CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Buntut Gadis Dayak Dibunuh Pemuda Madura, Orang-Orang Madura di Kutai Barat Terancam
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60213a040bbc0d423539a40f/buntut-gadis-dayak-dibunuh-pemuda-madura-orang-orang-madura-di-kutai-barat-terancam

Buntut Gadis Dayak Dibunuh Pemuda Madura, Orang-Orang Madura di Kutai Barat Terancam

MM (21 tahun), pemuda Madura membunuh gadis Dayak, Medelin Sumual (kanan). (Facebook)
News

Kasus pembunuhan sadis yang dilakukan oleh MM (21 tahun), seorang pemuda asal Madura terhadap Medelin Sumual (20 tahun), gadis Dayak di Kelurahan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur pada Senin (1/2/2021) berbuntut panjang.

Masyarakat adat Suku Dayak di Kutai Barat dibuat murka oleh perbuatan MM. Apalagi, pemuda Madura itu membunuh Medelin karena Medelin menolak berhubungan badan. Mirisnya lagi, perempuan yang akrab disapa Tasya itu dibunuh dalam keadaan hamil muda.

Buntutnya, kasus ini ikut berdampak pada orang-orang Madura yang berada di Kutai Barat. Mereka terancam diusir dari Kutai Barat jika MM tidak dapat membayar sanksi adat yang dijatuhkan oleh Lembaga Adat Besar Kabupaten Kutai Barat.

Sanksi tersebut berupa denda sebanyak 4.120 antang atau guci, yang nilainya setara Rp1.648.000.000 (Rp1,6 miliar), dengan rincian, satu guci bernilai Rp400 ribu.

Tidak hanya itu, MM juga diharuskan membayar biaya prosesi Parap Mapui hingga Kenyau Kwangkai atau adat kematian Suku Dayak Benuaq mulai tingkat 1 sampai tingkat selanjutnya, yang nilainya mencapai Rp250 juta.

Sehingga, secara keseluruhan, total denda adat yang harus dibayarkan oleh MM adalah Rp1.898.000.000.

Keputusan itu berdasarkan hasil sidang adat di Lamin atau Rumah Adat Dayak Benuaq, Taman Budaya Sendawar pada Kamis, 4 Februari 2021.

"Kami memberi waktu enam bulan terhitung sejak hari ini untuk menyelesaikannya,” kata Manar Dimansyah Gamas, Kepala Lembaga Adat Besar Kutai Barat.

Jika dalam kurun waktu enam bulan MM tidak bisa membayar sanksi adat tersebut, maka seluruh warga asal Madura yang ada di Kutai Barat diminta angkat kaki.


Menyadari panasnya situasi yang membuntuti kasus pembunuhan ini, Kapolres Kutai Barat AKBP Irwan Yuli Prasetyo, langsung meminta masyarakat untuk menahan diri atas kasus pembunuhan ini.

"Kami mohon semua pihak bisa menahan diri. Ini murni kriminal," katanya, Selasa (2/2/2021).

Diterangkan Irwan, MM membunuh Medelin karena kecewa keinginannya untuk menyetubuhi gadis itu tidak dituruti.

Mulanya, Medelin hendak meminjam uang Rp2 juta pada MM pada tanggal 17 Januari 2021.

"Namun ada keinginan dari pihak pelaku untuk menyetubuhi korban. Pada saat itu korban menolak, sehingga pelaku merasa kecewa dan sakit hati," katanya.

Seiring berjalannya waktu, tepatnya pada tanggal 1 Februari 2021, MM kemudian menawarkan pinjaman Rp600 ribu kepada Medelin, alih-alih Rp2 juta.

Karena sangat membutuhkan uang, Medelin pun tergiur dengan tawaran itu.

Saat akan mengambil uang pinjaman Rp600 ribu itu, Medelin dijemput oleh MM di salah satu sekolah di kawasan Busur, Kelurahan Barong Tongkok. Madelin lantas dibawa ke kontrakan MM.

Sesampainya di rumah MM, ternyata uang Rp600 ribu itu tidak ada. MM sengaja mengelabui Medelin, karena niatnya sebenarnya adalah menyetubuhi gadis berkulit kuning langsat itu. Namun, Medelin kembali menolak ajakan MM dan itu membuat MM marah.

"Karena ditolak, pelaku mengambil pisau. Pelaku sudah berencana melakukan penganiayaan maupun pembunuhan terhadap korban. Itu jadi pemicu. Pada saat pelaku mengambil pisau, pelaku melakukan pengancaman. Di situ terjadi pergulatan,

Medelin sempat merebut pisau yang dipegang oleh MM, dan menusuk kaki MM untuk membuatnya menjauh. Namun, hal itu membuat MM semakin kalap.

"Si pelaku menjadi lebih kalap lagi, lalu merenggut pisau dari korban dan langsung ditusukkan ke leher korban," terang Irwan.

MM dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, subsider Pasal 338 dan Pasal 351 ayat 3.

"Ancaman hukuman maksimal dengan hukuman mati atau seumur hidup,” pungkas Irwan.

https://www.indozone.id/news/5jsgXJR...barat-terancam
profile-picture
profile-picture
profile-picture
indra.69 dan 56 lainnya memberi reputasi
Kyk ny dr dulu y, 2 suku ni berantem 🙁
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 4 lainnya memberi reputasi
profile picture
Zedcool
kaskus maniac


Tidak ada asap tanpa api...
profile picture
Dan selalu suku M itu yg memulai
profile picture
zavoyan
kaskus maniac
Gara gara program transmigrasi emoticon-Leh Uga
profile picture
pohonrindang01
kaskus addict
@zavoyan kalo gara gara transmigrasi yang lain malah adem ayem,gak kayak gitu
profile picture
casper777
kaskus addict
@Zedcool bener gan, jangankan orang dayak, kita aja kalau ga disentuh juga bakalan diem aja. tp klo udah ada yang berani bikin masalah hajar dah
profile picture
hard_gay
kaskus maniac
Padahal dlu ane ke kalimantan 3 bulanan aman2 aja, ga ada orang sana yg rusuh. Pada baek2 malah
Sempet mo makan rica2 krn kliatan enak, dimarahin sama doi "ini haram. Kamu ga boleh makan"
profile picture
pohonrindang01
kaskus addict
Ane malah hampir 2 Tahun disana,walaupun sekarang sdh beda pulau komunikasi tetap terjalin dengan baik
profile picture
cintasenja
kaskus addict
Ane bertemen ama orang dayak pada baik-baik gan. Mereka di luar kalimantan juga adem aja romannya.
profile picture
@cintasenja iya betul gan.
Teman gw org dayak ramah banget,,walaupun bagi gw dia terbilang aneh (mungkin krna terbiasa hidup dihutan bahkan gk pernah sikat gigi,apa aja dimakan smpe kelabang pn dimakan katanya sperti udang rasanya) tapi dia enak banget dijadikan teman,suka menghibur orang lain.dibecandain sama teman pn dia gk marah asal jgn keterlaluan
profile picture
printeer
kaskus addict
@tokoalshop @cintasenja ga ada asap kalo ga ada api.
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 10 dari 10 balasan
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di