CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Ngga Ada Akhlak! Video Soal Pelecehan Wanita Di Tiktok Kembali Terulang.
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6081df988bcadd1f952e296e/ngga-ada-akhlak-video-soal-pelecehan-wanita-di-tiktok-kembali-terulang

Ngga Ada Akhlak! Video Soal Pelecehan Wanita Di Tiktok Kembali Terulang.



Halo Agan Sista, apa kabar semua di bulan berkah ini? Walau tubuh sedang beradaptasi dengan pergeseran jadwal makan dan minum, mudah-mudahan selalu sehat jiwa dan raga ya, Gansist.

Lagi-lagi jagat pertiktokan menuai kecaman atas beredarnya video seorang pemuda dengan akun @hagamars2, berpakaian ala dokter gadungan, yang mana di videonya tersebut dia sedang memperagakan proses persalinan. 

Mungkin ada sebagian juliders yang mengatakan, "Ah, itu mah otak elu aja yang ngeres". Dilihat secara keseluruhan gesture tubuh yang melecehkan dan yang profesional itu akan terlihat jauh perbedaannya, mulai dari mimik wajah maupun dari gerak tubuh yang dilakukan.



Banyak pihak sepakat jika akting yang dilakukan dinilai menjurus ke arah mesum, dan dianggap melecehkan kaum perempuan. Sama kasusnya dengan video sebelumnya yang diunggah oleh seorang dokter asli, yaitu akun tiktok @dr.kepinsamuelmpg saat memperagakan pengecekan seorang pasien yang sedang hamil melalui vaginal touche

Untuk diketahui vaginal toucher merupakan pemeriksaan dalam dengan cara memasukkan dua jari pemeriksa (telunjuk dan jari tengah) ke dalam vagina wanita hamil guna memeriksa pembukaan serviks atau leher rahim, memastikan apakah telah siap untuk menjalani proses persalinan.

Walaupun kedua pemilik akun ini sama-sama telah memberi klarifikasi dan permohonan maaf, yang terlintas di kepala ane, apa mereka tidak malu melakukan hal itu, sedangkan ibunya, adiknya, anaknya atau istrinya itu adalah seorang perempuan? Dimana hati dan perasaan mereka saat melakukan hal bodoh tersebut, yang kemudian diunggah ke media sosial yang seluruh dunia bahkan bisa menyaksikan kebodohan mereka ini? 

Kenapa ane bilang aksi mereka ini bodoh? Siapapun manusia di dunia ini lahir dari seorang perempuan, termasuk yang membuat konten pelecehan tadi. Apakah mereka setega itu, memperolok bahkan melecehkan wanita hamil sedemikian rupa?

Seorang wanita hamil, seharusnya mendapat support dan dukungan agar fisik dan psikisnya sehat dan kuat untuk bisa melewati peristiwa antara hidup dan mati. Dan itu bukan perkara yang mudah. Mulai dari sakitnya kontraksi, yang semakin lama semakin menyakitkan, hingga mempertaruhkan nyawa demi kelancaran persalinan, itu benar-benar suatu perjuangan.

Dan dari kebanyakan kasus seperti ini, tidak memikirkan akibat dari membuat konten yang unfaedah, lalu kemudian diunggah. Setelah mendapat kecaman dari berbagai pihak, maka mereka akan dengan mudahnya mengklarifikasi dan membuat permohonan maaf dengan sejuta dalih yang memuakkan. Ciih!


Seharusnya semakin bertambah modernnya jaman, semakin canggihnya teknologi, iringilah dengan bertambah cerdas untuk menggunakannya. Memilah untuk memanfaatkan teknologi dengan sebaik-baiknya. Minimal, jika belum bisa berbagi kebaikan, jagalah diri agar tidak memberi dampak buruk untuk orang lain.

Seorang dokter profesional, akan mendapatkan sangsi dari tindakan yang tidak dipikirkan terlebih dahulu, karena dinilai telah melanggar kode etik. Mulai dari dicabutnya izin praktek, dan mungkin jika saat ini menjadi dokter di salah satu rumah sakit akan diberhentikan dengan alasan satu dan lain hal, semua bisa saja terjadi kan? Hanya karena satu tindakan yang tidak dipikirkan baik buruknya. Karena konten beberapa detik, rusak reputasi seumur hidup. Siapa yang rugi?



Apapun aplikasinya, apapun media sosialnya, akan selalu mempunyai dua sisi yang sama tajam. Kalo boleh ane berpesan, pergunakanlah dengan sebijaksana mungkin, karena kejahatan kini bukan hanya terjadi di dunia nyata saja. tapi di dunia maya pun sama mengerikannya.

Dampak positif dan negatif akan selalu ada, jadi pintar-pintar mengolah dan memilah konten yang akan kita lihat atau kita unggah, karena akan menjadi tanggung jawab diri kita masing-masing.

Tidak ketinggalan peran orang tua yang masih mempunyai anak usia labil untuk bisa memantau dan lebih banyak meluangkan waktu serta mencari tahu apa yang mereka dapatkan dan unggah ke dan dari media sosial yang dimilikinya. Jangan sampai kecolongan, yang berakibat pada sebuah penyesalan yang tak berujung.

Sekian dari ane Gansis, mohon maaf jika ada salah-salah kata. Sampai jumpa di thread selanjutnya 




Ulasan dan Opini Pribadi

Sumber: #1 #2


profile-picture
profile-picture
profile-picture
islamisdevi dan 19 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh DianAhmadKaskus
Lama2 dokter kandungan laki2 makin nggak laku, dokter kandungan perempuan makin banyak dan makin laris.

Akhirnya dokter kandungan laki2 pun punah.
profile-picture
DianAhmadKaskus memberi reputasi
profile picture
Eze
aktivis kaskus
jaga2 ajah aja bro ,saya dulu nungguin bini dokter checkup-nya cowo tapi begitu persalinan saya minta cewe dokternya di indo ga ada yang murni jadi jaga2 ajah siapa tahu dapat macam sampah diatas ini. kode etik macam tai begini kok engga dicabut ijin prakteknya .
profile picture
@Eze
Bini ane ga mau diperiksa dokter kandungan cowok.

Jd ane mesti nyari yg cewek. Alhamdulillah dapet yg ramah. Dah jd kl hamil ya ke dokter kandungan yg cewek ini terus.
profile picture
gasmal
kaskus maniac
Gak gitu jg, ini cuman oknum, bukan berarti semua dokter kandungan cowok cabul mesum semua.

Banyak yg bagus dan profesional koq.
profile picture
dimashardi
kaskus maniac
mungkin hanya berlaku di dokter laki yg masih muda, kalau yg udah tua masih jadi favorit para pasien kok
profile picture
@gasmal @dimashardi

Emang nggak semua gan, tapi satu-dua dokter kandungan laki2 mesum sudah cukup untuk merusak citra mayoritas dokter kandungan laki2.

Nggak ada kasus spt ini pun, secara alami pasti ada keengganan dari seorang perempuan hamil untuk diperiksa oleh dokter kandungan laki2.

Kalau tradisional, yang namanya dukun bayi itu kan selalu perempuan, karena memang ya logis dan wajar, bahwa ibu hamil pasti merasa lebih nyaman kalau diperiksa oleh sesama wanita.

Terus kenapa ada dokter kandungan laki-laki?

Kalau dugaan ane, awalnya karena kesenjangan akses pendidikan antara laki-laki dan perempuan. Lebih banyak laki2 yang melanjutkan ke jenjang pendidikan yg lebih tinggi dibandingkan perempuan. Otomatis jumlah dokter kandungan laki2 lebih banyak dari dokter kandungan perempuan.

Sekarang dengan pemerataan pendidikan dan lebih banyak wanita yang terbuka dan tertarik untuk melanjutkan karier, makin banyak dokter kandungan wanita.

Otomatis, ane yakin, peran dokter kandungan laki-laki akan makin tergeser.

Jadi kalau dokter kandungan laki-laki itu akhirnya hilang, itu kayaknya sesuatu yg wajar aja dan terjadi secara alami.

---

Skrg gini aja, agan dan bini agan, kalau ada pilihan dokter kandungan laki2 dan dokter kandungan wanita, sama2 bagus. Jam kunjungan, antrian, biaya periksa, dll; beda2 dikitlah.

Lebih pilih periksa ke yg mana?

Agak aneh sih buat ane kalau dengan perbandingan spt itu, masih lebih milih diperiksa dokter kandungan laki2.
profile picture
sirikbanget
kaskus maniac
@gasmal @dimashardi @lonelylontong bukan begitu juga..
yg dokter wanita lebih milih jadi dokter kulit lah..
lebih cling..
emoticon-Ngakak
profile picture
roberthw
kaskus maniac
Di pasaran jumlah dokter kandungan laki2 akan jauh lebih banyak dari wanita karena konon profesi ini membutuhkan jam terbang tinggi, praktikum lembur, sekolah lama, dsb.

Wanita pada umumnya sulit mencapai itu, sekalipun dia dokter. Apalagi bila dia sudah menikah.
profile picture
@roberthw

Hmmm jd ujung2nya kan stereotype wanita yg menyebabkan. Nah sementara stereotype ini kan mulai bergeser. Cmiiw.
profile picture
santosvanjones
kaskus addict
@sirikbanget @gasmal @dimashardi @lonelylontong ya klo yg ditangani kulit yg mulus bre, klo yg kudisan, panu, kusta, sipilis mau cling kek gimana? Mungkin maksudnya dokter estetik, itu beda lagi
profile picture
PenguasaRomawi
kaskus addict
ttp pilihan dokter cewe
profile picture
sirikbanget
kaskus maniac
@gasmal @dimashardi @lonelylontong @santosvanjones mau sakit kulit kaya gemana khan bisa tanpa bersentuhan..
ane pernah ketemu dokter yg tunjuk2 aja..
emoticon-Hammer2

dokter estetik itu sampingan nya..
profile picture
roberthw
kaskus maniac
@lonelylontong Ente beneran udah pernah anter istri ke dokter kandungan?

Sekarang ini udah ada SOP, dokter spesialis manapun (apalagi dokter kandungan) tiap meriksa pasien gak mungkin berduaan sama pasiennya.

Selalu ada susternya yang ikut memantau. Suaminya pun pasti tetap diizinkan masuk ke ruangannya, gak mungkin dilarang masuk ke ruangan dokter walaupun mungkin pas tindakannya disuruh duduk dulu (tapi paling nggak masih tetep dalam satu ruangan yg sama)
profile picture
@roberthw
Ane ga ngerti apa urusannya SOP ama perasaan risih bini ane dilihat bagian pribadinya ama dokter laki2?

Lo baca lagi dah apa omongan ane.
profile picture
roberthw
kaskus maniac
@lonelylontong Ya itu ane infokan, sukur2 kalo ente memang udah paham dan udah punya pengalaman ke dokter kandungan.

Hak semua orang mau pilih dokter laki / cewe, yg penting nyaman dan yakin aja.

Kalo ane pribadi juga lebih milih dokter yg udah punya reputasi bagus, gak peduli jenis kelaminnya.
profile picture
@roberthw haknya bini ane buat milih dokternya.

Dia yg diperiksa, ntar dia jg yg ngelahirin. Dia minta dokter cewek, ya ane cariin dokter kandungan cewek yg bagus.

emoticon-Cool
profile picture
roberthw
kaskus maniac
@lonelylontong Lha iya bener hak semua orang mau pilih dokter mana, yang penting yakin dan bisa bayarnya aja, lae...

Bahkan seandainya org itu pilih dokter hewan pun tetap haknya yang bersangkutan kok.
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 17 dari 17 balasan
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di