CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Legendary Beasts Series Part 1 - DRAGON
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5fbe1e1228c991622012a5c3/legendary-beasts-series-part-1---dragon

Legendary Beasts Series Part 1 - DRAGON



================================
DRAGON - Worldwide
================================
ORIGIN NAME » draco; drák
ōn
CATEGORY » Aquatic; Terrestrial; Canopy
================================

THE BACKGROUND

» Mungkin jika ada pertanyaan, "Makhluk atau monster legendaris apa yang sudah begitu dikenal di seluruh dunia?", maka sudah pasti sebagian besar orang akan menjawab "Naga" (dragon). Dari naga bijaksana di Timur, ke naga buas kejam di Eropa hingga ular naga raksasa penghuni samudera, makhluk ini sungguh telah menawan hati manusia.

Dengan karakteristik yang agung, anggun sekaligus buas dan penuh misteri, berbagai kisah tentang naga sudah mendominasi nyaris tiga perempat dari seluruh literatur, naskah kuno, dongeng, hikayat, cerita rakyat, legenda maupun mitologi dari ribuan bentuk kebudayaan yang datang dari berbagai era masa lampau di seluruh pelosok muka bumi.

Sebelum lebih jauh, ada yang harus diketahui tentang "reptil raksasa yang bisa terbang dan menyemburkan api" ini. "Dragon" (naga) sebenarnya punya ciri khas berbeda dari makhluk reptil dalam dongeng lainnya, seperti Wyvern (reptil raksasa terbang dengan 2 kaki depan, bersayap dan berekor panah) dan Basilisk (ular atau reptil air berkemampuan sihir). Namun ilmu sejarah yang mempelajari mitologi serta ilmu cryptozologi modern kini menggolongkan Wyvern dan Basilisk ke dalam sub-spesies "dragon".

Dalam bahasa Inggris, makhluk ini disebut "dragon", dan kata ini berasal dari 2 akar; yang pertama dari bahasa Yunani "
δράκων" (baca : drákōn)" yang berarti "ular atau ikan laut raksasa", dan yang kedua dari bahasa Latin "draconem" (jamak) atau "draco" yang berarti "ular raksasa/besar". Kedua akar kata ini merujuk pada semua makhluk naga secara umum dan tidak spefisik.

Walau begitu ada 2 perbedaan mendasar yang menjadi cabang utama pengelompokkan berbagai variasi naga (berdasarkan budaya, etimologi dan karakteristiknya), yaitu "Eastern dragon" yang membawahi bermacam versi naga di dunia Timur (Asia), termasuk di dalamnya adalah wilayah Asia Timur dan Asia Selatan, serta "Western dragon" yang mengepalai berbagai jenis naga di dunia Barat (Eropa) termasuk wilayah Balkan dan Asia Barat.

Ada tipe mendasar yang membedakan antara naga di wilayah Timur dan naga di wilayah Barat.

Naga Timur (Asia) jelas memiliki deksripsi penampilan yang sama sekali berbeda dengan naga Barat (Eropa). Segalanya berbeda; mulai dari anatomi tubuh mereka, kebiasaan mereka, simbolisme yang mereka usung dan sumbangsih apa yang mereka berikan bagi peradaban di dunia adalah sesuatu yang saling bertolak belakang. Naga Timur sangat dihargai dan dihormati karena kemampuan mereka akan sihir dan keindahan. Mereka sangat disanjung tinggi oleh bangsa Timur. Namun hal ini sama sekali bertolak belakang dengan para naga di dunia Barat, dimana naga hanya dilihat sebagai sosok makhluk mitologi yang dikenal buas.

THE EASTERN (ASIAN) DRAGON


» Naga Timur dipandang sebagai sahabat manusia. Naga Timur adalah simbol dari keindahan dan kekuasaan, bahkan satu dari 12 zodiak dalam horoskop Tiongkok kuno berlambang naga, yang dipercaya memberikan kesuksesan, kesehatan serta kekayaan. Karena naga Timur dipandang dengan kehormatan yang begitu tinggi, maka bermunculan kisah-kisah sarat kebijaksanaan yang berkaitan dengan naga dari Timur.

Naga Timur sejatinya adalah naga yang senang tinggal di lahan yang basah maupun lembab, atau yang beriklim dingin. Mereka bertubuh panjang seperti ular, punya dua pasang kaki kecil dengan 3 cakar (versi Jepang), atau 4 cakar (versi Vietnam) atau 5 cakar (versi Tiongkok), tidak bersayap, memiliki misai (kumis panjang), surai (rambut tengkuk), bertanduk dua, dan sebagian besar punya warna emas pada sisiknya. Berikut ini adalah berbagai jenis naga Timur (Asia) yang sudah dikenal dan memiliki mitosnya sendiri :

- Lóng (Tiongkok)
- N
āga (India)
- Naga/Nogo (Indonesia & Melayu)
- Ry
ū (Jepang)
- Druk (Bhutan)
- Neak (Kamboja)
- Yong/Mireu, Imoogi & Gyo (Korea)
- Bakunawa (Filipina)
- R
ng (Vietnam)

THE WESTERN (EUROPEAN) DRAGON


» Di sisi lain, naga Barat (Eropa) sering dilukiskan sebagai makhluk yang liar dan buas. Naga Barat banyak disebutkan dalam berbagai hikayat dan mitologi pada kebudayaan yang saling tumpang-tindih di Eropa; sebagian besar menganggap naga Barat hanya sebagai hama atau penghancur karena sifat liar dan buas mereka. Namun ada beberapa dongeng yang juga mengenal naga Barat sebagai makhluk berkemampuan sihir.

Mereka punya kulit bersisik - umumnya berwarna perak atau tembaga - dan sangat kuat seperti zirah. Mereka cukup jarang disebut dapat terbang meskipun sering digambarkan punya sepasang sayap. Umumnya naga Barat bersarang di dekat sungai, di ruang bawah tanah seperti misalnya di dalam gua, di tengah padang gurun tandus, atau bahkan ada yang disebut mampu tinggal dalam kawah gunung berapi dengan laharnya yang panas mendidih. Mereka punya napas api, cakar yang tajam dan sering dipandang sebagai makhluk merugikan yang harus segera dimusnahkan oleh para pemburu naga. Jenis naga Barat sedikit lebih beragam jika dibandingkan dengan naga Timur :

- Drac (Catalan)
- Dragon (Perancis)
- Lindworm (Skandinavia & Jerman)
- Y Ddraig Goch (Welsh)
- Sárkány & Zomok (Hungaria)
- Vishap (Armenia)
- Yilbegän (Siberia)
- Balaur & Zburator (Rumania)
- Vere Celen (Chuvash)
- Cuélebre (Asturia & Leon)
- Bolla, Kulshedra & Dreq (Albania)
- Coca (Portugis)
- Drák
ōn, termasuk Hydra (Yunani)
- Zilant (Tatar)
- Ejderha / Evren (Turki)
- Slibinas (Lithuania)

THE DRAGON ON FOLKLORES

» Berikut adalah berbagai nama dari naga, atau ular raksasa, atau ular naga, yang dikenal dari berbagai naskah dongeng, hikayat dan mitologi di seluruh dunia :

- "Aido Wedo", (Naga Pelangi) dari mitologi Dahomey.


- "Apalala", ular naga sungai dalam kisah Buddha.

- "Apep" atau "Apophis", ular raksasa dari mitologi Mesir.

- "Azhi Dahaka", naga-ular dalam mitologi Avestania, Persia (Iran).

- "Qinglong" (Seiry
ū) dalam mitologi Tiongkok, satu dari Empat Simbol dalam konstelasi bangsa Cina.

- "Boi-tatá", yang berarti "ular yang buas" dalam bahasa Tupi kuno. Konon mata ular ini tidak bisa melihat di siang hari namun bisa melihat apapun di malam hari. Menurut legenda, Boi-tatá adalah makhluk yang berhasil bertahan hidup dari kiamat yang pertama.


- "Brnensky drak" (The dragon of Brno); menurut legenda, naga ini dibunuh di dekat kota Moravia.

- "Con rit", ular naga air – kadang digambarkan dalam bentuk lain, misalnya lipan raksasa - dari mitologi Vietnam.

- "Fafnir", naga jadi-jadian dalam mitologi Jerman (Skandinavia).

- "The Green Dragon of Mordiford", dari hikayat penduduk Herefordshire, Inggris.

- "Guivres", ular naga dari mitologi Perancis di abad Pertengahan.

- "Huanglong", si Naga Kuning Pusat dari mitologi Tiongkok.

- "Pakhangba", naga dongeng dari Manipur, India, yang menjadi cikal bakal dewa kuno bangsa Meitei.

- "Jörmungandr", ular raksasa dari mitologi Nordik, saudara dari serigala raksasa Fenrir dan penguasa neraka Hel.

- "The Knucker from Lyminster" dari hikayat penduduk di Sussex Kur.

- "Lagarfljótsormurinn", monster danau yang kabarnya hidup di danau Lagarfljót, dekat Egilsstaðir, Islandia.

- "Illuyankas" dari mitologi Hittite.

- "Ikuchi", dewa (youkai) berupa naga air dalam mitologi Jepang.

- "Kukulkan", ular dari mitologi suku Maya.

- "The Worm of Linton", sejenis ular naga dari legenda rakyat Skotlandia.

- "The Ljubljana dragon", naga pelindung dari Ljubljana, ibukota Slovenia.

- "The Longwitton dragon", dari legenda bangsa Northumbria.

- "Lotan/Leviathan", naga iblis yang berkuasa atas perairan dari mitologi Levantine dan tercantum pula dalam kitab Injil.

- "The Meister Stoor Worm" dari legenda Orkney.

- "Mushussu" atau "Sirrush", naga Babilonia penjaga Gerbang Ishtar.

- "Níðhöggr" atau "Nidhogg" dari mitologi Nordik (Skandinavia).

- "Ouroboros", ular pemakan ekornya sendiri dari mitologi Yunani dan Romawi.

- "Orochi", ular berkepala delapan yang dibinasakan Susanoo dalam mitologi Jepang.

- "Piasa Bird", sejenis naga dari mitologi suku Indian Illini di Amerika.

- "Python", ular raksasa dari mitologi Yunani yang dibunuh dewa Apollo.

- "Q'uq'umatz" dari mitologi suku K'iche.

- "Ry
ūjin", dewa naga laut dalam mitologi Jepang.

- "Smok Wawelski" (The Wawel Dragon) dari mitologi Polandia, konon dibunuh oleh murid seorang pembuat sepatu.

- "Tiamat" dan "Abzu" dari mitologi Babilonia, yang sering dilukiskan dalam wujud ular naga.

- "Typhon", anak dewa laut Poseidon dalam mitologi Yunani, sering digambarkan dalam wujud naga berkepala banyak.

- "Vritra", asura utama dalam kepercayaan Veda, India.

- "The Whitby Wyrm", naga kecil dari hikayat Yorkhire.

- "Xiuhcoatl", ular naga dalam mitologi Aztec.

- "Yam", dari mitologi Levantine.

- "Teju Jagua" dari mitologi suku Guaraní, sering dilukiskan sebagai kadal raksasa dengan 7 kepala anjing; dikenal sebagai pelindung harta karun.

- "Zirnitra", dewa berwujud naga dalam mitologi Denmark.

- "Zmey Gorynych", naga dalam mitologi Slavia; namanya berarti "Ular Putra Gunung". Konon ia punya 3 kepala, bersayap, dan mampu menyemburkan api.

- "Amaru", ular dalam mitologi Inca, disebut memiliki kepala Ilama, mulut rubah, sayap burung elang, tubuh ular, ekor ikan dan bersisik naga.

Secara khusus, mitologi Britania Raya punya berbagai kisah naga yang berbeda :

- The Worm Hill Dragon, yang juga disebut "Wruen" Worm atau "Wruenele". Naga ini berasal dari mitologi bangsa Anglo-Saxon kuno (700 M). Konon bukit Knotlow (Derbyshire) merupakan sarang naga raksasa ini dan bagian depan bukit terbuat dari jalinan ekornya.

- The Bisterne Dragon. Alkisah desa Bisterne di Burley, Hampshire, diteror seekor naga yang akhirnya berhasil dibunuh oleh Sir Maurice de Berkeley. Bangkai naga ini konon berubah menjadi bukit bernama Boltons Bench.

- The Bignor Hill Dragon, yang meneror desa Bignor di Bignor Hill, dekat Roman Villa.

- Blue Ben. Desa Kilve di West Somerset disebut-sebut pernah menjadi kediaman naga berwarna biru ini. Tengkorak reptil laut purba ichtyosaurus yang dipajang di museum setempat kabarnya merupakan fosil sang naga Blue Ben.

- The Lambton Worm, konon naga ini sering mencuri ternak dan memakan anak-anak dari desa-desa di sekitar Worm Hill dekat Flathead, Inggris. Naga ini dibunuh oleh Sir John Lambton saat berlangsungnya era Perang Salib.

THE COMPARATIVE MYTHOLOGY

» Naga dapat dianggap baik ataupun jahat, tergantung dari deskripsi serta ciri khas yang mereka punya. Contohnya naga merah yang bisa menyemburkan api diasosiasikan dengan "kejahatan", sementara naga putih dengan napas sedingin es sering diasosiasikan dengan "kebaikan".

Dalam mitologi, narasi tentang naga seringkali melibatkan sosok seorang pahlawan yang berhasil membunuh makhluk ini. Hal ini bisa ditelusuri dari mitologi bangsa-bangsa kuno di Timur Dekat, misalnya Hadad vs. Yam, Marduk vs. Tiamat, Teshub vs. Illuyanka, dan sebagainya.



Motif ini berlanjut dalam mitologi Yunani yang melibatkan dewa Apollo saat membunuh Phyton, serta beberapa narasi umat Kristen awal yang mencantumkan nama Mikhael sang Malaikat Utama dan Santo George.

Pembinasaan naga Vrtra oleh dewa Indra dalam kitab Rigveda juga masuk dalam kategori ini, yang terus berlanjut hingga hikayat dan legenda di abad-abad Pertengahan, yang menyebut banyak pahlawan pembasmi naga seperti Beowulf, Sigurd, Tristan, Margaret the Virgin, Heinrich von Winkelried, Dobrynya Nikitich dan Skuba Dratewka/Krakus.

Naga sering memainkan peran spiritual penting dalam berbagai agama dan kebudayan di seluruh dunia. Naga dianggap sebagai perwujudan kekuatan alam semesta. Mereka sering diasosiasikan dengan kebijaksanaan - bahkan konon lebih bijaksana dari manusia - dan berumur panjang. Umumnya mereka punya kemampuan sihir atau kekuatan supernatural dan sering dihubungkan dengan mata air, hujan dan sungai. Pada sebagian kebudayaan, naga juga disebut mampu berbicara dalam bahasa dan mengajarkan manusia berkata-kata dalam bahasa serta tulisan.

THE EVIDENCE

» Mungkinkah naga adalah salah satu spesies yang benar-benar nyata dan pernah hidup di muka bumi ini pada masa lampau? Mungkinkah spesies itu menjadi rantai yang hilang dari evolusi makhluk hidup saat ini?

Jawabannya mengejutkan : Mungkin saja.

Dulu ilmuwan mengaitkan naga dengan hewan reptil purba, yaitu dinosaurus, yang dikatakan punya ciri khas yang nyaris sama dengan makhluk dongeng itu. Namun sejauh ini para ilmuwan menemukan jalan buntu untuk menjelaskan beberapa karakteristik dinosaurus yang jelas tidak sama dengan naga.

Semua berubah pada sekitar tahun 2004, saat 3 orang paleontolog junior dari Sioux City, Iowa, AS, menemukan sebuah fosil di Hell Creek Formation, South Dakota, AS. Fosil dinosaurus yang hanya ditemukan tengkoraknya itu benar-benar mengejutkan banyak ilmuwan. Bukan saja fosil itu yang pertama ditemukan dari spesiesnya, tapi juga membawa ciri-ciri persis seperti naga di dalam legenda.



Dinosaurus ini diklasifikasikan dalam genus Dracorex dari famili pachycephalosaurid, dan diperkirakan hidup pada akhir Era Kapur (Cretaceous) di Amerika Utara. Satu-satunya spesies dari genus ini yang telah ditemukan hanyalah Dracorex hogwartsia ("dracorex" diambil dari kata "draco" atau naga, dan "rex" berarti raja; dan "hogwartsia" merujuk pada sekolah sihir dalam novel Harry Potter karya J.K. Rowling).

Diperkirakan Dracorex adalah dinosaurus herbivora. Tengkoraknya penuh dengan tanduk-tanduk kecil tajam, benjolan-benjolan serta moncong panjang. Spesies ini juga terlihat memiliki supratemporal fenestrae (dua lubang besar di atas kepala, besarnya nyaris sama dengan lubang mata) yang berkembang serta bagian ubun-ubun tengkorak yang datar dan sangat keras, mirip dengan ciri-ciri kubah kepala yang dimiliki dinosaurus famili pachycephalosaurid. Semua fitur ini dilengkapi dengan beberapa osteoderm yang membentuk tampilan osteodermal yang unik : sejumlah titik seperti simpul, tanduk serta tonjolan-tonjolan kecil.



Tengkorak Dracorex hogwartsia kini disumbangkan ke Children's Museum of Indianapolis pada tahun 2004 untuk dipelajari, yang lantas diteliti lebih lanjut dan diumumkan deskripsinya oleh Bob Bakker dan Robert Sullivan pada tahun 2006. Namun paleontolog Jack Horner menduga bahwa fosil tengkorak ini merupakan dinosaurus Pachycephalosaurus berusia remaja dan analisa fosil Pachycephalosaurus yang dipelajari tim gabungan dari University of California, Berkeley dan Museum of the Rockies mempertanyakan keabsahan 2 nama genus dalam famili pachycephalosaurid, yaitu Dracorex dan genus lain dari famili yang sama yaitu Stygimoloch. Menurut tim ini, spesimen Dracorex dan Stygimoloch bisa jadi mewakili tahap awal perkembangan evolusi pachycephalosaurus.

Mungkinkah eksistensi naga didasari oleh penglihatan masyarakat kuno pada dinosaurus, terutama pada Dracorex hogwartsia? Ataukah orang-orang jaman dulu, yang sangat awam terhadap berbagai macam hewan reptil, menciptakan makhluk versi mereka sendiri? Gabungan antara buaya, kadal, kadal terbang dan burung elang, barangkali? Bahkan komodo pun kini diberi tambahan nama "dragon" dibelakangnya, diasumsikan komodo adalah versi dinosaurus yang masih bertahan hidup sampai sekarang dan dianggap berhubungan dengan makhluk mitologi yaitu naga.

Pada akhirnya, terlepas dari semua tampilan fisik, ciri khas maupun legendanya, mengapa makhluk dongeng yang disebut "dragon" atau "naga" ini begitu dikenal manusia sampai pada era modern? Jawabannya, karena adanya bermacam versi berbeda tentang mereka telah menimbulkan kesenangan manusia pada dunia fiksi yang penuh dengan keajaiban; kisah-kisah heroik penuh petualangan, sihir, kekuatan super serta drama yang dibalut dengan fantasi dari antah-berantah; dan semuanya itu terbukti telah berhasil memikat banyak orang.

================================
 
Sekian thread dari saya, mari diskusi dengan santai dan menyenangkan!
Sampai jumpa di thread saya berikutnya!
 
Ilustrasi Utama : @bravehigh
Diterjemahkan dari berbagai sumber & pendapat pribadi: @bravehigh
Ilustrasi Lainnya: Dari berbagai sumber internet
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fachri15 dan 40 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh bravehigh
Penyerang manchester united mendapatkan pinalti dan menghasilkan gol di babak kedua
profile picture
pocky012
kaskus addict
Menghasilkann gool terbanyakk bukan ini gann?
profile picture
harbingert
kaskus geek


Salah thread agannn
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 2 dari 2 balasan
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di