CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Female / Wedding & Family /
Apa Sih yang Diinginkan Seorang Anak dari Kedua Orang Tuanya?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60eb52021421693a46143472/apa-sih-yang-diinginkan-seorang-anak-dari-kedua-orang-tuanya

Apa Sih yang Diinginkan Seorang Anak dari Kedua Orang Tuanya?


Kaskus DeYudi69 - Apa sih yang dimau dari seorang anak pada kedua orang tuanya?


sumber gambar

Pertanyaan ini mungkin akan mewakili isi hati dari seorang anak maupun isi hati orang tua pada umumnya.

Sebelumnya ane ingin menyampaikan, dalam thread ini murni merupakan opini pribadi ane, jadi mohon maaf apabila ada salah kata ya Gan-Sis.

Berikut ini beberapa poin yang diinginkan anak pada umumnya kepada kedua orang tuanya.

1. Kasih Sayang dari Orang Tua


sumber gambar

Ini merupakan hal mutlak yang kebanyakan anak inginkan, tapi menurut ane sendiri, orang tua mana sih yang tidak menyayangi anaknya? Sebuah pernikahan sudah tentu ingin memiliki momongan bukan? Walau pun ada beberapa oknum yang tidak menyayangi anaknya mungkin itu ada penyebabnya, jadi harus dicari tahu dulu apa akar permasalahannya dan selesaikan dengan kepala dingin.

2. Ayah dan Ibu yang Saling Menyayangi


sumber gambar

Nah, buat para orang tua nih, mendidik anak memang harus disiplin, tapi nggak cuma disiplin fisik saja. Disiplin mental juga perlu adanya. Dengan melihat kedua orang tuanya rukun, saling menyangi dan tidak pernah bertengkar di depan anak, maka itu juga merupakan contoh kedisiplinan dalam mendidik mental anak. Seorang anak akan merasa damai, bersemangat, dan selalu bahagia berada di dekat kedua orang tuanya. Hal ini juga akan berpengaruh kelak terhadap perkembangan mental sang anak dalam menjalin sebuah hubungan.

3. Contoh dalam Berperilaku yang Baik


sumber gambar

Kebanyakan orang tua menuntut anaknya supaya selalu berbuat baik, sedangkan orang tuanya tidak pernah berbuat baik atau memberi contoh yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Masa anak-anak dan masa remaja sangatlah labil, jadi berbagai pertanyaan akan muncul dibenaknya, misal kenapa saya harus begini? Sedangkan bapak saja begitu, ibuk saja nggak ngasih contoh yang harus saya lakukan.

Tapi sebaiknya sebagai anak kita harus bisa memilah mana yang baik dan mana yang tidak baik, terutama sebagai anak yang sudah cukup usia untuk mampu membedakan baik dan tidak baik, bila ortu tidak memberi contoh dan selalu arogan, mungkin karena beratnya beban hidup, yang membuat menjadi setress, harus memnghidupi kita sebagai anak, memberi makan, membiayai sekolah, dan sebagainya termasuk stress karena urusan pekerjaan. Kita sebagai anak juga nggak cuma bisa minta saja, berikan sebuah prestasi yang bisa bikin ortu kita bahagia, misal dengan cara meraih juara kelas.

Atau kalau sudah lulus sekolah, dengan cara mendapatkan pekerjaan yang bagus, atau memiliki usaha yang maju pesat.

4. Masalah Asmara, Jangan Berselingkuh dan Bertengkar dengan Istri atau Suami


sumber gambar

Nah, ini masalah yang kebanyakan membuat seorang anak merasa dirinya sebagai anak broken home. Apa pun alasanya untuk berselingkuh bertengkar dan lain sebagainya, sudah sepatutnya para orang tua mengingat kembali, apa yang membuat mereka pada akhirnya memutuskan untuk menikah?

5. Makanan Enak Buatan Orang Tua


sumber gambar

Ini juga salah satu point penting untuk menjadi ortu idaman anak. Bisa masa enak atau membuat jajanan sendiri di rumah. Seorang anak pasti akan betah dirumah, salah satunya karena makanan kesukaannya. Kesehatan anakpun terjaga karena makanan buatan sendiri yang terjamin kebersihannya.

6. Jangan Bercerai


sumber gambar

Ini buruk dampaknya. Jangan lakukan hal ini sebagai orang tua.

7. Diberi Uang Jajan


sumber gambar

Yang ini sih semua anak pasti menginginkannya, apalagi yang masih sekolah. Tapi setelah dewasa ane baru sadar, betapa susahnya mencari uang dan sesuap nasi. Jadi himbauan ane kepada Gan-Sis sebagai anak, kita juga jangan terlalu banyak menuntut dan terlalu mengikuti teman-teman yang memang tajir dari orok.

Yang masih sekolah, bersekolahlahca yang benar, setelah lulus cari pekerjaan atau berwirausaha yang penting nggak menganggur. Melalui hobi juga kita bisa mencari rezeki, misal hobi menulis, atau hobi bercocok tanam.

Untuk para orang tua juga, sebaiknya harus bisa bijak terhadap anak, jangan terlalu keras, jangan juga terlalu memanjakan. Pelajari trik mendidik anak yang sesuai dengan karakter masing-masing anak. Supaya mereka bisa menyayangi kedua orang tuanya juga, dan bisa berbakti kepada orang tuanya, anaklah tumpuan harapan kalian di hari tua.

Buat para anak termasuk buat diri ane sendiri, sayangi kedua orang tua kalian selagi mereka masih ada, jangan sampai kalian menyesal seumur hidup karena berperilaku buruk terhadap kedua orang tua kalian, apa pun yang sudah orang tua kita lakukan, lupakan yang buruk, utaraka isi hati kalian sejujurnya, orang tua yang memang orang tua pasti akan mengerti, tanpa kedua orang tua kita nggak akan pernah ada di dunia ini.

Sampai jumpa lagi di thread ane selanjutnya.

Baca juga : 4 Benda yang Identik dengan Anak Sultan di Jaman Old

Penulis : DeYudi69


Sumber referensi : opini pribadi

profile-picture
profile-picture
profile-picture
cheria021 dan 6 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh DeYudi69
Udah beda jaman, kalo toxic mending cerai aja. Bukan memudahkan cerai, tp biar anak gk jadi korban. Kalo memaksakan mempertahankan pernikahan tapi tetep toxic bisa dipastikan anak malah jadi korban.

Jaman sekarang ortu jg udah pada pinter, cerai bukan brarti putuh hubungan ortu ama anak. Anak pun tetep dapat kasih sayang keduanya tp dijatah hari, dan gak perlu ada toxic yang berbahaya.

Gua single? Kagak dah nikah, kok dukung cerai? Duda ya? Kagak gua gk dukung cerai, gua bukan duda. Yang jadi concern itu toxicnya. Jgn salah pernikahan toxic jauh lebih berbahaya buat anak drpd perceraian.
profile-picture
profile-picture
DeYudi69 dan altora memberi reputasi
profile picture
altora
kaskus addict
nah ini ane sepaham gan. iya siapa sih yg ga mau keluarga nya utuh terus .. dan selalu ujung ujung nya pada bilang anak nanti jadi korban.

iya betul.. tapi yang bilang itu juga mikirin gak dampak ke bapak/ibu nya si anak kalo hubungan toxic terus di pertahankan .. entah bapak atau ibu nya jadi beban perasaan beban pikiran dll dkk dsb ...
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 1 dari 1 balasan
×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di