CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kematian Raditya Oloan; Bakteri Acinetobacter Baumannii Kebal Antibiotik
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6094ceacaebbcc66c558354a/kematian-raditya-oloan-bakteri-acinetobacter-baumannii-kebal-antibiotik

Kematian Raditya Oloan; Bakteri Acinetobacter Baumannii Kebal Antibiotik



Suara.com - Salah seorang sahabat Raditya Oloan sekaligus personel grup Project Pop Yosi mengungkapkan bahwa istri Joanna Alexandra tersebut meninggal akibat infeksi bakteri, bukan karena infeksi virus corona Covid-19.

Menurut Yosi, kondisi Raditya Oloan sudah membaik setelah dinyatakan negatif Covid-19. Namun, ayah dari empat anak tersebut kembali kritis akibat infeksi bakteri Acinetobacter baumannii.

"Waktu dia kena covid kami cukup kaget ya, tapi kan sempat membaik sudah negatif. Jadi dia ini (meninggal) bukan Covid, tapi karena ada bakteri. Nama bakterinya adalah Acinetobacter baumannii," ujar Yosi, ditemui di Rumah Sakit RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (6/5/2021) malam.

Berdasarkan laman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), bakteri Acinetobacter baumannii merupakan penyebab paling umum dari infeksi kelompok bakteri Acinetobacter.

Acinetobacter baumannii dapat menyebabkan infeksi pada darah, saluran kemih, dan paru-paru (pneumonia), atau pada luka di bagian tubuh lain.

Bakteri ini juga dapat menjajah atau hidup dalam tubuh pasien tanpa menyebabkan infeksi atau gejala, terutama saat berada di sekret (dahak) atau luka terbuka.

Hebatnya, bakteri jenis ini terus menemukan cara baru untuk menghindari antibiotik. Artinya Acinetobacter baumannii merupakan bakteri yang dapat resisten atau kebal terhadap antibiotik.

Saat bakteri ini menjadi kebal terhadap banyak kelompok antibiotik, berarti Acinetobacter baumannii resisten dengan berbagai obat.

Siapa yang berisiko mengalami infeksi Acinetobacter baumannii?

Infeksi Acinetobacter umumnya terjadi pada orang-orang di lingkungan perawatan kesehatan, termasuk pasien di rumah sakit yang:

Mendapat bantuan mesin pernapasan atau ventilator.

Memakai perangkat seperti kateter.
Mempunyai luka terbuka akibat opoerasi.

Berada di unit perawatan internsif (ICU).
Telah lama dirawat di rumah sakit.

Selain itu, orang yang memiliki sistem kekebalan lemah, menderita penyakit paru-paru kornis, atau diabetes, dinilai lebih rentan terhadap infeksi bakteri Acinetobacter.

https://www.suara.com/health/2021/05...ibiotik?page=2

RIP tuk suami joanaemoticon-Turut Berduka


Buset ini bakteri apalagiemoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
indramamoth dan 37 lainnya memberi reputasi
hadeh... bukan karena covid lagi...

susah banget sih buat ngaku? tuh organ udah rusak karena covid trus tambah superinfeksi kuman lain ya jadi lebih parah
jelas penyebab pertamanya covid, jgn suka menhibur diri bukan karena covid, pernyataan gini bikin masyarakat botol(bodoh dan tolol) makin percaya covid itu hoax, covid itu flu biasa doang)


teman sejawat gue 6 bulan lalu kena covid dirawat 2 bulan, skrg udah negatif, tapi parunya sampai skrg lom pulih, kerja aja susah, napas tetep ngos ngos an, mau bilang bukan karena covid? emoticon-EEK!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 23 lainnya memberi reputasi
profile picture
zinaitudosa
kaskus maniac
yang meninggal karena kopit kan semuanya udah masuk ke RS dulu.. gw belom nemu berita ada meninggal karena kopit pas lagi posisi di rumah ato diluar RS.. curiganya memang yang menyebabkan pasien kopit meninggal karena bakteri ini bukan kopitnya..
profile picture
pbs81
kaskus addict
Efek samping kena covid gini ya memang rentan kena penyakit lain.
profile picture
jintuang
kaskus addict
@zinaitudosa karena rata rata yang meninggal dirumah keluarga enggak mau itu mayat di cek covid. Paham sampai disini???? emoticon-Ngakak
profile picture
zinaitudosa
kaskus maniac
@jintuang loh koq apa2 yg meninggal harus di cek kopit.. memangnya sebelom ada kopit gak ada yg meninggal di rumah?? emoticon-Ngakak
profile picture
jintuang
kaskus addict
Memang pada sotoy. Coba doi yang kena ngerasain sendiri. Baru bilang oh iya ya. . emoticon-Ngakak
Sangat banyak yang menilai covid cuma isu. Matanya di bikin picek pandemi uwdah tahunan ribuan perusahaan ambruk jutaan di PHK masih picek covid cuma isu. Memang kepala batu mah.
Btw di RS tempat temen ane bekerja beberapa minggu ini pasien menurun drastis. Paling cuma 1-2. Semoga cepet berakhir pandemi ini
profile picture
jintuang
kaskus addict
@zinaitudosa lah khan ente tanya belum nemu yang meninggal setelah di RS kena covid. Otak dipakai bro logika biar jalan. Apa jangan jangan lagi digadai emoticon-Ngakak
profile picture
zinaitudosa
kaskus maniac
@jintuang lah almarhum bokap gw aja meninggal beberapa taon kemaren.. gejalanya mirip kopit.. itu artinya gw jg rentan kena penyakit jantung karena almarhum bokap gw meninggal kena jantung.. mungkin klo meninggalnya pas musim kopit gini udah di kopitin.. emoticon-Turut Berduka
profile picture
@jintuang @zinaitudosa efek samping setelah kena Covid19 ya begitu jadi rentan kena terhadap penyakit lain... Walaupun sudah dinyatakan sembuh atau negatif
profile picture
zinaitudosa
kaskus maniac
@jintuang baca lagi deh post gw diatas apa mata loe belom buka?? sangat membagongkan emoticon-Ngakak
profile picture
jintuang
kaskus addict
@zinaitudosa lah lucu nyuruh baca orang situ aja masih lola emoticon-Ngakak
profile picture
galbadia
kaskus maniac
@jintuang maklum lah bro, literasinya masih dibawah standaremoticon-Smilie
profile picture
zinaitudosa
kaskus maniac
@jintuang





gong bagong.. emoticon-Ngakak
profile picture
badbironk
aktivis kaskus
@jintuang @zinaitudosa

Sampe kapanpun ga bakal nemu kejadian meninggal dikarenakan covid
Covid memperparah kondisi/penyakit bawaan (jantung, paru dll)
untuk yang tidak ada penyakit bawaan, covid membuat rentan terkena penyakit baru
Raditya ini meninggal karena Bakteri, tapi lihat alm juga sebelumnya didiagnosa Covid, means ada peran Covid di situ, paham ga sih emoticon-Malu
profile picture
galbadia
kaskus maniac
@jintuang @zinaitudosa @badbironk kalo mau outbreak macam di india atau wuhan dulu baru bisa nemu yg mati di pinggir jalan karena rs nya gak bisa nampung lagi aka kolaps emoticon-Smilie

jadi tanpa masuk rs pun bisa mati juga tanpa mesti kena acinetobacter
profile picture
muse46
kaskuser
@zinaitudosa
Tetangga w ada tuh bapak anak positif copid, bapaknya meninggal di RS karena tua jadi di suruh isolasi di RS selang beberapa hari anaknya masih dibawah 30, karena dianggap masih kuat jadi ngga perlu isolasi di RS eh sebelum ajal saturasi oksigennya rendah jadi meninggal di rumah belum sempat di bawa ke rs
profile picture
ANUStertusuk
kaskus maniac
ini yg curigaan covid itu hoax pada gak ngeliat india apa gimana si?
profile picture
icecool87
kaskus geek
bener banget gan...
teman kuliahku dl kena korona pdhL masih 30an...nda percaya kovid.vaksin dan sgala macam...
masuk rs 2 minggu baru negatif...
pas sehat pun nda 100 persen...
naik tangga aja uda ngos2an karna masih ada flek diparu2...
bayangkan 30an kena bgtu...
bagaimana yg uda tua plus penyakit bawaan aneh2...
profile picture
galbadia
kaskus maniac
@icecool87 temen sejawat gue ada 2 yg meninggal umur nya 27 th, yg satunya lagi 35 tahun, dua dua nya sedang hamil aterm saat kena covid

bayi lahir selamat, terminasi kehamilan, karena KU ibu makin memburuk akibat covid, sedangkan ibunya meninggal gak berapa lama
profile picture
icecool87
kaskus geek
@galbadia

kasian yah...
heran sama.mereka yg nda percaya...
kalo nda percaya silahkan aja dtang ke rsud2 dg rs swasta yg khusus kovid..
bantu2 disana nda usa pakai apd..
lia lgs
profile picture
jintuang
kaskus addict
@galbadia @icecool87 gak mungkin juga kalau diizinkan tanpa APD. Bisa bisa pemerintah yang makin disalahin. Banyak tukang bacot yang nantangin mau hidup sebelah pasien isolasilah, gak pakai masker deket pasien isolasilah dll. Hal kayak gitu gak dilolosin ya karena gak ada gunanya. Mau dia mati juga yang repot pemerintah. Yang ane heran pandemi uwdah tahunan banyak perusahaan gulung tikar, phk dimana mana. Pola pikirnya ini cuma akal akalan saja. Lah memang perusahaan gede gede yang ambruk apa gak sanggup bayar buat dapat info misal ini akal akalan.

Awal awal pandemi mungkin masih wajar banyak yang curiga karena mereka enggak tau dilapangan kayak gimana. Enggak tahu kondisi pasien setelah bisa keluar RS atau enggak tau kayak gimana beratnya ngerawat pakai hasmat double. Ngapain pemerintah repot repot bikin protokol kesehatan padahal kalau ini cuma isu bisa dialihkan dananya untuk yang lain. Memperketat dengan syarat cek kondisi tiap orang. Mereka ini pengen disini mati berjatuhan dijalan baru percaya covid itu ada. Khan kocak dikira mati kayak becandaan apa. Cuma karena mereka masih belum masuk RS padahal jarang pakai masker mereka anggap covid cuma hoax
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 20 dari 30 balasan
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di