CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
AS Legalkan Penjualan Ganja, Mike Tyson Auto Miliuner Berkat Bangun Kerajaan Ganja
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/603a59022fd59850955f72e3/as-legalkan-penjualan-ganja-mike-tyson-auto-miliuner-berkat-bangun-kerajaan-ganja

AS Legalkan Penjualan Ganja, Mike Tyson Auto Miliuner Berkat Bangun Kerajaan Ganja


ig @tysonranchofficial

Michael Gerard Tyson atau Mike Tyson, siapa yang tidak mengenal legenda petinju profesional dunia tersebut?

Dulu, setiap hari minggu wajahnya selalu nampang di televisi dengan sarung tinju ia bertanding garang dengan lawan.

Selain terkenal brutal di dalam ring, tetapi mantan juara kelas berat kelahiran 30 juni 1966 ini juga kerap tersandung kasus kriminal. Seks bebas, narkoba, dan minuman alkohol adalah sahabat terdekatnya semasa Tyson muda hingga beberapa tahun pasca pensiun.


ig @miketyson

Sebagai petinju paling buas dengan pukulan terberat di dunia, Tyson tentu telah berhasil mendapatkan banyak uang serta fasilitas serba ada.

Namun meski begitu, Iron Mike juga pernah berada di titik terendah. Pada 2003, Tyson mengalami kebangkrutan. Rekening banknya disebutkan bahkan hanya berjumlah sekitar 5.000 dolar saja.

Lalu apa kabarnya sekarang?

Setelah masa kelam, kebangkrutan besar, serta karirnya di atas ring yang tampak meredup, ternyata 'Si Leher Beton' kembali bangkit, menata kehidupan dan perekonomiannya.

Yang paling mencengangkan, saat ini mantan petinju yang mendapat julukan The Baddest Man on Earth oleh beberapa media massa itu diketahui telah berubah menjadi seorang miliuner.

Dan rupanya, salah satu petinju yang sangat disegani di zamannya tersebut menjadi miliuner berkat aneka bisnis yang ia bangun, salah satunya adalah bisnis ganja.

Yup! Bersama Alki David, petinju kelahiran New York City, Amerika Serikat tersebut membangun kerajaan ganja dengan berhasil meraup £ 500.000 atau sekitar Rp 9,5 miliar per-bulannya.

Wow!

Saat ini ia memang telah berkebun ganja di tanah berhektar-hektar miliknya.

Ternyata, bisnis ganja tersebut telah ia geluti sejak tahun 2016, lho, melalui Tyson Ranch.


ig @tysonranchofficial

Dalam bisnisnya itu, ia menawarkan strain ganja premium, makanan yang dapat dimakan sekaligus ekstraknya. Selain itu, pada 2018 ia mengungkapkan rencana gilanya untuk membangun taman hiburan 'wonderland of weed' bertema ganja yang mana para pengunjung dapat menghisap ganja di manapun di dalam resor, serta mendirikan Universitas Tyson yang bertujuan untuk mengajarkan tips budidaya ganja kepada para petani.

Ternyata di balik bisnis ganjanya, Tyson memiliki tujuan mulia, yakni untuk membantu orang. Tyson Holistic didirikan agar terlibat dalam pengujian khasiat ganja untuk penyembuhan dan bahan CBD (zat cannabidiol dalam ganja). Perusahaannya memproduksi produk CopperGel, diresapi CBD yang terbukti secara klinis dapat meredam nyeri sendi otot dan artristis. Tyson percaya, CBD juga dapat membantu melawan kecanduan opium.

Berdasarkan penelitian yang dimuat jurnal Molecular Cancer Therapeutics pernah mengungkapkan jika zat CBD dalam ganja dapat membantu menyembuhkan kanker. Ganja juga diteliti bisa membantu memperlambat alzheimer, mengobati epilepsi, meredam gejala Multiple Sclerosis, dan masih banyak lagi.



Jika memang demikian, berarti tujuan Tyson mulia sekali, ya, GanSis.

Bukan kaleng-kaleng, ganja yang diproduksi Tyson ditanam dalam ruangan, dipanen berdasarkan kematangan, bebas pestisida, dipangkas dengan tangan, diawetkan selama 30 hari untuk memastikan rasa alami, serta diuji di laboratorium.

Memang, sih, ganja atau marijuana bisa dikatakan obat untuk beberapa penyakit, tetapi lebih masuk dalam jajaran sejenis narkotika.

Sebab ganja dapat memberikan efek halusinasi dan hilang kendali. Bisa membuat seseorang kecanduan, dan memiliki masalah dengan paru-paru bagi pemakainya.

Sistem reproduksi juga dapat terganggu akibat ganja. Sakit jiwa dan kriminalitas adalah bagian lain yang juga bisa diakibatkan oleh konsumsi ganja.

Oleh sebab itu, jangan sekali-kali GanSis mengikuti jejak Tyson membangun kerajaan ganja. Lagipula, di Indonesia ganja termasuk kategori narkotika golongan 1, yang artinya tidak diperbolehkan untuk pelayanan kesehatan dan hanya boleh dipakai dalam jumlah terbatas untuk keperluan riset serta tentu dengan persetujuan pihak-pihak berwenang.

Lantas mengapa Mike Tyson bisa dengan bebas berbisnis ganja?


@tysonranchofficial

Yup! Maklum saja, Tyson, kan orang Amerika Serikat. Dan perlu GanSis ketahui jika Amerika Serikat merupakan salah satu dari sedikit negara yang melegalkan ganja untuk keperluan medis, bahkan dijadikan sebagai komoditas ekspor yang menghasilkan miliaran dolar AS.

Beberapa negara bagian Amerika Serikat seperti Alaska, California, Colorado, Maine, Massachusetts, Nevada, Oregon, Washington State, Washington DC, dan Vermont melegalkan penjualan ganja. Pada 2018, berdasarkan laporan lembaga riset Grandview, pasar ganja AS bahkan telah mencapai US$ 11,3 miliar, dan diprediksi bakal terus meningkat.

Sementara dikutip dari Forbes berdasarkan laporan lembaga riset ganja di AS, New Frontier Data, pada 2025 pasar ganja AS akan menyentuh US$30 miliar atau sekitar RP 420 triliun.

Regulasi ganja di Amerika Serikat memang ditetapkan oleh masing-masing negara bagian. Ada yang melarang, tetapi juga ada yang mengizinkan pemakaian ganja medis untuk pengobatan. Maka tak ayal jika Tyson bisa melenggang bebas membangun kerajaan ganjanya.

Juga lantaran kerajaan ganja tersebut, Tyson yang memiliki acara podcast hotboxin di YouTube ini, kini telah memiliki kekayaan bersih sekitar £ 2,4 juta atau sekitar Rp 45 miliar.

Mike Tyson benar-benar telah bangkit dan menjadi seorang miliuner dengan kerajaan ganjanya.

Wow!

Dari thread ini, silakan GanSis ambil sebatas pengetahuan emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tien212700 dan 52 lainnya memberi reputasi
Ganja bikin kriminalitas krn ga ada duit buat belinya kali ya

Klo murah entah emoticon-Ngacir emoticon-Ngacir


Klo rokok tembakau mahal pun kyknya bakal meningkatkan angka kriminalitas juga

Org2 kelas menengah kebawah ga bisa bli trus trpaksa deh..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mbak.far dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh 3770372
profile picture
krisna.wibowo
kaskus addict


Klo tujuan rekreasi bs jadi hal negatif kaya alkohol tapi klo tujuan medis mungkin bs jadi pertimbangan
profile picture
capcayster
kaskus geek
ga pernah ane denger juga, orang sampe kriminal buat beli atau konsumsi ganja hahaha...
profile picture
robotomax
aktivis kaskus
Semakin dilarang semakin penasaran wkwkkw
profile picture
PlanetEarth
kaskus addict
sejak kapan ganja bikin kriminalitas ?
itu cerita yang di bikin sama polkis2 dan orang2 begok

negara yang legalin ganja itu rata rata tingkat kriminal nya sangat rendah contoh Belanda dan Kanada

why?
segala kemarahan, keinginan berbuat jahat akan kalah sama ke-damaian ganja

elo coba dulu bre isep 2x aje ...
awalnya mau marah, mau berantem, mau emosi
ilang semua bre jadi damai emoticon-Wakaka
profile picture
3770372 
Retired Do it Yourself Enthusiast
@PlanetEarth kan ane ga blg pas pakai ganja mreka melakukan krininal

Klo dr kalangan krg mampu gmn cara dia beli ganja sedangkan dia ga ada uang?


Pemakai sabu, kokain, bahkan alkohol pun ga ada yg melakukan tindak kriminal (trutama pencurian, perampokan dsj), asal yg melakukan itu org kaya
profile picture
PlanetEarth
kaskus addict
@3770372
trus gimana dengan yang gak ada uang, trus nyolong duit buat beli hp, bahkan beras. apa hp n beras harus dilarang ?

---
putaw n miras itu beda kasus bre.. karena barang itu bikin 'sakaw'... badan akan ngak enak, lemas, gemetaran, bahkan sakit kalo barang itu ngak ada, jadi orang terdorong untuk berbuat apa saja termasuk kriminal demi memenuhi 'sakaw' nya itu...

ganja beda bre, ga ada orang yang 'sakaw' ganja sampe badannya sakit, lemas atau sampai gemetaran. Paling2 hanya jadi kurang kreatif aja (sama seperti kopi).
profile picture
3770372 
Retired Do it Yourself Enthusiast
@PlanetEarth iya juga ya, berarti klo miskin jgn bnyk tingkah emoticon-Big Grin

Klo ganja ga hilang kesadaran?
Tmn ane ngeganja trus tawa2 sndiri, ane yg disebelahnya ga ngapa2in dipukul emoticon-Hammer (S)

Tmn ane ada yg kcanduan kopi, sblh ane dia diem2 bae

Buat ane sih trserah org mau ngapain, asal tau diri lah
profile picture
PlanetEarth
kaskus addict
@3770372 ya kagak bre, nyimeng itu ada 2 efek dari sativa n indica.

pembawaan sih, pokoknya semua jadi sedapp... tergantung org kalo senang, bisa jadi kalem santuy... Bisa over hepi... Bisa makan nasi padang sampe 3 bks juga emoticon-Wakaka

ketawa2 apa salahnya... Agan ajak ngobrol, ane jamin kalo org nyimeng itu jadi sangat polos n friendly, ga akan ada niat busuk kecuali orang itu emang super asshole.

agan dipukulin pasti becanda kan? Ga sampe babak belur kan? emoticon-Leh Uga

Kalo udah OD ganja agan paling tidur pulas, besoknya bangun segar bugar...

Beda kalo OD alkohol besoknya bangun pusing n berat

Kalo OD putaw agan bisa gak bangun lagi emoticon-Leh Uga
profile picture
3770372 
Retired Do it Yourself Enthusiast
@PlanetEarth ane ga trlalu sebel sm efek nya, krn ane ga sering terlibat sm org pas lg konsumsi narkotik

Tp yg ane sebel klo udh kecanduan ga ada duit jd minjem duit atau jual barang..

Buat ane klo masalah makan itu mah beda, semua org selalu butuh makan, tp emng smua org selalu butuh narkotik kimia atau herbal? Ga selalu kan emoticon-Big Grin
profile picture
PlanetEarth
kaskus addict
@3770372 bener...

Dan ganja tidak termasuk narkotik gan,

Ganja masuk ke golongan narkotik itu karena alasan politik di tahun 1961. Agan bisa baca sejarahnya karena ganja mengamcam banyak industri terutama farmasi.

Saat ini dunia udah sangat terbuka, akhirnya udah banyak negara melegalkan ganja, bahkan PBB n WHO sendiri udah menghapus ganja dari narkotika berbahaya kok, masa kita masih jadi katak didalam tempurung.

Alasan kenapa ganja tidak bisa legal:
Bandar Narkoba dan BNN tidak mau hilang sumber duit.

profile picture
capcayster
kaskus geek
@PlanetEarth @3770372 salah, maaf mau koreksi sedikit.. BNN bekerja sesuai undang undang, selama undang undangnya melarang ganja, ya BNN akan menjalankan tugas sesuai perintah hukum yang berlaku.. kalau mau legal, ya usul ke legislatif supaya memperbaharui undang undangnya, atau mungkin bisa gugat ke MK..
Jadi, kalo mau dilegalkan, harus ada studi, dan dorongan dari masyarakat, yakinkan ke masyarakat banyak kalau ganja memang bisa bermanfaat, jadi dibutuhkan sejenis kampanye edukasi ganja.. kalau ada dorongan banyak dari rakyat, DPR pasti akan proses kemauan rakyatnya, wong wakil rakyat kok...
Kalo mau protes ke BNN, tuh masalah rehabilitasi, harusnya pengguna, bandar, kurir tuh dipisah, jangan semua dipenjara.. pengguna harus di rehabilitasi supaya bisa recover dengan cepat, dan bisa berguna lagi untuk bangsa dan negara...
profile picture
PlanetEarth
kaskus addict
@capcayster faktanya kalo ada wacana pelegalan, BNN yang no.1 pasang badan anti pelegalan dengan alasan ini dan itu bukan hanya hukum gan.

Rahasia umum kok, orang2 BNN itu banyak yang justru jualan. Yang paling konyol itu pemusnahan dengan cara dibakar. Kalo benar barang itu yg dibakar, apa kagak teler semua? Sedangkan lo cuma duduk2 di samping temen yg bakar selinting ganja aja udah ikutan senyum2. Trus yg dibakar itu daun apa?

Rahasia umum juga, kalo lo ketangkep, ada 2 pilihan seperti artis2 berduit akan berakhir rehab, sedangkan yg ga punya duit ya masuk bui.

Sangat lucu ketika headline media artis2 di rehab ganja. Semua pengguna ganja tau, itu cuma akal akalan aja kok untuk menghindari penjara. Ganja ngak bikin ketagihan buat apa di rehab?

Ane ngomong gini karena dulunya ane pemakai ganja bre. Ane dulu bisa berbulan2 rutin nyimeng, trus berbulan2 lagi sibuk kerjaan jadi ngak ada waktu ngumpul, no problem kok. Pengen sih iya namanya brg enak, tapi same berbuat hal2 gila demi itu barang sih ngak. Justru ane ga bisa lepas dari kopi, rokok n alkohol.



profile picture
capcayster
kaskus geek
@PlanetEarth hehe jangan gitu.. BNN cuman bisa bertindak di jalur hukum, Badan gak bisa atau tidak punya wewenang bikin Undang Undang alias cuman eksekutor.. kalau dukung pelegalan, emang di jalur politik, bukan hukum, karena mereka cuman bisa menegakkan hukum tapi tidak bisa merubahnya..
Kalau ada orang yang bekerja di BNN yang bernegosiasi dengan hukuman, ya itu cuman oknum.. karna ane gak pernah menyaksikan pembakaran barang bukti ganja, jadi ane gak berani komentar masalah itu.. tapi ane sempet kok baca berita kalo warga pada "giting" pas pemusnahan barang bukti.. ini contohnya
https://megapolitan.kompas.com/read/...almerah.Pusing
https://www.jpnn.com/news/ada-kepula...ng-sempoyongan
rehabilitasi bukan hanya untuk fisik, tapi juga mental.. supaya tidak terjerat hukum lagi, pengguna bisa di rehabilitasi supaya tidak mengandalkan barang yang dilarang untuk memecahkan masalah atau sekedar iseng aja.. itu mindset juga kok gan.. beda cerita dengan fidelis yang waktu itu, menggunakan untuk pengobatan almarhumah istrinya...
kalo masalah duit, bisa pilih hukuman, ya mungkin bener kalo yang menangani kasusnya itu oknum.. tapi, pada dasarnya, ente harus tau juga dasar tuduhannya itu apa, barang buktinya apa, hasil penyidikannya gimana, penulusurannya gimana... ane udah beberapa kali nemenin temen ane yang beda2, berurusan sama polisi sampe cipinang di kasus sejenis.. intinya banyak pertimbangan hukum, ada batas maximal barang bukti sekian gram, nanti tuduhannya, dia dianggap pengguna atau pengedar, trus liat di history chat, atau penulusuran rekening, ada nggak bukti dia kasih ke orang lain atau ngajak orang lain atau jual ke orang lain, trus cek lagi urin nya negatif atau positif, kalau negatif artinya murni jualan atau menadahkan barang kan? trus ada lagi ditelusurin dapetnya dari siapa, dll lah.. intinya kalo kasusnya simple, cuman beli, dan barang bukti sangat sedikit, urin negatif, yaudah dianggap pengguna murni.. tapi kadang kala, rehab penuh, jadi putusan tetep penjara misalnya..
yang harus digaris bawahi, kalo murni pengguna, dan sendirian, bb sedikit sekali, itu akan dianggap korban.. ane juga ada temen yang di lokasikan ke rehabnya BNN..
profile picture
PlanetEarth
kaskus addict
@capcayster
ane ngerti mereka bertindak sesuai undang2...
tapi dikala undang2 yang jelas2 salah itu mau dirubah,
Lihat aja BNN yang pasti langsung kebakaran jenggot bre, ibarat periuk nasinya mau direbut.

padahal seperti agan bilang, mereka cuma eksekutor toh?

https://www.cnbcindonesia.com/news/20201223135307-4-211208/bnn-ganja-banyak-mudarat-dibandingkan-manfaatnya

Dan selanjutnya alurnya udah ketebak... mereka akan giring lagi opini lama bahwa ganja akan menyebabkan IQ turun, ketergantungan, dll yang tidak sudah terbukti tidak benar.

Untuk hukuman, tentang yang agan sebutin itu hanya teori diatas kertas... tetapi kebenaran sesungguhnya di lapangan itu simpel: ada duit, agan bakalan rehab
kalo ngak ada duit agan di bui... kalo agan bilang itu hanya oknum, masa iya oknum dimana mana, atau memang lembaga itu udah korup.

trus bandar narkoba mengapa bisa terus merajalela? apakah menurut agan ratusan intel BNN ngak mampu menangkap mereka, sedangkan rata rata preman di diskotek tau kok caranya beli inex / shabu.
Lebih masuk akal menurut ane mereka udah negosiasi n dapet setoran.
profile picture
krisna.wibowo
kaskus addict
@3770372 @PlanetEarth
Sebenernya lebih ke penyalahgunaan soal ganja atau lainnya yg pny efek samping memabukkan

Nah klo di Indonesia ini dilegalkan kudu mikir dah tuh resiko penyalahgunaan nya
Wong tramadol dan lem aja bs disalah gunakan
profile picture
3770372 
Retired Do it Yourself Enthusiast
@krisna.wibowo masalahnya bkn ada di narkotikanya sih, itu kan sm aja kyk org nyalahgunain sesuatu asal dia yg kena dan ga ngerepotin org lain mnurut ane gpp

Yg jd masalah klo yg menyalahgunakan itu org miskin atau standar2 aja (misal dia kcanduan bisa jd miskin dan melakukan kriminal)

Klo ane lbh sebel sm org miskin yg bnyk mau...

Walau yg kaya ttp kdg kriminal sih ya, jd penggelapan, korupsi dll..

Jd masalahnya mnurut ane krn harga narkotik dan herbal mahal emoticon-Hammer (S)
profile picture
capcayster
kaskus geek
@PlanetEarth hehe BNN boleh dong berpendapat, ya silahkan aja.. tapi suara mereka sama rakyat kan boleh beda.. dan BNN tidak bisa merubah Undang Undang.. kalo secara Undang Undang di sahkan, ya pasti mereka manut sama konstitusi..

teori di atas kertas? ya coba cek aja ke lapangan, ane sih udah beberapa kali bantu ngurusin temen.. kalo kasus Ganja dan emang cenderung ringan, LGN juga bisa bantu mengadvokasi kok..
bandar narkoba merajalela? di negara mana yang nggak ada bandar nya? siapa yang gak tergiur ama duit cepet kaya gitu? hukum atau penegak hukum nya corrupt ya mungkin aja, sekali lagi pelakunya ya oknum, tapi tanpa institusi tersebut, ya dipastikan makin chaos..
Kalo emang mendukung ganja di legalisasi, ya lewat jalur politik, ane rasa udah paling pas ya.. dukung lah, tokoh kaya Dhira Narayana atau temen2 lain dari LGN yang emang memperjuangkan hal2 kaya gitu.. ane pernah ikut aksi nya mereka, ane rasa mereka bisa mewakili beberapa suara rakyat yang mendukung untuk legalisasi... btw, untuk rekreasi, mereka juga tidak terlalu mendukung sih setau ane, tapi untuk hal lain kaya industri medis, industri pakaian, eksport komoditas, dsb jelas mereka mendukung..
profile picture
PlanetEarth
kaskus addict
@capcayster pendapat boleh,
tapi ga bisa ditutupi kok setiap wacana lgn mereka pasti menolak tanpa pertimbangan

https://www.medcom.id/nasional/daerah/ob3BlJmN-buwas-ancam-lingkar-ganja-nusantara-keluar-dari-indonesia

mengada ngada juga, masa sekelas BNN ga punya pengetahuan yang update tentang ganja itu sendiri

https://voi.id/berita/628/menjawab-ketidaktahuan-bnn-soal-manfaat-ganja-untuk-kesehatan

LGN lebih banyak edukasi sih dan ane rasa memang lebih benar daripada cuma bawa wacana yang pada akhirnya akan ditolak lagi.

Pada akhirnya akan legal sendiri kok, PBB, WHO aja udah bilang ganja itu tidak berbahaya... nantinya industri ganja dari negara2 yang udah duluan start juga akan masuk n mendesak kebijakan kita karena pasar kita sangat besar.

-----

Untuk rekreasi, ane yakin LGN juga mendukung, tapi harus step by step kok, kalo langsung dukung untuk rekreasi akan heboh karena masyarakat sendiri masih menganggap ganja itu narkoba yang berbahaya, untuk mabuk mabukan, untuk para kriminal, pintu masuk narkoba, dll...

kalo udah banyak baca, ga mungkin cuma dukung untuk medis. karena secara manfaat untuk rekreasi juga besar... faktanya kan ganja itu aman, mabuknya beda dengan akholol, ga bikin nagih, justru ganja itu solusi paten untuk exit narkoba...

daripada generasi muda rusak oleh putaw, shabu, alkohol, lem aibon, mendingan dikasi ganja yang jauh lebih aman dan bermanfaat.
profile picture
PlanetEarth
kaskus addict
@krisna.wibowo

semua barang bisa di salah gunakan kok, itu hanya akal akalan untuk menolak aja

botol kecap aja bisa digunain sama bokap temen ane untuk pecahin kepala begal kok.

daripada mengkonsumsi tramadol yang fungsinya berbeda
atau ngisap aibon yang jelas2 berbahaya
atau minum obat batuk sebotol biar teler

mendingan nyimeng donk jauh lebih aman emoticon-Angkat Beer
profile picture
orca82
kaskus addict
@PlanetEarth Ane kalo abis ngeskip sebat bawaannya pengen selonjoran.. mager pengen di kamar aja.. kek gitu kok bisa bikin kriminalitas.. Goblok aja yang bikin statment kek gitu..
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 20 dari 68 balasan
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di