CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Harus Tahu! Ini yang Akan Terjadi Jika Setuju dengan Kebijakan WhatsApp yang Baru
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60076e9128c99162fd575170/harus-tahu-ini-yang-akan-terjadi-jika-setuju-dengan-kebijakan-whatsapp-yang-baru

Harus Tahu! Ini yang Akan Terjadi Jika Setuju dengan Kebijakan WhatsApp yang Baru

WhatsApp membut geger media sosial. Kebijakan barunya tentang data pengguna yang bakal disharing dengan Facebook membuat isu tentang privasi mencuat. Akibatnya banyak pengguna mencoba beralih pada aplikasi perpesanan alternatif yang dipandang lebih aman dari segi privasi misalnya Telegram ataupun Signal.


Ilustrasi Pengguna Media Sosial (Sumber: Cnbcindonesia.com)


WhatsApp pada awal Januari sebelumnya mengumumkan tentang sharing data dengan Facebook, khususnya untuk yang menggunakan feature bisnis, menawarkan integrasi yang lebih dalam berkaitan dengan produk-produk mereka.  Pengguna harus menyetujui kebijakan baru ini, jika tidak per 8 Februari 2021akunnya bisa ditangguhkan atau tidak bisa digunakan.


Data yang Dilinkkan Beberapa Media Sosial (Sumber: gadgets-africa.com)


Setelah menimbulkan kehebohan, pihak WhatsApp pun mengklarifikasi bahwa perubahan kebijakan itu hanya berlaku untuk yang menggunakan feature bisnis. Sedangkan diluar feautre bisnis tidak ada perubahan apapun. 


Jumlah Pengguna Aplikasi Perpesanan per Oktober 2020 (Sumber: kontan.co.id)


Pihak WhatsApp menyatakan pengguna dengan feature bisnis dengan kebijakan baru tersebut bisa menggunakan hosting Facebook untuk menyimpan chat mereka. Artinya percakapan pengguna dengan feature bisnis bisa disimpan dalam server Facebook. Selanjutnya pengguna bisa memilih apakah mereka akan berinteraksi dengan akun bisnis atau tidak.

Lalu bagaimana nasibnya pengguna yang setuju kebijakan baru tetapi tidak mengunakan akun bisnis?

Menurut pihak WhatsApp tidak ada perubahan apapun untuk pengguna di luar yang menggunakan feature bisnis. Pihak WhatsApp maupun Facebook tetap tidak bisa mengakses pesan, panggilan telepon dan percakapan pengguna. Semua percakapan tetap terenskripsi end to end. Pihak WhatsApp maupun perusahaan induknya, Facebook, tetap tidak bisa mengakses hal itu dari pengguna.

"Semua percakapan ini masih akan terenskripsi end -to-end. WhatsApp maupun Facebook tidak bisa mengaksesnya," demikian penjelasan pihak WhatsApp dilansir detik.com, 17 Januari 2021.

WhatsApp juga menyatakan bahwa kebijakan akun bisnis tersebut akan diterapkan 15 Mei 2021. Jadi tidak ada akun yang dihapus atau tidak bisa digunakan pada 8 Februari mendatang. 

Agaknya kebijakan baru tersebut tidak terkomunikasikan dengan baik dan membuat bingung pengguna. Kebijakan menghebohkan tersebut membuat para pengguna melirik aplikasi perpesanan lain yang dianggap lebih aman dari segi privasi.

Lonjakan pengguna para pesaing WhatsApp pun langsung terjadi pada awal Januari. Dilansir detik.com dari Asociated Press selama tanggal 5 sampai dengan 12 Januari, aplikasi Signal merajai banyaknya aplikasi yang didownload oleh pengguna. Aplikasi yang dibesut oleh Brian Acton ini mencatatkan angka 17,8 juta kali download di Google Play Store dan Apple App Store selama rentang itu. 

Jumlah itu melejit sekitar 61 kali dasri pekan sebelumnya. Pada saat itu Signal hanya mampu membukukan angka sekitar 285 ribu kali download.

Jumlah itu jauh meninggalkan WhatsApp yang berselisih sekitar 7,2 juta. Pada rentang yang sama WhatsApp 'hanya' didownload sebanyak 10,6 juta kali. Angka tersebut menurun sekitar 2,1 juta dari pekan sebelumnya yang mencatat angka sekitar 12,7 juta download.

Dengan angka 10,6 juta kali download berarti WhatsApp berada pada peringkat ketiga. Pada peringkat kedua, setelah Signal, ada Telegram yang membukukan 15,7 download pada rentang waktu yang sama.

Memang dengan basis pengguna sekitar 2 milyar pengguna aktif per bulan WhatsApp masih merajai pangsa perpesanan dunia. Bandingkan dengan Telegram yang 'hanya' pada angka sekitar 500 juta atau seperempatnya. Tetapi jika isu privasi ini tidak segera diatasi dan diantisipasi dengan baik para pengguna WhatsApp bukan tidak mungkin akan beralih. 

Dunia selalu berputar. Apa yang terjadi pada raja perpesanan masa lalu, BBM, bukan tidak mungkin juga akan berulang. Waspada...I]
 

Referensi:
1.  https://tekno.kompas.com/read/2021/01/16/08593977/kebijakan-baru-whatsapp-ditunda-tidak-ada-akun-yang-dihapus-8-februari

2. https://inet.detik.com/cyberlife/d-5...rnya-ditunda/1
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viqririatra dan 26 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh widoko
setelah ane baca, memang pihak WA memberikan jaminan keamanan untuk isi pesan/tlp.

Sumber: https://faq.whatsapp.com/general/sec...-policy-update


Ane kutip bagian ini:

"Pengalaman berbelanja: Semakin banyak orang berbelanja secara online. Peningkatan tersebut disebabkan oleh situasi yang terjadi saat ini. Sebagian bisnis yang memiliki toko di Facebook atau Instagram juga dapat memiliki toko di profil bisnis WhatsApp mereka. Ini memungkinkan Anda untuk melihat produk yang ditawarkan bisnis tersebut di Facebook dan Instagram serta berbelanja secara langsung dari toko tersebut di WhatsApp. Jika Anda memilih untuk berinteraksi dengan Facebook Shops, kami akan memberitahukan dari dalam WhatsApp bagaimana data Anda dibagikan dengan Facebook."

jadi mungkin tujuannya untuk memudahkan saja (mungkin ya), dari satu aplikasi ke aplikasi lain untuk urusan bisnis, cuma ane blm tahu persisnya.

Kehawatiran muncul mungkin ketika terkoneksi dengan Facebook, karena dulu Facebook pernah terjadi kebocoran data pengguna.


itu aja sih menurut ane.


Nice thread gan, sebagai bahan diskusi, it's fun!

profile-picture
profile-picture
profile-picture
badbironk dan 5 lainnya memberi reputasi
profile picture
TS widoko
kaskus maniac
Jika informasi dari pihak WA tersebut dapat dipercaya, berarti tidak ada perubahan apapun bagi pengguna yang tidak menggunakan profil bisnis...

emoticon-Keep Posting Gan
profile picture
ujang.eri
aktivis kaskus
betul gan, mantap gan threadnyaemoticon-Shakehand2
profile picture
ruryajah
kaskus holic
Untuk pebisnis/pedagang mah TOP BGT gan. Jadi trust seller.

Kalo ga mau data pribadi nya kesebar, cukup buang HP aja. Mau pake medsos apa juga, selama ada koneksi internet, semuanya possible
profile picture
joki.ngepot
kaskus addict
Ane mungkin termasuk paranoid,kalo yg terjadi di film tentang hacker itu terjadi di dunia nyata,,makanya data ane masih nyimpan secara offline juga,emang ribet sih karna harus backup terus,soalnya juga jarang ane ngelink gitu,,tetep ane pisah kok mana yg transaksi digital,mana yg cuman sekedar akun buat medsos hiburan,,ane sih tetep jaga diri kalo ada case tertentu,,ya walopun kalo dirampok juga saldo atm gak ada isinya,seengaknya aib ane kagak kesebaremoticon-Ngakak
profile picture
vctr21
kaskus addict
bayangin gan,
ente lagi chat jorok ama temen ente di WA,

terus di IG / Facebook / semua yang berhubungan dengan facebook juga bisa saja di google, muncul iklan bokep.

enak gak gan?
emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka


mungkin mereka merahasiakannya untuk konsumsi public diluar facebook. tapi untuk konsomsi periklanan mereka? beuh jadi kacau kan.

setiap kata lu di check ama WA dan ter integrasi dan mencari produk yang disarankan.

itu kalau bokep.

kalau yang lain?

ujung-ujungnya sistem rekomendasi buat kita itu berantakan sih. (ane sendiri jagain buat ini sih ) .

dan masalah security mah jangan di percaya gan.
ada yang namanya 0 attack, ada attack type lain.

serangan makin berkembang mengikuti securitynya.
tapi kalau securitynya dilemahkan begini?

makin kenyang dong attackernya haha..


ane sih masuk terhadap yang gak setuju dan memilih jalur signal dan telegram hehe..
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 5 dari 5 balasan
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di