CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Female / Wedding & Family /
Punya Anak Perempuan Seperti Punya Pohon Mangga di Tepi Jalan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5feac14a0577a979e414f573/punya-anak-perempuan-seperti-punya-pohon-mangga-di-tepi-jalan

Punya Anak Perempuan Seperti Punya Pohon Mangga di Tepi Jalan


Mungkin sudah menjadi takdir. Punya anak perempuan tak ubahnya seperti punya pohon mangga di tepi jalan. Sewaktu masih kecil pohon mangga tersebut dirawat, disiram pagi dan petang, diberi pupuk, rumput yang ada di sekitarnya dicabut dan dibersihkan, namun setelah pohon mangga tersebut besar dan berbuah, belum lagi menikmati hasilnya sudah diambil orang.

Tidak heran jika banyak orang tua, terutama orang tua perempuan yaitu ibu merasa sangat sedih ketika anak perempuannya dilamar orang. Sedih karena sudah bisa dipastikan setelah menikah anak perempuannya akan pergi meninggalkan rumah. Pergi ikut suaminya.
Quote:

Jerih payahnya selama mungkin lebih dari dua puluh lima tahun seolah tidak meninggalkan sisa apa-apa. Hanya kenangan kebersamaan masa lalu yang bisa dinikmati. Kenangan yang menjadi hiburan. Hiburan yang bisa menitikan air mata.

Anak perempuannya, dulu masih bayi dan seolah masa-masa itu baru kemaren saja. Waktu begitu cepatnya berlalu. Tiba-tiba saja anak perempuannya sudah menjadi gadis yang siap untuk menikah dan pergi meninggalkan rumah.
Quote:

Sungguh menyedihkan. Sebuah takdir yang jika dipikir-pikir rasanya tidak adil. Tapi mau bagaimana. kenyataan yang demikian memang harus diterima. Anak perempuan jika sudah menikah dia bukan lagi milik orang tuanya. Dia milik suami dan anak-anaknya. Begitulah seterusnya.

Harapan berlebih terhadap anak perempuan hanya akan mendatangkan kekecewaan. Apapun yang dilakukan harus mendapat izin dari suaminya. Termasuk memberikan sesuatu atau sekadar menjenguk.
Quote:

Beruntunglah bagi perempuan yang mendapatkan suami yang baik. Suami yang tidak membedakan antara ibu sendiri dengan ibu istri. Suami yang menganggap ibu mertua seperti ibu sendiri.

Harta bisa dicari. Wajah tampan juga tidak abadi. Harusnya bukan itu yang jadi patokan untuk memilih suami. Harusnya ada hal mendasar yang menjadi pertimbangan yaitu kasih sayang. Terutama kasih sayang terhadap orang tua.
Quote:

Percuma punya suami kaya dan tampan kalau tidak peduli dengan orang tuanya. Bagaimana mungkin dia bisa menghormati ayah-ibu mertua kalau ayah-ibunya sendiri tidak dihormati.

Bagi perempuan sebaiknya tidak usah buru-buru. Lebih baik terlambat ketimbang menyesal dikemudian hari. Pilihlah suami yang sayang terhadap orang tua. Terutama orang tua kalian.
Quote:

Jangan sampai orang tua kalian beranggapan punya anak perempuan seperti punya pohon mangga, sewaktu kecil dirawat, sudah besar dan berbuah, belum lagi menikmati hasilnya sudah diambil orang.



Sumber: Opini pribadi

profile-picture
profile-picture
profile-picture
kudanil.la dan 22 lainnya memberi reputasi
Semoga anak-anak kita semua mendapatkan jodoh yang baik dari Allah SWT. Yang menyayangi pasangannya juga orang tuanya. emoticon-Baby Boy 1
profile-picture
profile-picture
profile-picture
UriNami dan 2 lainnya memberi reputasi
profile picture
TS kelayan00
kaskus maniac



Amiiiiiiin.....

profile picture
Beno91
aktivis kaskus
Amin.
profile picture
UriNami
kaskus maniac
Aamiin gan...
Semoga hal yang baik-baik selalu ada untuk anak-anak kelak
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 3 dari 3 balasan
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di