CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Bahaya Mematikan di Balik Konstruksi Atap Galvalum yang Jarang Disadari Masyarakat
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5fb7773582d49573fa789702/bahaya-mematikan-di-balik-konstruksi-atap-galvalum-yang-jarang-disadari-masyarakat

Bahaya Mematikan di Balik Konstruksi Atap Galvalum yang Jarang Disadari Masyarakat

Galvalum alias baja ringan belakangan jadi primadona untuk urusan konstruksi rumah. Alasannya selain ringan dan kuat, bahan satu ini juga aman dari yang namanya rayap. Seperti yang kita tahu, kadang rumah yang memakai konstruksi kayu terutama pada atap sering dihinggapi gangguan satu itu. Alhasil mesti keluarkan uang lagi untuk penggantian atau perbaikan.

Galvalum memang jadi pilihan yang menjanjikan tapi di sisi lain ternyata bahan satu ini juga beberapa kali meminta nyawa. Pernah ada beberapa kejadian di mana seseorang meninggal dunia tatkala membangun atau membetulkan atap Galvalum. Jika kita ingin atau sudah membangun dengan bahan ini ada baiknya lebih waspada.



Seperti yang sudah disebutkan di bagian awal, Galvalum memberikan banyak manfaat untuk konstruksi rumah. Selain ringan dan kuat, ia juga awet terhadap serangan rayap sehingga ada jaminan rumah akan baik-baik saja hingga bertahun-tahun kemudian. Ia juga dikatakan mudah dalam pemasangan karena hanya perlu dibaut satu sama lain. Di samping itu, harganya lumayan murah. Mungkin sedikit mahal dari kayu, namun kalau memperhitungkan ke depannya, tentu baja ringan ini lebih aman untuk kantong.

Kejadian buruk terkait Galvalum
Meskipun jadi favorit, namun Galvalum ternyata beberapa kali memakan korban. Pada Januari 2020 lalu, pernah viral sebuah berita tentang seseorang pria yang meninggal ketika sedang membetulkan atap Galvalum. Kejadian ini terekam dalam video di mana seorang pria naik ke atap namun tak lama terdengar teriakan dan dikatakan ia meninggal dunia.

Tak hanya itu, ada sebuah kejadian serupa di daerah Jepara yang diunggah oleh akun Facebook Eris Riswandi. Kali ini korbannya adalah anak-anak yang diduga meninggal dunia lantaran sebuah rumah memakai Galvalum sebagai konstruksinya. Kejadian fatal terkait baja ringan ini memang sering terjadi karena kelalaian akan satu hal.

Listrik ternyata jadi biang keroknya

Ya, benar. Alasan kenapa Galvalum bisa sampai mematikan tak lain karena terkait rangkaian listriknya. Seperti kejadian bocah meninggal di Jepara, ternyata hal tersebut dikarenakan adanya kabel listrik yang tidak sengaja terkelupas dan menempel pada si baja ringan. Lantaran ia adalah metal, sehingga sifatnya bisa menghantarkan listrik. Alhasil, tatkala kabel terkelupas menempel maka aliran listriknya akan mengalir ke semua rangkaian Galvalum yang ada. Rata-rata kejadian seseorang meninggal lantaran Galvalum selalu berhubungan dengan rangkaian listriknya.

Tips agar aman memakai Galvalum
Dengan adanya kejadian-kejadian nahas di atas, bukan berarti lantas kita tidak bisa memakai bahan ini. Galvalum tetap bisa jadi alternatif terbaik asal instalasi listrik di rumah kita aman. Ada beberapa tips yang bisa kita perhatikan. Misalnya soal kualitas sambungan-sambungan listrik kita yang harus aman. Misalnya dengan memakai pipa atau bahan pembungkus yang berkualitas.



Jika rumah baru, maka disarankan untuk memeriksakan kelayakan kelistrikannya dulu sebelum disambungkan alirannya oleh PLN. Untuk mencegah hal-hal buruk kita juga pasang semacam alat pemutus sirkuit listrik di rumah. Galvalum sendiri sama sekali aman jika listrik yang ada bisa diatur sedemikian rupa. Buktinya tidak hanya rumah kok yang memakai bahan satu ini. Gudang bahkan stasiun pun sudah banyak menggunakan baja ringan.

Galvalum memang jadi bahan yang layak untuk dipertimbangan ketika memperbaiki atau membangun rumah. Tapi, hal terpenting jika ingin menggunakan material ini adalah perhatikan betul rangkaian listriknya. Jangan sampai ada kabel terkelupas kemudian bersinggungan dengan material baja ini. Atau agar aman semuanya, selalu konsultasikan kepada mereka yang ahli terkait pemakaian Galvalum tersebut

https://boombastis.com/bahaya-di-bal...alvalum/279976

Ada plus minus
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ev103 dan 6 lainnya memberi reputasi
Kalau untuk rumah tempat tinggal pakai rangka kayu dan genting,lebih nyaman dan dingin..kalau gudang pakai rangka baja ringan atap galvalum..
profile-picture
sposolo memberi reputasi
profile picture
peyotpetot
kaskus freak
Zaman sekarang rayap merajalela.
Pake rangka kayu malah bahaya rubuh.
profile picture
Nibrashilmy2
kaskus addict
@peyotpetot Iya benar..tapi masih banyak orang yang lebih suka kayu,kayu yang berkualitas gak kena rayap,kayu nya di cat sama formalin..baja ringan karena lebih murah dan praktis..
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 2 dari 2 balasan
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di