CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Militer dan Kepolisian /
Jepang Resmi Perkenalkan Kumano, Kapal Fregat Dengan Kemampuan Siluman
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5fbf9c38facb954d6906a857/jepang-resmi-perkenalkan-kumano-kapal-fregat-dengan-kemampuan-siluman

Jepang Resmi Perkenalkan Kumano, Kapal Fregat Dengan Kemampuan Siluman

Negeri Sakura mengenalkan kapal fregat yang diberi nama Kumano pada hari Kamis (19/11/2020), tepat seminggu yang lalu gan sist. Kapal ini menggunakan rancangan siluman, membuatnya tidak mudah dideteksi kapal musuh. Menurut kabar angin yang beredar kapal fregat ini juga sempat ditawarkan ke Indonesia. Mari kita mulai pembahasannya, seperti biasa kita mulai dari sejarahnya.


SEJARAH

Perlu diketahui gan sist, sebenarnya Negeri Sakura sedang kekurangan prajurit selama beberapa tahun ini. Minat masyarakat Jepang untuk bergabung dengan Pasukan Maritim Bela Diri Jepang (JMSDF) sangat minim, untuk mengatasi hal ini maka Jepang membangun kapal yang bisa dioperasikan oleh kru yang lebih sedikit.

Pada tahun 2015, anggaran pertahanan Jepang mengalokasikan dana untuk mempelajari dan mengembangkan pembangunan “kapal perusak lambung tipe kompak dengan kemampuan multi-fungsi tambahan" serta sistem radar baru untuk kapal perusak. Kemudian di tahun yang sama, MHI (Mitsubishi Heavy Industries) meluncurkan model konsep pertama kapal fregat 30FF yang dikembangkan dengan dana internal perusahaan.

Memasuki bulan Agustus 2017 pihak Acquisition, Technology & Logistics Agency (ATLA) akhirnya menetapkan MHI dan Mitsui Engineering and Shipbuilding sebagai kontraktor dan subkontraktor utama untuk membangun kapal fregat ini. Kemudian pihak ATLA memilih rancangan kapal yang benar-benar baru, dan kemudian diberi nama 30DX. Kapal ini akan menggantikan destroyer Asagiri Class dan destroyer escort Abukuma Class.




Foto diedit oleh TS.

Sumber gambar: akun Twitter @erudishion_pho.


ATLA (Bōei sōbi-chō) sendiri adalah lembaga yang bernaung di bawah Kementerian Pertahanan Jepang. Tugasnya untuk menangani manajemen proyek, manajemen teknologi, penelitian pengembangan, pengadaan serta kegiatan ekspor alutsista miliik Jepang. Badan ini mulai didirikan pada tahun 2015, lewat badan ini diharapkan produk alutsista Jepang bisa diekspor ke negara lain. Dimana sebelumnya Jepang terlalu katat dalam bidang ekspor alutsista yang menyebabkan kerugian, karena mereka membatasi penjualan alutsista yang dibuatnya.

Sesuai kesepakatan dengan ATLA, pembangunan kapal fregat kemudian dimulai pada tahun 2019. Direncanakan 22 unit fregat 30DX akan diserahkan ke JMSDF secara bertahap sampai tahun 2032. Sampai saat ini delapan unit sedang dalam kontrak pembangunan, rencananya setiap tahun akan ada penyelesaian pembangunan kapal fregat ini.




Mock up kapal fregat Kumano.

Sumber Ilustrasi Foto


Bagi yang masih awam soal kapal fregat, TS akan jelaskan gan sist untuk tambahan informasi. Fregat adalah salah satu jenis kapal kombatan yang digunakan untuk patroli samudra, serta pengawalan kapal dagang dan tangker di daerah rawan. Misalnya kapal fregat milik Amerika Serikat sering digunakan untuk patroli di kawasan perairan Timur Tengah.

Kapal fregat sendiri sudah ada sejak zaman kapal layar, misinya juga sebagai kapal pengawal waktu itu. Namun senjata yang dibawa cukup terbatas. Untuk kapal fregat modern sudah dilengkapi dengan berbagai senjata mulai dari meriam serba guna, torpedo, rudal dari permukaan ke permukaan, dan rudal dari permukaan ke udara.

Kapal fregat dibagi dalam beberapa fungsi seperti antikapal selam, antikapal permukaan, patroli dan pertahanan udara. Sistem senjata dan elektronika di setiap fregat disesuaikan dengan tugas spesifik tersebut. Sudah paham tentang kapal fregat kan ? Kita lanjut ke spesifikasi kapal yang diberi nama Kumano ini.


Spesifikasi

Ada dua kontraktor dalam pembuatan kapal ini yaitu Mitsubishi seta Mitsui, yang unik gan sist kapal buatan Mitsui bisa selesai lebih dulu. Padahal kapal buatan galangan kapal Mitsui didapuk sebagai unit kapal kedua, sementara kapal pertama yang dikerjakan oleh Mitsubishi belum selesai dikerjakan.

Kapal ini mulai dibangun pada 30 Oktober 2019 di Mitsui Engineering and Shipbuilding,Tamano. Dan secara resmi mulai dikenalkan ke publik pada 19 November 2020. Kapal ini diharapkan akan aktif bertugas pada Maret 2022. Nama asli kapal ini awalnya berupa kode yaitu "30DX" atau biasa disebut juga sebagai "30FFM", untuk nama barunya kemudian berubah menjadi "Kumano".

Nama Kumano diambil dari nama sungai Kumano, yang terletak di Semenanjung Kii di wilayah Jepang tengah, yang terletak di Prefektur Nara. Pada masa lalu, nama Kumano juga sempat digunakan untuk kapal milik Jepang. Dulu Kumano dikenal sebagai kapal penjelajah berat keempat dan terakhir dari kelas Mogami, yang beroperasi mulai tahun 1937.







Foto: navyrecognotion.com


Kumano punya panjang 130 meter dan lebar 16 meter, untuk bobot kapalnya mencapai 3.900 ton, dan bobot saat terisi muatan penuh mencapai 5.500 ton. Sebagai tenaga penggeraknya, Kumano mengusung teknologi combined diesel and gas (CODAG). Dimana mesinnya terdiri dari satu unit mesin turbin gas Rolls-Royce MT30 dan dua unit mesin diesel MAN. Dengan muatan penuh, kapal ini nantinya dapat melaju hingga kecepatan 30 knots.

Kapal ini nantinya diperkirakan akan diawaki oleh 90 kru saja, mengingat terbatasnya jumlah prajurit yang dimiliki oleh JMSDF. Selain itu Kumano juga sudah mengusung rancangan siluman (stealth), teknologi siluman dari kapal ini diambil dari penelitian dan pengembangan pesawat Mitsubishi X-2 Shinshin.

Dengan teknologi siluman, membuat kapal tidak mudah dideteksi oleh musuh saat bertugas. Rata-rata kapal fregat modern juga sudah mengusung rancangan siluman untuk meminimalisir Radar Cross Section, hal ini membuat pancaran objek kapal yang ditampilkan pada radar lawan akan jauh lebih kecil.




Foto: navalnews.com


Sementara pada bagian sistem radar dan sensornya kapal ini akan dilengkapi sistem berupa Mitsubishi Electric OPY-2 (radar AESA multi fungsi), OAX-3 (EO / IR), OQQ-25 ( VDS + TASS ), OQQ-11 (Sonar untuk berburu ranjau), OYQ-1 (Sistem manajemen tempur), OYX-1-29. Untuk peperangan elektronik kapal nantinya akan dipasangi NOLQ-3E ( Sistem radar pasif + kemampuan serangan elektronik diintegrasikan ke dalam radar utama).




Foto: wikipedia.org


Untuk persenjataan yang dibawa mulai dari meriam Mark 45 kaliber 127 mm pada haluan, dua meriam CIWS, serta rudal Sea-RAM (permukaan ke udara) RIM-116 yang ditempatkan di atas hanggar. Kemudian ada tambahan dua tabung rudal, dimana dapat membawa 8 unit rudal anti kapal Type 17, serta 16 peluncur rudal pertahanan udara Mk-41 VLS (Vertical Launch System).

Untuk peperangan bawah permukaan, kapal dibekali torpedo ringan Type 12 kaliber 324 mm dan beragam perlengkapan untuk misi menebar ranjau. Kapal ini juga dilengkapi deck dan hanggar untuk helikopter anti kapal selam, yaitu jenis helikopter SH-60L.





Foto: indomiliter.com


Jepang juga berencana menjual kapal ini untuk pasar luar negeri, dengan harga per unitnya diperkirakam sekitar US$ 461 juta atau setara Rp 6,5 triliun. Galangan kapal Mitsui akan melanjutkan ke tahap pemasangan senjata serta radar pada fregat Kumano, diperkirakan kapal ini akan siap dikirimkan dan diserahkan ke JMSDF pada tahun 2021.

Kapal ini nantinya juga memiliki peran multi fungsi, selain sebagai kapal fregat dan patroli laut. Kedepannya ia juga bisa mengemban tugas sebagai kapal destroyer (perusak), mengingat kapal yang nanti akan digantikannya adalah tipe destroyer. Namun banyak pengamat militer yang menilai kapal ini belum cukup mumpuni untuk berperang, dengan alasan senjata yang dibawa tidak seperti kapal destroyer.




Foto: wikipedia.org


Meski begitu, yang patut diapresiasi disini adalah mulai bergairahnya kembali industri galangan kapal milik Negeri Sakura, Jepang dikenal sebagai salah satu pembuat kapal yang handal selama Perang Dunia 2. Dan kini mereka mulai membuat kapal rancangannya sendiri di era modern ini, dengan mencoba menggabungkan kemampuan fregat dan destroyer ke dalam satu kapal.

Apakah kapal fregat ini kelak bisa menjawab kritikan orang-orang yang sempat meragukannya ? Kita biarkan waktu yang akan menjawabnya, karena rumput tidak bisa menjawab saat ditanya, ia hanya bisa bergoyang. Untuk video peresmian kapalnya ada dibawah sini.

Spoiler for Peresmian kapal Kumano:



TS ucapkan terimakasih untuk agan dan sista yang sudah membaca thread ini dari awal sampai akhir. Jika kalian menyukai tulisan ini jangan lupa rate 5, berbagi cendol, serta share ke media sosial kalian. Sampai jumpa lagi dipembahasan alutsista selanjutnya, enjoy Kaskus emoticon-Angkat Beer


Referensi: 1.2.3.4.5
Ilustrasi: google image,
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nirankara dan 33 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh si.matamalaikat
Mungkin minat kecil masuk mikiter mereka sudah belajar dr jaman dulu ,akibat terlalu kuat pada masa itu kembuat terlibat dalam ekspansi dan perang btw skrg JMSDF defence aja ya gak bisa buat nyerang atau kolonisasi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh adriol43
profile picture
nowbitool
kaskus geek


Masyarakat Jepang sekarang pandangannya pacifist sekarang gan... Karena generasi pendahulu mereka senang perang dan menganggap perang bikin kerugian besar...

Makanya soal perang cuman sebatas romantisme saja untuk masyarakat sipil.
profile picture
adriol43
kaskus addict
Iya kapok juga mereun ,soalnya pahit pas dulu2 nya ya
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 2 dari 2 balasan
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di