CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Indonesia Menuju Makmur,Perusahaan Indonesia Masuk Rantai Produksi Tesla,Ada 2 Emiten
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6008318c5cf6c43a42527507/indonesia-menuju-makmurperusahaan-indonesia-masuk-rantai-produksi-teslaada-2-emiten

Indonesia Menuju Makmur,Perusahaan Indonesia Masuk Rantai Produksi Tesla,Ada 2 Emiten



20 Jan 2021, 11:29 WIB - Oleh: Rika Anggraeni

   

JojonFoto udara pabrik pengolahan nikel milik PT Aneka Tambang Tbk. di Kecamatan Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara, Senin (24/8/2020). ANTARA FOTO

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia bukan nama asing bagi Tesla Inc. Berdasarkan laporan daftar smelter dan refiner (Smelter and Refiner List) sedikitnya ada tujuh perusahaan asal negara ini yang masuk dalam rantai produksi Tesla, dua di antaranya adalah PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) dan PT Timah Tbk. (TINS).

Sementara itu akhir tahun lalu, pemerintah mengatakan Tesla akan berkujung ke Tanah Air. Tesla tertarik datang ke Indonesia setelah CEO Tesla, Elon Musk berbincang dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada akhir tahun lalu. Dalam pembicaraan itu Kepala Negara menjabarkan potensi kendaraan listrik di Indonesia. 

Seperti diberitakan, perusahaan otomotif yang berbasis di Palo Alto, California, Amerika Serikat itu membutuhkan lebih banyak nikel untuk mendukung produksi baterai. Hasil tambang tersebut sangat dibutuhkan industri baterai kendaraan listrik karena kontribusinya mencapai 40 persen dari harga kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB).

Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia. Negara ini juga memiliki ambisi besar memiliki industri kendaraan listrik dari hulu ke hilir.

Selain ajakan investasi KBLBB, Presiden Joko Widodo juga menawarkan Indonesia sebagai lokasi bantalan peluncuran atau launching pad untuk Space X, perusahaan antariksa milik Elon Musk.

Tidak lama setelah pembicaraan tersebut, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasastima mengatakan Tesla akan mengirim tim pada Januari 2021. 

“Tesla akan mengirim timnya awal Januari 2021 ke Indonesia. Kami akan berupaya sedemikian rupa agar Tesla bisa melakukan investasinya di Indonesia,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam Konferensi Pers Akhir 2020, Senin (28/12/2020).

Adapun di antara perusahaan yang masuk dalam rantai produksi Tesla, dua di antaranya tercatat di Bursa Efek Indonesia alias perusahaan terbuka yang sahamnya juga dimiliki publik. 

Menurut daftar smelter dan refiner, Indonesia memasok empat mineral untuk Tesla, yakni emas, timah, tantalum, dan tungsten. Namun berdasarkan daftar perusahaan hanya tujuh yang dapat diidentifikasikan berbadan hukum di Indonesia, 

Berikut daftar perusahaan tersebut:

A. Emas
• PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. (ANTM)

B. Timah
• PT Artha Cipta Langgeng
• PT ATD Makmur Mandiri Jaya
• PT Menara Cipta Mulia
• PT Mitra Stania Prima
• PT Refined Bangka Tin
• PT Timah Tbk. (TINS)


 
https://www.google.com/amp/s/m.bisni...a-ada-2-emiten
    
Bakal kaya indonesia bray hasil nikel dan freeport yakni bpjs gratis, subsidi 100%, MRT LRT Rusun Gratis, pendapatan perkapita ribuan dollar emoticon-Embarrassment

emoticon-Ultah











economyRabu 20 Januari 2021 18:14 WIBWih, Ada 'Harta Kartun' di Lumpur LapindoJurnalis - Oktiani Endarwati

JAKARTA - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan sembilan lokasi survei dan penyelidikan terkait potensi mineral di Indonesia.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Eko Budi Lelono mengatakan, kesembilan lokasi tersebut berada di berbagai wilayah Indonesia mulai dari Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah, hingga Maluku Utara.


Setidaknya ada 9 lokasi survei dan penyelidikan dengan berbagai macam mineral baik logam dan non logam yang kami inventarisasi potensinya," ujarnya dalam konferensi pers Capaian Kinerja 2020 dan Rencana Kerja 2021 secara virtual, Rabu (20/1/2021).

Baca Juga: Kejar Terus Utang Lapindo! Kemenkeu Tolak Aset, Maunya Uang Tunai 

Dia melanjutkan, pihaknya melakukan kajian dan evaluasi karakteristik seperti evaluasi karakteristik nikel-kobal dalam endapan laterit nikel kadar rendah. Kemudian evaluasi potensi mineral ikutan kaitannya dengan endapan bauksit laterit, evaluasi zirkon di Indonesia, dan evaluasi mineral ekonomis pada kandungan lumpur Sidoarjo.

"Dari survei ini kami mengeluarkan 5 rekomendasi keprospekan untuk mineral logam dan 5 rekomendasi dari mineral bukan logam," jelasnya.

Eko mengungkapkan terdapat potensi kandungan logam tanah jarang di lumpur Lapindo Sidoarjo. Logam tanah jarang merupakan salah satu mineral yang menjadi perhatian karena dibutuhkan dalam pengembangan kendaraan listrik.

"Di tahun 2020, kami juga melakukan evaluasi wilayah keprospekan untuk daerah ex PT Freeport Indonesia. Sedangkan sisanya dari usulan daerah dan kegiatan PSDMBP," ungkapnya,


emoticon-Hansip
Basmi kadrun bray, syaratnya makmur okey..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tepsuzot dan 5 lainnya memberi reputasi
Makmur? Masih jauh sepertinya. Kalo bisa produksi sendiri, baru ada kemungkinan makmur. Ini bahan baku sudah punya sendiri, tapi kok masih aja mau ngekor buatin untuk orang lain
profile-picture
profile-picture
lala.18 dan renofizaldy memberi reputasi
profile picture
raisa06061990
kaskus addict
Sebenernya bisa , asal.beneran punya niat dan usaha..

Cina dulu juga buatin hp buat nokia dan iphone sebelum bisa buat xiaomi , vivo , oppo dan huawei , yang penting ngerti ilmunya dulu baru pelan pelan di kembangin..
profile picture
@raisa06061990 Itu yg kagak ada bre. Dari jaman kapan negara ini di jadikan pabrik pembuatan mobil? Gak ada satupun hasil nya. Karena yg di atas sono udah pada seneng dengan duit bawah meja nya. Kagak ada yg mau mikirin negara ini mau maju. Yg penting udah kenyang sendiri, rombongan dan keluarga nya emoticon-Big Grin
profile picture
raisa06061990
kaskus addict
@Xevu.Pots otomotif kayaknya astra udah buat cuman mesin emang masih import , avanza udah sampek malaysia , kalau untuk untuk merek indonesia itu berat , karena teknologi kunci seperti mesin itu gak pernah dikasih untuk.dikerjakan disini , lain dengan motor listrik (dinamo) yang lebih sederhana , yang berat justru teknologi baterainya , dan akan di kembangkan disini ,mobil listrik itu lebih sederhana dari pada mesin bbm.
profile picture
goal481
kaskus addict
Kepikiran sih kayak gini sda kita kayaknya cukup mumpuni bahkan terbaik untuk dikembangi, mungkin sebabnya kita memperbanyak kerja sama antar teknologi negara luar yang terbaik dalam teknologi sampai tahap produksi dengan lisensi perusahaan pengembang luar negeri barulah mungkin bisa memproduksi sendiri dengan lisensi sendiri
profile picture
raisa06061990
kaskus addict
@goal481 udah pernah itu di pesawat , ptdi dengan perusahaan eropa mana itu kan buat , hasilnya pesawat cn 235 , juga pt pindad juga buat ss juga lisensi dari perusahaan eropa , kalau menurutku , jalan paling baik ya perbaiki mutu pendidikan , perguruan tinggi di indonesia itu ancur banget kualitasnya , terutama bidang matematika dan ilmu ilmu alam yang penting banget bisa nyiptain teknologi.
profile picture
@raisa06061990 Yg dibuat astra itu yah toyota. Namanya buat itu rancang sendiri, bangung sendiri. Soal mesin jiplak2 aja dulu. (Itu kalo niat belajar)

Orang Indonesia gw yakin banyak banget yg pinter bahkan jenius, cuma yah itu tadi. "Pengurus" negara nya kagak ngurusin yg begituan 😆
profile picture
@goal481 @raisa06061990 Setuju, kuncinya di pendidikan
profile picture
raisa06061990
kaskus addict
@Xevu.Pots bukan cuman asal jiplak , harus mikirin juga cuan , bisnis klo gak cuan ngapain bisnis , jiplak kalau gak.ngerti.teknologinya cuman bisa ngasilin produk murahan kalaupun buat yang kualitasnya sama harganya lebih mahal , jangan bandingin cina mereka penduduknya 1 miliar mudah menciptakan nilai keekonomian dari.segi kuantitas ,bukan sekedar mau gak mau , tapi ilmu ada gak ? Mampu dulu gak ? Indonesia sudah pernah buat mobil timor tapi gak bertahan karena gak bisa survive karena sebenernya di lindungi.oleh negara pada gak masuk secara ekonomi murni , proton juga begitu di malaysia , hanya laku di dalam negeri karena di lindungi oleh negara padahal mesin dari hyundai mereknya doang malaysia , tapi teknologi bukan buatan malaysia , beda dengan mobil.listrik yang lebih.murah dan.sederhana teknologinya dan bahan baku utamanya ada disini , dan udah ada yang buat meski masih motor listrik.

profile picture
renofizaldy
kaskus addict
Betul ente gan, kita msh jauh dari Makmur beneran
profile picture
jerrystreamer1
kaskus addict
@Xevu.Pots @raisa06061990 makanya mafia migas dan otomotif dimari sebenarnya gak ridho / rela dimari bikin mobil listrik, maunya mobil bbm mulu, padahal apbn sudah berdarah2 buat impor bbm, untungnya yang dimari sudah sadar dan segera beralih ke mobil listrik
profile picture
fat279
kaskus holic
Pemikiran yg diulang-ulang: "sudah punya bahan kenapa masih butuh orang lain buat ngolah". Situ punya duit tapi kenapa masih butuh jasa bank buat nyimpen?
profile picture
dwiatmaja
kaskus geek
semua ada proses nya bray
jangan kyk roro jonggrang yang pgn 1000 candi semalaman

duluu kita ekspor bahan mentah
sekarang bahannya sudah mulai di olah

bisa jadi kedepannya akan kita buat jadi baterai sendiri
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 12 dari 12 balasan
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di