CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Siswa di Depok Gagal Jadi Ketua OSIS Diduga karena Non-Islam
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5fad18f1365c4f5e505cb862/siswa-di-depok-gagal-jadi-ketua-osis-diduga-karena-non-islam

Siswa di Depok Gagal Jadi Ketua OSIS Diduga karena Non-Islam




Siswa SMAN 6 Depok, Evan Clementine terpaksa harus mengurungkan niatnya menjadi ketua OSIS di sekolah diduga karena beragama non-Islam.

Evan gagal menjadi Ketua OSIS setelah panitia pemilihan SMAN 6 Depok memutuskan untuk mengulang proses pemilihan dengan alasan kerusakan sistem pemilihan elektronik (e-voting) yang mereka gunakan.

Padahal, dalam proses e-voting pada Selasa (10/11) lalu, sebelum kemudian diputuskan untuk diulang, Evan memperoleh suara terbanyak di antara keempat calon ketua OSIS yang lain. Namun, panitia dan pihak sekolah kemudian mengabari Evan bahwa pemilihan harus diulang karena alasan banyak siswa yang belum memilih.

"Saya sudah menyampaikan apa yang yang saya harusnya ungkapkan. Maksud saya kalau pemilihan voting ulang bukan keputusan yang terbaik," ujar Evan menceritakan kepada CNNIndonesia.com, Kamis (12/11).

Evan menduga alasan voting ulang adalah dalih agar dirinya gagal menjadi Ketua OSIS. Dugaan tersebut muncul setelah sejumlah potongan gambar percakapan yang dia terima, berisi sejumlah upaya untuk menggagalkan Evan menjadi ketua OSIS.

Kabar tersebut juga Evan konfirmasi sehari setelah proses pemilihan yang kemudian dibatalkan. Evan sempat menanyakan hal itu kepada Wakil Kepala SMAN 6 Depok.

"Dari pas yang saya dipanggil dadakan itu, akhirnya saya bilang, kenapa di-voting ulang, apa karena agama saya? Dia bilang, 'Enggak kok. Enggak mungkin. Kamu jangan berpikir seperti itu'," kata dia menirukan jawaban Wakasek.

"Dan akhirnya sampai tadi pagi menghadap Wakasek dan kepala sekolah orang tua saya juga ikut dan saya sudah menyampaikan dan itu sudah keputusan mereka," imbuh dia.

Evan kini telah memutuskan mengundurkan diri dalam pencalonan. Ia meyakini bahwa dirinya memang tak bisa terpilih, atau tak diizinkan untuk menjadi Ketua OSIS.

Pasalnya, menurut Evan, kasus tersebut bukan kali pertama terjadi. Menurut dia, keinginannya menjadi Ketua OSIS untuk membuktikan semua orang, terlepas dari latar belakang agama, dapat menjadi pemimpin.

"Saya mau minta keadilan untuk kayak keyakinan, kayak misalnya semua orang berhak menjadi pemimpin mau agama apapun itu. Mau bagaimana pun kalau kualitasnya baik dia berhak jadi pemimpin," katanya.

Kepala SMAN 6 Depok, Abdul Fatah meminta agar persoalan tersebut tak dibawa ke persoalan agama. Menurut dia, kasus tersebut murni kesalahan teknis kerusakan sistem e-voting yang digunakan panitia pemilihan.

Fatah memastikan bahwa keputusan untuk mengulang e-voting bukan disebabkan latar belakang agama Evan. Ia menduga bahwa isu tersebut hanya dimanfaatkan kelompok tertentu yang memiliki kepentingan.

"Saya pastikan bukan itu, itu isu, biasa itu dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu yang merasa tidak nyaman. Saya pastikan tidak ke arah sana," katanya.


Sumber




Santai aja kawan emoticon-Jempol emoticon-2 Jempol emoticon-Motret



NTAR ADA WAKTUNYA NON ISLAM JADI PRESIDEN RI emoticon-Wagelaseh emoticon-Wagelaseh emoticon-Wagelaseh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
adrianfuzagame dan 7 lainnya memberi reputasi
Quote:


Quote:




Paling banyak dipilih, pemilih yg hadir 90% lebih

Quote:


Justru disini anehnya. Kenapa calon mengundurkan diri kalau memang tidak ada apa2.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gigbuupz dan 4 lainnya memberi reputasi
profile picture
klo 90% lbh aturan sekalpun sisayg kg milih di kasihin semua suaranya buat yg no 2 kan kg bakal bisa ngelebihin ngapain ngulang ??
logika yg aneh
profile picture
dan terus menurut ente klo pemilu itu perlu diulang sampek puas ? emoticon-Leh Uga
profile picture
ruuuruuu
kaskus geek
Wow bukti valid kah?
profile picture
kalau sudah 90% memilih, dan mayoritas pemilih orang muslim, seharusnya para guru ngaca kalau para siswanya memang memilih ketua berdasarkan kemampuan bukan hanya berdasarkan sesama muslim...
profile picture
Cuma seisi sekolah itu yg tau
profile picture
banyu suro
kaskus geek
Lah iyo mas, gak perlu mundur.... Nek berkualitas yo bakal menang kok, wong cuma lingkup sekolah, bolone akeh kudune menang maneh si evan iku
Kecuali pas pemilihan kedua, si evan kalah yo nek misale keberatan monggo protes
Untunge iki bukan pemilu dadi masio di ulang, ora masalah kudune

Nek misale pertimbangane kaskuser iki seperti pemilu yo goblok..!!
profile picture
hiu.samudera
aktivis kaskus
Ini semua kandidat? Kok totalnya malah lebih dari 100%?
profile picture
@hiu.samudera
sepertinya ga dipasangkan
mungkin ada 9 kandidat dan 1 pemilih bisa pilih 2 dan 2 terbaik yg jadi ketua dan wakil
profile picture
hiu.samudera
aktivis kaskus
@mendadakranger ya tetap aja totalnya ga akan lebih dari 100%...
profile picture
@hiu.samudera
Ya kan seorang bisa pilih 2, jelas totalnya bisa 200%. Kan ada yg pilih Ari sama Bunga, lalu siswa lain pilih Ari sama Citra, yg lain pilih Edi sama Bunga, da seterusnya.
profile picture
hiu.samudera
aktivis kaskus
@mendadakranger pembilang dan penyebut duanya sama-sama jumlah suara.. Aneh banget kalau pembilang jumlah suara.. Penyebut jumlah pemilih..

Tapi taruhlah formula asumsi ente bener.. Hitungan persentase yang si Evan dan calon lainnya juga ga sesuai tuh dgn formula tsb..

Memuat data ...
Menampilkan 1 - 11 dari 11 balasan
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di