di ciptakan hanya untuk meringankan tugas manusia. bukan untuk menggantikan peran manusia.

lagipula dengan memakai seragam, melatih siswa untuk tertib dalam aturan sejak dini.
realistis aja. perusahaan ga butuh orang cerdas tapi ga tertib. krn pada dasarnya semua orang bisa kerja, tinggal mau atau tidak.
profile picture
@anti.liberal @maulana.chita.m
antara ngimpi, ngigau, ato nghayal ktinggian.. jdnya sok iyes.. emoticon-Ngakakemoticon-Cendol Gan

seragam ttep perlu, dsitu nunjukin kesetaraan, mo kaya mo g mampu, selagi masih sekolah ya seragaman.
tinggal dr pemerintah ngasih solusi trbaiknya ky gmana buat siswa2 kurang mampu.
profile picture
andrianalifi
kaskus addict
@anti.liberal wkwkwk ente time traveller emoticon-Wkwkwk
profile picture
SalsaPermata
aktivis kaskus
@anti.liberal sok idealis tapi gak realistis, jadinya halu. realita sekarang dulu gimana haha manusianya gimana. sdh siap atau belum
sekarang aja udh tau cari uang susah, orang yang bekerja ada aja tuh dan kayaknya kasus umum untuk berlomba2 beli baju baru untuk menunjang lifestylenya, banyak trend racun toko ijo atau toko oren seputar apparel, gak peduli itu uang dapet minjem atau pake paylater (konsumtif dan impulsif), mungkin ini yg menyebabkan maraknya pinjol, .. apalagi anak sekolahan nantinya minta beliin baju baru tanpa mau tau ortunya cari uang gimana..

dr pada mikirin pake seragam atau enggak, mending benerin dulu itu sistem pendidikan gimana emoticon-No Hope
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 11 dari 11 balasan
×
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di