CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sejumlah Wilayah Jakarta Masih Banjir, Gimana Nih Pak Anies?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60305e7652f45f0ebe5aa9cf/sejumlah-wilayah-jakarta-masih-banjir-gimana-nih-pak-anies

Sejumlah Wilayah Jakarta Masih Banjir, Gimana Nih Pak Anies?


Anies saat menjadi cagub meninjau banjir Cipinang 2017

Sejumlah Wilayah Jakarta Masih Banjir, Gimana Nih Pak Anies?

GenPI.co - Sejumlah wilayah bantaran kali di DKI Jakarta masih terendam banjir akibat hujan yang terus mengguyur selama beberapa hari terakhir.

Anggota Komisi D DPRD DKI Yuke Yurike pun meminta Pemprov DKI Jakarta untuk segera lanjutkan program normalisasi.

Menurutnya, curah hujan beberapa hari terakhir di Jakarta tidak sebesar tahun lalu yang mencapai sekitar 377mm2, apalagi drainase saat itu masih jauh berantakan.

Untuk itu, kata Yuke, wajar pada musim hujan kali ini daerah rawan banjir masih banyak terdapat di sekitar bantaran kali akibat hujan yang bersamaan dari hulu Bogor, hingga hilir laut utara Jakarta.

"Banjir kali ini lebih banyak di daerah bantaran kali. Pemprov DKI Jakarta harus segera lanjutkan normalisasi," kata Yuke saat dihubungi, Rabu (17/2).


Gubernur penerima ratusan penghargaan tengah mengambil lumpur

Ketua DPC PDI Perjuangan Jakarta Selatan itu berharap Pemprov DKI Jakarta segera menggunakan dana Pinjaman Ekonomi Nasional (PEN) yang didapat dari pemerintah pusat pada 2021 ini untuk melanjutkan program normalisasi.

Sebab, Yuke menjelaskan, daerah rawan banjir akibat hujan beberapa waktu lalu kerap terjadi di wilayah yang belum tersentuh normalisasi.

"Dari peta udara, wilayah yang sudah tersentuh normalisasi sudah tidak banjir," ujarnya.

Selain itu, Yuke juga mengkritik program naturalisasi yang digaungkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sejak dilantik pada 2017 lalu, yang hingga saat ini belum terealisasi.

Menurut Yuke, Anies hanya menjual kata-kata manis yang enak didengar dalam konsep saja.

Padahal, masyarakat tidak peduli dengan istilah apa yang dipakai, asalkan wilayah mereka tidak kebanjiran.

"Yang sudah jelas terbukti menahan banjir kan normalisasi, jadi apapun yang baik teruskan saja, warga sudah paham sekarang mana yang terasa," pungkasnya.

Lebih lanjut Yuke mengatakan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat juga telah mengakui bahwa normalisasi merupakan solusi mengatasi banjir di bantaran kali.



Bahkan, mereka siap melanjutkannya asal Pemprov DKI Jakarta segera membebaskan lahannya.

"Dalam Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta juga memberi rekomendasi bahwa normalisasi harus dilanjutkan," tegasnya. (dil/jpnn)
sumber

******
Cerewet!
emoticon-Mad
Dasar buzzerp!
Ada siang, ada malam. Ada panas, ada dingin. Masa ada kemarau gak boleh ada banjir? Gak adil itu namanya.
Kalau mau bandingin banjir seperti di Cipinang, bandingin dong sama tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2019 berapa? 250 centimeter. Tahun 2020? 300 centimeter. Sekarang kan cuma 150 centimeter. Masih kelihatan kepala. Coba, tahun 2019-2020 siapa Gubernurnya? Bandingin sama Gubernur yang sekarang. Itu baru adil.

Jakarta tuh permukaan tanahnya lebih rendah dari permukaan laut. Sunatullah kalau air mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah.
Jakarta banjir? Itu akibat luapan air dari kota luar Jakarta.
Banjirnya dekat dengan daerah sungai? Ya wajar. Sungai kan tempat mengalirnya air. Wajar air numpang lewat.
Tapi menggenangi banyak wilayah? Ah, itu cuma silaturahmi aja koq. Gak lama. Paling 6 jam.
6 jam belum surut? Lha, namanya bertamu, kali aja airnya masih betah.
Dikampung sana, masih aja banjir. Padahal udah ada nama tanggul pakai nama gubernur lho. Ah, itu udah biasa. Gak masalah kata warga situ, biasa tidur di pasar koq.
Terus di dekat pasar kambing banjirnya tinggi. Udah biasa, langganan. Nanti juga surut sendiri.
Tapi ini gak ada kiriman air dari kota luar Jakarta lho. Ya itu karena curah hujan tinggi. Coba kalau cuma gerimis, pasti gak banjir.

Katanya PPSU bekerja maksimal, koq banyak wilayah yang jauh dari sungai ikutan banjir dari selokan-selokan besar? Ya itu karena selokannya kurang besar, gak cukup menampung curahan air dari rumah-rumah penduduk. Makanya tiap rumah bikin lobang diameter 1 meter dengan kedalaman 20 meter. Pasti airnya masuk kedalam tanah.
Gak perlu normalisasi sungai? Oh, gak perlu. Naturalisasi akan tetap berjalan. Sekarang tinggal nunggu kiriman monyet-monyet buat nempatin pohon-pohon di pinggir kali, sama buaya-buaya agar sungai kembali seperti dulu, habitatnya lengkap. Onta gak? Gak lah. Kadal gurun aja gak dipakai koq.

Lho, katanya dulu punya rahasia buat nanganin banjir. Lha, yang namanya rahasia ya tetap rahasia. Itulah yang disebut memegang teguh amanah.
Pokoknya gini, banjir bisa terjadi karena hujan. Kalau gak hujan, pasti gak banjir.

Udah? Masih mau nanya lagi?
Tiap pertanyaan pasti punya jawaban. Solusi itu gak penting. Yang penting bisa jawab.
Ingat, ada siang, pasti ada malam. Ada pertanyaan, pasti ada jawaban. Perihal jawabannya sekenanya, ya bebas lah.
Pokoknya ingat, siapapun yang nanya soal banjir, pasti buzzerp.

------

emoticon-Tai




Banjir di RW 04 Cipinang Melayu Capai 3 Meter Pagi Ini
Cuma 300 centimeter




profile-picture
profile-picture
profile-picture
voorvendetta dan 35 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh i.am.legend.
Sabar2,2022 nda lama lagi

Pasti #dkigantigubernuremoticon-Angkat Beer

profile-picture
profile-picture
profile-picture
ATR42 dan 5 lainnya memberi reputasi
profile picture
hard_gay
kaskus maniac
Jadiin 2 periode aja. Tanggung, ancur ya ancur skalian
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 1 dari 1 balasan
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di