CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
5 Hal Yang Membuat Pertelevisian Indonesia Sering Dicaci Maki Warganet
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ff7ba7188b3cb12064beca6/5-hal-yang-membuat-pertelevisian-indonesia-sering-dicaci-maki-warganet

5 Hal Yang Membuat Pertelevisian Indonesia Sering Dicaci Maki Warganet

Pertelevisian Indonesia kerap dijadikan cibiran dan cacian oleh para warganet. Bahkan bila sudah keluar batas kadang dijadikan meme oleh warganet untuk menunjukkan betapa konyolnya siaran televisi di Indonesia. Tak jarang banyak orang mengatakan bahwa konten televisi di Indonesia adalah sebuah pembodohan karena semakin tak bermutunya yang disiarkan. Jadi jangan heran bila pertelevisian kita sering dicaci maki, apalagi karena 5 hal ini:

5. Memberi Sensornya Berlebihan


hops.id

Sejak beberapa tahun yang lalu Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memberlakukan aturan dimana wajib memberikan sensor pada tayangan yang dianggap vulgar dan yang menayangkan rokok. Namun seiringnya waktu, sensor yang diberikan semakin berlebihan. Banyak sensor yang tidak tepat dirasa oleh orang-orang, seperti sensor pada manekin, sensor pada kartun, bahkan sensor pada Vino G Bastian.

4. Kondisinya Didramatisir  


hitekno.com
 

Beberapa sinetron mengambil latar cerita di Rumah Sakit. Lucunya kadang yang mereka gambarkan sebagai keadaan orang yang sedang sakit malah terlihat tidak masuk akal. Seperti gambar ini dimana orang yang sedang sakit pada kepalanya, kenapa harus diperban sama kopiahnya? Emangnya kalo orang Indonesia lagi sakit kepala diperban sama kopiah dan jilbabnya, kan engga?

3. Suka Bikin Netizen Emosi


idntimes.com

Salah satu hal yang membuat pertelevisian Indonesia males ditonton oleh orang Indonesia karena banyak hal yang dirasa orang-orang tidak masuk akal. Seperti ditabrak mobil tapi orangnya yang nabrakin diri ke mobil atau foto selfie tapi hasil gambarnya malah dari samping. Maunya apa?

2. CGInya Maksa


idntimes.com

Udah dari dulu sampai sekarang CGI pertelevisian Indonesia gak pernah berubah, terutama Indo*iar yang dari dulu kerap gunakan CGI pada acaranya tapi tetep aja gak berubah-berubah. Harusnya sebagai televisi yang konsisten gunain CGI, bisa selangkah lebih maju dari televisi lainnya.

1. Kejar Tayang


udehnas.com

Semua orang sudah tau bahwa televisi di Idonesia itu kejar tayang. Makanya banyak yang udah gak heran kalo hasilnyapun pada mengecewakan semua. Alur ceritanya juga dibuat singkat dan menjadi semakin tak masuk akal. Bahkan propertinyapun makin gak jelas karena budgetnya juga sangat terbatas.

Jadi jangan salahkan kita engga mau nonton TV, introspeksi pertelevisiannya dulu kenapa malah makin menurun kualitasnya. Mending budget artisnya diturunin terus tingkatin budget cameramen, sutradara dan editor biar hasilnya memuaskan. 
profile-picture
profile-picture
profile-picture
itsmoll12 dan 50 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh mrdfss
5G digelar bisa musnah tuh acara TV terrestrial
emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan 3 lainnya memberi reputasi
profile picture
Gailham
kaskus maniac
Nope, masih banyak warga pelosok yang buat belajar make gawai pun ogah. Bahkan mau pindah ke siaran digital atau TV internet pun udah pusing. Sumber hiburan mereka ya akhirnya dari TV analog ini.
profile picture
amatir91
kaskus maniac


alah wa aja kadang centang 1 alesan gak punya paket data kok sok2an streaming emoticon-Big Grin
profile picture
GembelzBikerz
kaskus maniac
Selama harga kuota inet blm terjangkau utk mayoritas kalangan dan jaringan blm merata ke semua wilayah...tv msh primadona...apalagi pelosok2 radio msh berjaya...

Brapa org yg langganan kuota di gadget puluha giga sebulan ? Brp yg langganan inet unlimited dirumah ? Brpa yg langganan speed inet tetep stabil walo 1 kluarga streaming resolusi HD bebarengan ?

5G hadir jg blm tentu bisa.

Acara tv lokal msh jadi hiburan utama dirumah.



Kuota segitu klo gak kebantu sama wifi dirumah n kantor...blm sebulan dah ludes
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 3 dari 3 balasan
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di