CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Mall Sudah Dibuka, WFH Sudah Jarang, Sekolah Kenapa Masih Online? Nadiem Ikut Bicara
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60b8f7d7dc7c09238713d7d1/mall-sudah-dibuka-wfh-sudah-jarang-sekolah-kenapa-masih-online-nadiem-ikut-bicara

Mall Sudah Dibuka, WFH Sudah Jarang, Sekolah Kenapa Masih Online? Nadiem Ikut Bicara





Pandemi sepertinya enggan mereda, banyak negara yang kembali lockdown akibat kasus covid masih merajalela. Namun ekonomi harus terus berjalan, protokol kesehatan yang diterapkan membuat disrupsi besar pada sistem kehidupan.

Banyak pengusaha konvesional bergerak dengan sistem online shop, walau pembeli terkadang belum bisa menerima siatem itu namun dipaksa karena efek pandemi.



Kini setelah setahun lebih berlalu, ketika mall sudah mulai dibuka, taman-taman sudah mulai disinggahi, pesta-pesta pernikahan, ulang tahun, hajatan yang mengundang kerumunan sudah di gelar, upacara-upacara bendera sudah dilaksanakan.

Tapi sekolah hingga saat ini belum bisa bertatap muka, hal itu membuat Mendikbud Ristek Nadiem Makarim akhirnya angkat bicara, ia berkeinginan membuka kembali sekolah agar tatap muka.



Walau virus corona saat ini sedang mengalami lonjakan akibat pasca lebaran, namun ia berpendapat sekolah online tidak bisa dilakukan untuk menggenjot sumber daya manusia dimasa depan.

Quote:




Melihat keinginan sang Menteri, sangat menarik bila kita bahas tentang hal ini. Sekolah tatap muka di tengah pandemi yang masih memgintai apakah urgent?

Melihat satu tahun lamanya anak-anak belajar dirumah, terbukti banyak mereka yang lebih banyak main di luar rumah. Apalagi bagi kaum marjinal yang rumahnya berada di gang sempit, ukurannya pun hanya 3 petak saja di dalam kontrakan, belum lagi tidak ada wifi tetangga gratis otomatis kejenuhan membuat mereka malah asik menghabiskan waktu di luar rumah.



Otomatis rentan terkena virus, atau sebenarnya sudah terjangkit namun imun tubuhnya bagus jadi terlihat sehat-sehat saja. Orang tua merasa senang dengan keputusan sekolah tatap muka, jadi anak-anaknya bisa belajar kembali tanpa harus banyak main di jalanan.

Berbanding terbalik dengan mereka yang mempunyai banyak fasilitas yang memanjakan ketika di rumah, seperti console game, pc yang digunakan untuk menjadi youtuber, atau bercocok tanam dibelakang rumah sambil belajar, karena mereka tinggal di perumahan yang luas hingga antar tetangga terkadang saling tidak mengenal.



Rumah yang luas, dengan adanya fasilitas bermain, kolam renang, tempat gym pribadi membuat anak-anak seperti ini lebih betah dirumah. Keluar pun memakai mobil pribadi, dan tidak banyak berinteraksi oleh orang lain. Bahkan untuk pendidikan sudah terbiasa dengan guru privat, jelas dengan adanya sekolah tatap muka akan timbul kekhawatiran bagi orang tua.

Kebijakan Nadiem memang akan selalu ada pro dan kontra, tapi ia sudah memutuskan tahun ajaran baru di Juli nanti semua sekolah kembali menjadi normal dengan syarat dan ketentuan berlaku.



Tapi bagaimana tanggapan agan dengan adanya sekolah tatap muka di bulan juli nanti gan, apakah khawatir atau merasa senang. Terkadang pertanyaan anak tentang PR yang didapat dari sekolah bikin pusing orang tua.

Terima kasih yang sudah membaca thread ini sampai akhir, semoga bermanfaat, tetap sehat dan merdeka. See u next thread.

emoticon-I Love Indonesia



"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2021
referensi : klik
Pic : google

emoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Star





profile-picture
profile-picture
profile-picture
garpupatah dan 27 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh c4punk1950...
bukannya bapak yang punya kebijakan ya? maaf, serius gw ga tau..
profile-picture
sheema.israel memberi reputasi
profile picture
Kebijakan harus didukung ijin dr semua pihak gan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 1 dari 1 balasan
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di