CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Anies Monitor Jenazah Pasien COVID di ICU RSUD Cengkareng: Ini Bukan Fiksi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/600dba7d5cf6c42e832a6a5b/anies-monitor-jenazah-pasien-covid-di-icu-rsud-cengkareng-ini-bukan-fiksi

Anies Monitor Jenazah Pasien COVID di ICU RSUD Cengkareng: Ini Bukan Fiksi

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memonitori jenazah salah satu pasien COVID-19 di ruang ICU RSUD Cengkareng. Anies menyaksikan jasad tersebut ditutup kain putih dari sebuah layar monitor di ruang kontrol rumah sakit.
"Siang itu, menjelang pukul 14, di RSUD Cengkareng, berdiri di depan layar tv, di ruang kontrol yang memonitor setiap pasien ICU, kami menyaksikan dari dekat," tulis Anies Baswedan di akun Facebooknya, Minggu (24/1/2021).

Kemudian, Anies Baswedan menemui keluarga pasien yang baru saja menghembuskan nafas terakhirnya itu. Anies menyebut keluarga pasien berduka teramat dalam.

"Sesuatu yang tak pernah mereka bayangkan akan terjadi secepat itu. Kebersamaan dan gelak tawa berpuluh tahun keluarga itu, kini tersimpan menjadi kenangan," tulis Anies Baswedan.

Menjelang Magrib, jenazah itu tiba di pemakaman dan dikuburkan. Anies Baswedan tidak memberikan keterangan di mana jenazah itu dimakamkan.

Anies mewanti-wanti akan bahaya COVID-19. Peristiwa serupa, bisa terjadi kepada siapa saja.

"Ini bukan fiksi dan bukan sekadar angka statistik. Ini akhir dari sebuah perjalanan anak manusia yang diterpa wabah: bermula dari tertular COVID-19 dan berujung pada kematian," jelas Anies.

Menurut Anies penularan paling rentan adalah klaster keluarga. Bila 1 anggota keluarga terpapar, maka anggota keluarga lainnya berisiko tinggi terinfeksi.

"Fakta saat ini, paling banyak yang terpapar adalah usia muda, tapi paling banyak meninggal adalah usia tua. Janganlah jadi penular. Ikut lah mencegah penularan," imbau Anies.

Anies mengimbau warganya untuk mengurangi kegiatan di luar rumah. Selain itu, ia meminta warga untuk mentaati protokol kesehatan.

"Pakai masker itu tidak nyaman, tapi ingatlah, terkena COVID-19 itu jauh lebih tidak nyaman.," terang Anies.

"Sekali lagi, virus itu bukan fiksi. Ini semua adalah nyata. Lindungi diri, lindungi keluarga, lindungi semua," tutupnya.

https://mobile.


https://news.detik.com/berita/d-5346...from=wpm_nhl_5

Kali ini ane serius mau nanya nies....

Manfaat anda memonitoring jenasah itu apa....

Kalau hanya ingin mengatakan bahwa kematian covid19 itu ada dan bukan fiksi,ane rasa ente menganggap masyarakat bodoh semua.
Hingga tidak tau ada banyak kematian akibat covid19.

Berita2 setiap daerah selalu mengabarkan jumlah positip covid19 dan terkadang jumlah kematian akibat covid19.

Innalilahi nies...ente benar2 melampui batas rasa kemanusiaan dan moral.
Anda sedang berpolitik kembali dengan jenasah.

emoticon-No Hope

profile-picture
profile-picture
profile-picture
akunkubaik dan 28 lainnya memberi reputasi
Kaskuser dimari pada cebong smua emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak

Jelas2 itu cara yang smart dari seorang pemimpin untuk mengedukasi masyarakat, supaya mematuhi protokol kesehatan, supaya masyarakat lebih takut untuk berkerumun sehingga menghindari kematian seperti jenazah tertutup kain tersebut.

Nalar cebong mah pada gk nyampe,persis junjungannya

Ai don rit wat ai sain emoticon-Wkwkwkemoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ekaputra19 dan 6 lainnya memberi reputasi
profile picture
ortillo.reborn
kaskus addict
Klo diawal2 okelah itu sebagai edukasi..
Tapi kan ini udah berlangsung cukup lama n pers udah sangat lama berperan sebagai fear monger..
Tapi mengingat perilaku n kebijakan wan Abud terkait HRS.. Sangat lucu Klo dia bawa2 orang lain sebagai contoh penerapan protokol kesehatan..
profile picture
khafidz99
kaskus geek
Jilat terossss
Mengedukasi masyarakat utk patuh prokes

Memuat data ...
Menampilkan 1 - 2 dari 2 balasan
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di