CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Vaksin Gotong Royong: Karyawan Gratis, yang Bayar Perusahaan!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6038b1b494e49d56a34b293a/vaksin-gotong-royong-karyawan-gratis-yang-bayar-perusahaan

Vaksin Gotong Royong: Karyawan Gratis, yang Bayar Perusahaan!



Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin telah resmi menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 10 Tahun 2021. Dalam peraturan itu resmi diatur mengenai vaksinasi virus COVID-19 jalur mandiri.

Vaksinasi mandiri ini disebut sebagai vaksinasi gotong royong. Pihak swasta bisa terlibat dalam proses vaksinasi COVID-19.

Namun yang ditekankan dalam aturan ini bahwa karyawan dan keluarga sebagai penerima vaksin diberikan secara gratis atau tidak dipungut biaya.

"Karyawan/karyawati, keluarga dan individu lain terkait dalam keluarga sebagai penerima Vaksin COVID-19
dalam pelayanan Vaksinasi Gotong Royong sebagaimana dimaksud pada ayat (3) tidak dipungut bayaran/gratis," bunyi pasal 3 ayat 5.


Nah untuk biaya vasendiri merupakan tanggung jawab perusahaan. Artinya perusahaan harus bersedia mengeluarkan dana untuk program vaksinasi mandiri dan memberikannya secara gratis kepada karyawan dan keluarganya.

"Pendanaan pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong dibebankan pada badan hukum/badan usaha yang melakukan Vaksinasi Gotong Royong," demikian bunyi pasal 43 ayat 2.

https://finance.detik.com/berita-eko...004.1609585657

Alhamdulillah.. emoticon-Malu (S)


emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gta007 dan 25 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh valkyr1
mana suaranya yg nolak sinovac kemaren
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 2 lainnya memberi reputasi
profile picture
diandraps
kaskus geek
Suaranya sudah mulai tidak terdengar lagi gan
emoticon-Cool
profile picture
Sinovac lebih aman daripada Pfizer
profile picture
_Hell_
kaskus addict
@GarudaMan research drmn gan
profile picture
pustie
kaskus maniac
sekarang kan denda gan kalau menolak unutk divaksin, makanya pada langsung diem wkwkwk
profile picture
Sinovac itu vaksin biasa seperti vaksin-vaksin pada umumnya, pake inactivated virus. Pfizer itu teknologi baru yg pake mRNA. Search aja gan tingkat keamanan dari vaksin biasa dengan vaksin generasi baru mRNA.
profile picture
_Hell_
kaskus addict
@GarudaMan teorinya malah bilang teknologi mRNA lebih aman dan lbh murah karena tidak mengandung elemen infeksius
profile picture
Vaksin mRNA ini masih eksperimental karena menggunakan RNA sintetis yg bisa tidak cocok dengan beberapa orang dan bisa memicu alergi yg parah. Di barat sendiri udah banyak orang meninggal karena menerima vaksin Pfizer. Kalo dari segi efektifitas, Pfizer emang diklaim lebih ampuh daripada vaksin biasa. Tapi dari segi keamanan masih rentan karena teknologi ini terbilang baru dan belum teruji untuk banyak orang. Untuk penerima vaksin Pfizer pun diseleksi lebih ketat daripada vaksin biasa karena RNA sintetis ini berbahaya bagi orang-orang yg tidak cocok atau alergi.

Sumber:

(New York Post, berdiri sejak 1801, bukan media abal-abal)
https://nypost.com/2021/01/15/23-die-in-norway-after-receiving-pfizer-covid-19-vaccine/

(MSN, berdiri sejak 1995, media milik Microsoft, bukan media abal-abal)
https://www.msn.com/en-sg/news/world/six-died-in-pfizer-late-stage-covid-19-vaccine-trial/ar-BB1bNrEf?pfr=1

(MSN, berdiri sejak 1995, media milik Microsoft, bukan media abal-abal)
https://www.msn.com/en-us/health/medical/miami-doctor-dies-within-weeks-of-receiving-pfizer-covid-19-vaccine/ar-BB1cx6DA

(New York Times, berdiri sejak 1851, bukan media abal-abal)
https://www.nytimes.com/2021/01/12/health/covid-vaccine-death.html

(ScienceMag, berdiri sejak 1880, dikelola oleh American Association for the Advancement of Science, bukan media abal-abal)
https://www.sciencemag.org/news/2020/12/suspicions-grow-nanoparticles-pfizer-s-covid-19-vaccine-trigger-rare-allergic-reactions

profile picture
Lalu dari segi penyimpanan pun vaksin Pfizer harus memenuhi standar yg lebih rumit dan hanya bisa bertahan selama 35 hari dalam lemari es. Sementara vaksin Sinovac bisa bertahan selama 3 tahun dalam lemari es.

Jadi dari segi pengelolaan pun vaksin Sinovac lebih mudah sehingga lebih aman. Sementara vaksin Pfizer kalo kurang hati-hati, bisa berbahaya, karena lebih mudah rusak dan lebih cepat kedaluwarsa.

Sumber:

(Website Resmi Pfizer)
https://www.pfizer.com/news/hot-topics/covid_19_vaccine_u_s_distribution_fact_sheet

(Kompas, media berita terbesar di Indonesia + Narasumber dari Bio Farma)
https://www.kompas.com/sains/read/2020/12/16/183000323/8-fakta-soal-vaksin-covid-19-sinovac-isi-vaksin-hingga-masa-kedaluwarsa?page=all
profile picture
mashogo
kaskuser
@GarudaMan ya bener gan, yg ane denger juga gitu, jadi pfizer ini istilahnya 'high gain, high risk', lebih ampuh membunuh virus, tapi juga berbahaya bagi sebagian orang yg ga cocok, sementara sinovac itu 'low gain, low risk', secara efektifitas tidak seampuh pfizer, tapi secara efek samping lebih ringan
profile picture
@GarudaMan apakah ada efek jangka panjang . Justru ini yang menjadi kekhawatiran orang awam seperti saya.
profile picture
@ariesagarabz

Vaksin Sinovac atau vaksin-vaksin pada umumnya itu kan isinya adalah virus yg sudah dilemahkan dalam dosis yg sangat sedikit, fungsinya untuk melatih imun tubuh dalam menghadapi virus tersebut.

Jadi efek sampingnya itu jangka pendek, bisa dirasakan langsung setelah penyuntikan atau beberapa hari setelahnya, karena itu adalah reaksi dari imun tubuh.

Setelah reaksi dari imun tubuh selesai, artinya si vaksin atau si virus yg lemah itu sudah berhasil dibunuh oleh imun tubuh jadi tidak tersisa lagi vaksin itu dalam tubuh kita. Tubuh kembali normal seperti semula, hanya saja imun tubuh kita sudah lebih cerdas.

Sementara vaksin Pfizer yg berbasis mRNA ini metodenya adalah menggunakan RNA sintetis untuk memanipulasi cara kerja sel-sel imun tubuh secara langsung. Belum jelas sampai kapan RNA sintetis ini akan bertahan dalam tubuh dan apa efek jangka panjangnya jika RNA sintetis ini terus ada dalam tubuh.

Walau vaksin mRNA ini sebetulnya sudah ada cukup lama, tapi baru diedarkan untuk umum baru-baru ini. Jadi kita belum tahu efek jangka panjangnya seperti apa.

Sementara vaksin yg konvensional itu sudah teruji selama ratusan tahun sejak tahun 1800an hingga sekarang. Setiap tahun anak-anak SD dan calon jemaah umroh/haji pun pasti disuntik vaksin jenis ini. Efeknya justru populasi manusia semakin banyak, orang semakin sehat, dan rata-rata orang sekarang hidup lebih lama dibanding 100 tahun yg lalu.
profile picture
@GarudaMan Jujur gan, ente seharusnya jadi Juru Bicara Satgas Covid karena penjelasan ente lebih mudah dipahami dibanding penjelasan pemerintah.
profile picture
foga
kaskuser
@GarudaMan @masterphotoshop nah setuju bgt.. gw tau pemerintah sekarang itu sebenernya ada niat baik, tapi strategi komunikasinya itu loh yg kurang baik..
profile picture
gomodo
kaskuser
@foga Pemerintah sekarang terlalu banyak miskomunikasi.
profile picture
senbabo
kaskuser
@GarudaMan Nah bener gan, Sinovac emang lebih aman. Pfizer bagus utk di masa depan, tapi terlalu dini utk saat ini. Masih butuh penyempurnaan lagi.
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 15 dari 15 balasan
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di