CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Food & Travel / ... / Catatan Perjalanan OANC /
GOKILNYA JALUR BARU GUNUNG SLAMET ! CATPER SLAMET VIA SAWANGAN 29-30 DESEMBER 2020
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ff18e5488b3cb3a654d2261/gokilnya-jalur-baru-gunung-slamet--catper-slamet-via-sawangan-29-30-desember-2020

GOKILNYA JALUR BARU GUNUNG SLAMET ! CATPER SLAMET VIA SAWANGAN 29-30 DESEMBER 2020


Quote:

Spoiler for Ada Bonus Peta GPX (Bisa tau posisi kita dimana ketika mendaki tanpa butuh internet) di akhir Thread ini :

Assalamualaikum. Menutup tahun 2020 yang teramat konyol dengan kehadiran Covid-19 ini, aku berinisiatif mengajak teman-teman kampusku untuk mendaki Gunung Slamet. Sebuah gunung berketinggian 3428 mdpl yang wilayahnya berada di 5 kabupaten yakni Kabupaten Brebes, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang. Gunung Slamet merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah dan gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru (3676 mdpl). emoticon-Traveller


Alih-alih mendaki melalui jalur Bambangan seperti tahun 2019, aku mengajak teman-temanku untuk mendaki melalui jalur baru via Sawangan, sebuah jalur baru yang berada di sisi barat Gunung Slamet yang saat ini sedang dalam masa percobaan pembukaan. Jalur Sawangan ini dikelola oleh Bosapala yang merupakan singkatan dari Bocah Sawangan Pecinta Alam. Oiya gannn, Basecamp Sawangan sendiri merupakan basecamp dengan ketinggian tertinggi dari seluruh basecamp yang ada untuk mendaki Gunung Slamet. Ketinggian basecamp Sawangan sendiri sudah ada di 1800 mdpl lhoo, bahkan sudah lebih tinggi dari gunung Andong di Magelang (1726 mdpl) emoticon-Salam Kenal


Jalan menuju basecampnya jalan aspal dan batu ya gan, pastikan mobil atau motor agan berada dalam kondisi yang fit ya karena nanjak terus maklum BC nya kan 1800 mdpl emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin. Berikut link google maps Basecamp Sawangan yang berada di Dusun Sawangan, Sigedong, Bumijawa, Kabupaten Tegal, 52466 : 



Pendakian ini tidak membawa banyak orang, hanya saya (Alif), Maya, Thariq dan Pace. 28 Desember 2020, kami ber 4 berangkat ke BC Sawangan dengan motor dari Yogya, berangkat jam 8 pagi lewat jalur Daendels (Selatan) dan sampai di BC ketika mau jam 7 malam (11 Jam motoran lelah bangetttttt). Gk papa daripada kereta kan pakek Rapid Antigen xixi. Maklum kita mah berhemat duit aja jadinya motoran asik bisa berhenti dan nikmati perjalananemoticon-Malu

Sampai di BC kita istirahat dulu untuk malam ini tidur di BC sebelum memulai pendakian keeseokan harinya (29 Desember 2020). Oiya di BC ini susah sinyal ya gan walaupun telkomsel juga, mungkin karena BC tertinggi kali yah. Akhirnya kami membeli Voucher Wifi yang dijual disini, harganya ada yang 5000 untuk 5 jam dan 8000 untuk 12 jam. Uniknya, BC Sawangan juga jualan Eskrim gan, BC mana yang jualan Es Krim. Udah dingin tambah dingin tapi kami tetep beli soalnya ngiler xixiemoticon-Ngakak




Biaya retribusi pendakian per orang harganya 20 Ribu. Seperti biasa, gunung-gunung yang ada di Jawa Tengah selalu memberikan harga retribusi yang wajar, tidak seperti gunung Jawa Barat (tidak semuanya) yang Mahal-mahal bahkan sekedar tidur di BC nya aja bisa sampe disuruh bayar, kadang-kadang ada pungli juga di jalur pendakian (peace ya gan salam damai)emoticon-Matabeloemoticon-Traveller

Yuk lanjuttt ~

Kami tidak terburu-buru mendaki ketika pagi hari. Santai sekk too walau sudah bangun dari pagi hari, sarapan dan ngobrol dulu dengan orang-orang BC yang super ramah emoticon-Shakehand2

Pada pukul 8.55 kami bergerak dari BC menuju pos 1. Jalurnya diawali dengan batu-batu sebelum masuk ke jalur tanah. Perjalanan menuju pos 1 yang berada di ketinggian di 2196 mdpl memakan waktu 105 menit karena jalurnya muter-muter di kebun warga. Pos 1 hanya cukup untuk menampung 1 tenda saja dan tidak direkomendasikan membuat camp disini karena kecil tempatnya. Berikut penampakan jalur menuju pos 1 :


Batu-batuan jalur desa


Jalur tanah di perkebunan warga

Pos 1 Slamet via Sawangan

Setelah beristirahat sejenak, kami bergerak lagi menuju pos 2. Perjalanan menuju pos 2 kita sudah mulai masuk ke dalam hutan ya gan. Vegetasinya masih tipis-tipis tapi belum terlalu lebat. Di beberapa tempat terdapat pohon tumbang yang harus dilangkahi atau berjalan menunduk. Pos 2 sendiri hanya cukup untuk menampung 1 tenda saja, dari pos 2 Plawangan batas vegetasi gunung Slamet sudah terlihat dikejauhan, sebelum nantinya kita masuk ke hutan yang lebih lebat emoticon-Salam Kenal. Perjalanan menuju pos 2 memakan waktu 45 menit dari pos 1 (10.52-11.37)


Perjalanan menuju pos 2 (banyak pohon tumbang)


Pos 2 Slamet via Sawangan

Perjalanan dari pos 2 menuju pos 3 dan 4 saya gabung menjadi 1 narasi.
Mulai dari pos 2 ke pos 3 dan pos 4 kita akan menjumpai ciri khas jalur Sawangan ini. Apa hayooo emoticon-Malu

Ciri khas tersebut adalah di beberapa titik kita akan jalan turun di track lhoo gan.
Aneh yaa mau naik gunung ke atas malah turun jalurnya wkwkk. Jadi jalurnya itu kayak naik turun gitu gan. Nah ini kita mikirnya nanti pas kita turun juga malah naik dong padahal mau turun gunungemoticon-Ngakak. Untungnya jalurnya bersahabat ya gan, tanjakannya juga gak terlalu terjal tapi vegetasinya rapat banget gan di beberapa titik. Maklum jalurnya kan masih baru banget, banyak juga tanda-tanda pohon-pohon yang baru dibabat untuk pembukaan jalur. Di pos 3 kita berhenti sejenak untuk makan arbei yang ada, pos 3 sendiri merupakan persimpangan jalur dengan jalur Kaliwadas dan bisa menampung 1 tenda saja ya gan ! 

Perjalanan dari pos 2 ke pos 3 lalu bergerak pos 4 sendiri memakan waktu sekitar 2 Jam 58 Menit (11.57-14.55), anggaplah 3 jam emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin. Berikut foto-fotonya

Vegetasi sebelum pos 3


Otw Pos 3


Vegetasi menuju pos 4 (rapat) dan menurun jalurnya gan


Melintasi sungai kecil berarti penanda sedikit lagi sampai di pos 4 emoticon-Big Grin

Sesampainya di pos 4, maka kita akan menemui sungai yang airnya sangat jernih dan merupakan pilihan yang tepat jika kita camp disini karena mampu menampung hingga 20-an tenda gan. Pos 4 ini juga merupakan pertemuan jalur dengan jalur Permadi Guci ya gan. Sayangnya pos 4 ini baru berada di ketinggian sekitar 2422 mdpl gan, jadi butuh waktu lebih nantinya untuk summit harus pagi ya gan supaya gak kesiangan takutnya siang menjelang sore malah kabut emoticon-Ngakak

{thread_title}

Video singkat suasana di pos 4 emoticon-Traveller

Sebenarnya kami bisa camp di batas vegetasi dekat pos 5, namun kami mau santai aja. Kami camp di pos 4 dan ngobrol-ngobrol dengan pendaki lain, tawa canda selalu mampu menghangatkan suasana udara yang teramat dingin kala itu.

Keesokan harinya ketika mau summit paginya hujan dan kami menunggu hujan reda dulu dehh buat summit (sebenernya mah mager juga emoticon-Ngakak)

.

Pas saya bangunin temen saya buat summit, mereka pada ndak mau e, yowis aku awalnya  summit sendirian dari pos 4 dengan harapan dapat menyusul rombongan lain yang sudah summit lebih dahulu. Berangkat jam 5.47 pagi.

Menuju pos 5 yang ada di ketinggian 2930 mdpl saya benar-benar sendiri, tidak bertemu dengan orang lain yang naik maupun turun, horror abis malah berkabut tebel banget kan... nah akhirnya di pos 5 ini saya nunggu ada ketemu orang turun/naik selama 1 jam dulu nyantai kan masih pagi tuhh padahal takut soale kabut tebel banget gann emoticon-Malu


Pos 5 - Watu Ireng ketika kabut (oiya kalau kata orang BC sawangan, pos 5 ini sebenernya pos 6 ya gan, kalau jalur permadi guci ini pos 5 nya, tapi kalo Sawangan ini pos 6 nya. Pos 5 Sawangan ada di batas vegetasi kalo kata orang BC cuman belum dikasih penanda gan emoticon-Big Grin)


Gunung Ciremai dilihat dari Gunung Slamet sebelum kabut datang

Oiya di dekat pos 5 ini sudah masuk ke plawangan atau batas vegetasi ya gan, jadinya udah gk ada pohon-pohon lagi paling ya cuman cantigi aja tapi cuman sedikit. Kontur dari plawangan ke puncaknya batu-batu curam dan pasir gini gan jadi harus hati-hati yaa emoticon-Malu

Nah lanjut yukkk, setelah menungu selama 1 jam di pos 5 sendirian, saya berinisiatif lanjut sendirian dari pos 5 ke puncak. akan tetapi di tengah jalan ketika lanjut, saya mendengar teriakan 3 orang teman saya yang tadinya gak mau summit di belakang saya, lhaaa saya mikirnya nih orang kenapa pada gk jadi tidur malah nyusul saya. (mungkit takut kenapa-kenapa sama saya ya gan emoticon-Matabelo)

Akhirnya saya manggil balik mereka dan turun lagi sedikit untuk menjemput mereka 3 orang kawan saya yang summit menyusul. Setelah bertemu, kami summit lg bareng-bareng ber 4, tetapi badai sama kabutnya ngerti banget gan, belum lagi anginnya itu sampe bikin embun es di baju-baju kita. Kita sampe mikir gini "Mungkin suasana seperti ini ya yang menyebabkan para pendaki sebelumnya meninggal dunia di gunung." Pokoe medeni (menakutkan) deh gan emoticon-Mewek


Batas Aman Pendakian (Setelah melewati ini maka tidak ada asuransi dan resiko ditanggung masing-masing ya gan). Ada di pertengahan plawangan menuju puncak Slamet.

Kabutnya tebel banget gan gokil (jangan sampe misah sama tim ya kalau udah begini)


Summit dengan bantuan tali yang ada di jalur pendakian, kemiringannya lumayan bikin takut gan walaupun ndak sampe 90 derajat emoticon-Ngacir2

Akhirnya sekitar pukul 10.55 kita sampai di Puncak Permadi Guci-Sawangan ndan, disini kita gak dapet view kawah Slamet karena kabut ada di semua arah gan. Kita juga belum sempat menyambangi Puncak Surono atau Puncak Tertingginya Gunung Slamet yang harus melipir ke kanan selama 15 menitan dari bibir kawah. Next Time kita Disuruh ke Slamet Lagi Kyo'eemoticon-Ngakak

Perjalanan turun dan naik ke puncak slamet dari plawangan ke puncaknya ini kami luka-luka karena terjatuh dan terkena batu dari atas yang jatuh karena rapuh dan terdorong oleh hembusan angin. Jadi jangan lupa bawa p3k ya gan emoticon-Toast

{thread_title}

Suasana Summit Attack ditengah Cuaca Buruk


{thread_title}

Track Jalur Summit


Foto di depan bibir Kawah Slamet (Kawahnya blum rejeki malah kabut emoticon-Ngakak)
.
Setelah berfoto-foto sejenak kami turun lagi ke pos 4 dan masak-masak. Seperti biasa kami santai dan baru turun dari pos 4 menuju bc pada malam hari (30 Desember) Waktu turun 17.47-22.30 atau sekitar 4 jam 43 menit. Hati-hati pas turun ya gan karena banyak percabangan diantaranya (1) jalur Permadi guci di pos 4, (2) jalur Kaliwadas di pos 3, dan (3) perkebunan warga dari pos 1 ke BC.

Secara keseluruhan, jalur Slamet via Sawangan menawarkan track yang panjang, gokil dan indah, dengan catatan track summit ke puncaknya tergolong berat dan harus siap dengan segala kemungkinan cuaca yang ada. Alhamdulillah kami ber 4 selamat sampai di BC tanpa kekurangan personil walaupun menderita sedikit luka di tangan dan kaki ketika summit.

Yuk ke Gunung Slamet via Sawangan, Jalur dengan BC Tertinggi di Lingkar Slamet (1800 mdpl). Jangan Lupa Sampahnya Dibawa Turun Ya Gan ! emoticon-Shakehand2emoticon-Travelleremoticon-Malu 

BONUS PETA DIGITAL JALUR (Bisa Dipakai Offline untuk Mengetahui Posisi Kita Pas di Gunung), SIlahkan DIsebar dan Didownload gan

https://drive.google.com/drive/u/0/f...Xd-bde2-jC9aC3
Disana juga banyak gunung-gunung lain ndan seperti Merbabu Sumbing Sindoro Lawu Pakuwaja Bismo Burangrang Telomoyo Nglanggeran dan Ungaran.
Sampai Jumpa di Threadku yang Lain ! Bantu Cendol Ya Gan emoticon-Toastemoticon-Maluemoticon-Traveller


Spoiler for Baca Juga Threadku yang Lain !:

Kenalan dengan TS ?
Boleh Kok emoticon-Mewek
Penulis bernama Alif Kurniawan, bekerja sebagai pemandu dan porter gunung Jawa Tengah. Apabila berminat menggunakan jasanya bisa dm ke Instagramku atau Whatsapp ke 085716859116

Mari Berteman di Instagram Gan ! emoticon-Traveller emoticon-Cendol Gan
Wassalamualaikum
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhsi17 dan 47 lainnya memberi reputasi
wahh joss ini jalur baru....manteb...kapan berangkat yah ahhahaha
profile-picture
pejalansantai memberi reputasi
profile picture
Yoiiii bang emoticon-Matabeloemoticon-Ngakak
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 1 dari 1 balasan
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di