CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Ibu Hamil, Pajak Siap Mengintai
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60cc48fdd97d6d10b55cda0f/ibu-hamil-pajak-siap-mengintai

Ibu Hamil, Pajak Siap Mengintai





Sepertinya para jomblo dimasa depan akan semakin banyak, mereka takut untuk menikah dan punya anak banyak kayak gen halilintar. Bahkan yang sudah menikah, satu anak pun cukup tak ingin menambah beban hidup yang sudah berat.

Kenapa seperti itu? Biaya melahirkan akan semakin tinggi bebannya, pajak untuk ibu hamil mulai mengintai. Pemerintah memang akhir-akhir ini sedang gencar mempertimbangkan untuk memcari dana lewat pajak.



Bukan tanpa alasan, negara kalau tidak disokong dana yang cukup maka akan gulung tikar. Namun sayangnya dana pajak seringkali masuk kantong pribadi dibandingkan negara, hal yang membuat geram tapi solusinya hanya masuk lapas suka miskin, keluar lapas malah jadi kaya.

Sedangkan yang benar-benar miskin, melakukan tindakan pencurian taruhannya nyawa. Bisa di amuk massa, di tembak polisi hingga babak belur, dan keluar lapas balik lagi mencuri karena gak ada kerjaan, sudah nyaman di penjara, dikasih makan, dikasih tempat tinggal, dikasih fasilitas lainnya.



Andai saja para koruptor hukuman mati secara live di televisi, mungkin akan beda cerita. Mereka yang tertangkap boro-boro senyum, dan melambaikan tangan seperti pahlawan menang perang. Tapi inilah realita yang terjadi

Okeh, balik lagi dengan ibu hamil adanya rencana pemberlakuan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada kesehatan membuat mereka bingung, dimasa pandemi ketika masyarakat sedang susah kok wacana pajak mencuat? Mau bikin stress masyarakat lantas kena covid massal lalu meninggal untuk mengurangi jumlah penduduk? Jelas, salah satu imun menurun stress menjadi salah satu penyebabnya.



Kita semua tahu beban negara dengan hutang yang menumpuk dengan angka yang cukup fantastis yaitu menurut data per akhir Maret 2021 mencapai Rp6.445,07 triliun atau setara dengan 41,64 persen dari PDB Indonesia.

Sedangkan untuk melunasi hutang itu butuh dana dan sistem pelunasan berjalan sebagaimana mestinya, tentu saja dimasa pandemi seperti ini negara juga ketar ketir. Belum lagi bobroknya birokrasi, bobroknya moral pejabat, semakin menambah bocornya anggaran negara agar lepas dari jerat hutang.



Jalan keluar yang simple tapi semua orng gunakan adalah mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) pada sembako, sekolah, hingga pelayanan kesehatan medis, termasuk rumah bersalin. Rumah sakit swasta tentu menjadi target untuk mendulang pajak, biaya melahirkan akan semakin membengkak.

Quote:




Oke, setelah melihat hal ini apakah kamu takut untuk menikah? Butuh persiapan matang kalau ingin menikah, bukan hanya jiwa dan raga tapi uang berlimpah.

Sebab, dari biaya pernikahan, biaya hamil hingga melahirkan, sekolah, sembako, dan kesehatan akan meningkat. Kalau tak punya uang, lebih baik jangan paksakan untuk menikah berdo'a saja ada sugar daddy atau janda kaya melirikmu.



Asal jangan para jomblo sering keluar lokalisasi, duh menambah masalah baru ini tidak menikah namun sex bebas berkembang.

Terima kasih yang sudah membaca thread ini sampai akhir, semoga bermanfaat, tetap sehat dan merdeka. See u next thread.

emoticon-I Love Indonesia



"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2021
referensi : klik, klik
Pic : google

emoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Star




profile-picture
profile-picture
profile-picture
anton2019827 dan 39 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh c4punk1950...
Hadeh semua dipajaki emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan c4punk1950... memberi reputasi
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di