CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Wow! Bank BCA Hapus Posisi Back Office hingga Akuntan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f73ff665cf6c435a360905b/wow-bank-bca-hapus-posisi-back-office-hingga-akuntan

Wow! Bank BCA Hapus Posisi Back Office hingga Akuntan




Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja memastikan tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan meskipun posisi back office hingga akuntan di setiap kantor cabang telah dihapus digantikan dengan teknologi digital. Adapun peran masing-masing pekerja tersebut dikembalikan untuk membantu tugas lain di kantor cabang.

"Kemarin timbul isu kita akan PHK tapi nggak, kita tidak melakukan PHK. Kita coba mentransformasi tetapi pekerjaannya itu hilang. Pekerjaan back office di setiap cabang itu hilang," ujar dia dalam diskusi virtual, Selasa (29/9/2020).

Tidak hanya back office, Jahja menambahkan, peran akuntan di hampir seluruh kantor cabang BCA juga kini sudah diautomatisasi dengan teknologi digital. "Ini saya kira setiap bank wajib efisiensi ini bisa membuat suatu culture mulai sadar akan digital dan teknologi. Saya yakin sudah banyak yang melakukan itu tetapi yang belum tetap konsentrasi untuk hal itu," kata dia.

Menurut dia industri perbankan di Tanah Air tidak bisa terlepas dari perkembangan teknologi digital yang semakin menjamur. Oleh sebab itu, seluruh bank di Indonesia harus bertransformasi ke digital khususnya secara internal. "Saya pikir, mungkin dari 100 bank lebih di Indonesia ini tidak semuanya sanggup atau berat secara advance masuk di digital payment. Tetapi yang it's a must adalah digitalisasi internal karena kita mengalami sekali," ujar dia.




Sumber



Semua akan digantikan oleh artificial intelligence pada waktunya 

emoticon-Wagelaseh emoticon-Wagelaseh emoticon-Wagelaseh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Sakaaa9393 dan 27 lainnya memberi reputasi
Ramalan suramnya YN Harari mulai berlaku.

Akankah sebagian besar manusia jadi tidak diperlukan lagi untuk bekerja?

Tapi David Graeber (alm.) juga sudah menyatakan bahwa sebagian besar pekerjaan itu sebenarnya "bullshit jobs", ada juga tak berguna, tidak ada tidak apa-apa.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
indotiger168 dan 21 lainnya memberi reputasi
Memuat data ...
profile picture
Koropockle
kaskus addict
Kebetulan baru beli,, tapi belum dibaca (Homo Deus),,

ada baiknya kita membekali diri dengan pengetahuan tentang Artificial Intelligence,, belajar pemrograman python misalnya

jika perubahan ini datangnya cepat, semoga kita tetap bisa mengikuti dan beradaptasi
profile picture
@CoZiA @adfaisal itu sama aja kayak bahasa mesir atau babilonia manusia sekarang harus runut keatas biar tahu bahasa itu. kalau menurut gw itu dimatiim karena repot aja mereka merunut bahasanya. tapi kalau udah bisa mungkim mereka akan memulai program itu lagi. mungkin sama seperti 2 bisa didapatkan dengan berbagai cara.
profile picture
@elefana @yazid69 saya suka komen anda
profile picture
Ardent99
kaskus addict
@FinPay di twitter dan yutub mah ud merajalela comment bot, web dan market place jg ud banyak chat bot, dikaskus gua curiga ud pake bot bikin threat , next mungkin bakal dimasukin chat bot dan bot mod... emoticon-Big Grin
profile picture
galenix
kaskus addict
@yazid69 @adfaisal lebih baik di gali lagi gan soal AI.. AI dah bisa bikin seni sendiri.. lagi pula karya manusia jg ga sepenuhnya original.. kebanyakan karya saat ini sudah terstruktur.. memang ada banyak variannya tapi makin lama makin keliatan kok pola nya..

ohya saat ini mungkin AI masih keliatan blm terampil, tapi berbeda dg manusia, sekali si AI berhasil memahami sesuatu, dia tidak akan lupa, serta bisa diduplikasi dg ketepatan yg sama persis, ketika ia berkembang, copy an nya pun berkembang.. misal lu bikin AI Dokter, yg bisa ngendaliin alat2 medis canggih.. mungkin perlu waktu tahunan untuk membuat system nya, tapi sekali berhasil, hasil itu bisa terus dipakai dan di duplikasi.. sekarang kita melatih dokter manusia, result hasil pelatihan antar dokter bisa berbeda, dia masih bisa lupa ilmu yg pernah dia kuasai, dan terutama dia akan mati dan kita pun harus melatih dokter manusia baru dg hasil yg belum tentu sama jg..

dokter manusia mungkin bisa hapal mendetail beberapa puluh penyakit, tapi ketika diminta menghapal lebih banyak penyakit dia akhirnya akan melupakan penyakit yg paling jarang dia temui karena otak manusia cenderung melupakan informasi yg kurang berguna.. ada batasan jumlah penyakit yg bisa dia hapal dan berujung yg bisa dia tangani.. AI secara teoritis bisa menghapal jumlah penyakit yg tidak terbatas, dan bisa dengan cepat memperbarui pengetahuannya jika ada perkembangan terbaru dari suatu penyakit..

seriusan coba baca HOMO DEUS seperti saran agan diatas.. dia ga bahas teknis AI bekerja tapi impact kemunculan AI ke kehidupan manusia..

(dan soal cara otak manusia mengelola memory bsa di baca si power of habbits)
profile picture
winterofsahara
kaskus addict
kedepannya manusia akan tidak ada kerjaan dan punah sendirinya.
profile picture
elefana
kaskus geek
@galenix @yazid69 @adfaisal AI dan automatisasi emang membuktikan manusia punya potensi tak terbatas, yg artinya potensi mesin/robot pun trs berkembang....tp yg perlu ente2 sadari selain pertambahan penduduk tp juga siklus ekonomi..ingat ketika banyak org tidak bisa menghasilkan pendapatan maka daya beli akan turun demand akan turun.."goods" yang d hasilkan oleh mesin tsb juga lama2 nilainya turun, bagaimana para pemilik mesin/pengusaha dpt untung ketika produk mrk tdk laku, dll..akhirnya manusia bakal membuat win2 solution untuk hentikan jurang resesi, chaos..bahkan sblm chaos itu muncul pst sdh d pikirkan..ancaman paling nyata bukan produk buatannya tp manusianya sndiri

Satu2 ya "goods" yg akan ttp dbutuhkan manusia "foods" tapi bukan robot/mesin yg mengancam lagi2 pertambahan penduduk dan ketersediaan lahan
profile picture
atmajazone
kaskus maniac
Baru tau YN Harari, ada sih bukunya di lemari nanti ane baca2 deh. Btw tanpa baca pun sebenarnya udah jelas kok teknologi pasti menggantikan manusia, dan saat manusianya protes sepanjang sejarah selalu manusia yg kalah.
Kedepan bakal semakin besar jarak antara yg kaya dan yg miskin disaat peluang kerja makin sedikit. Masalahnya adalah yg beranak pinak terus itu emoticon-Big Grin
profile picture
galenix
kaskus addict
@yazid69 @adfaisal @elefana secara macro ga ada yg perlu terlalu dikhawatirkan karena pasti bakal ada pencarian titik keseimbangan baru untuk pembagian peran antara manusia dg teknologi. Udah dari jaman baheula banyak 1 jenis pekerjaan hilang dan jenis pekerjaan lain yg muncul.

tapi yg perlu diperhatikan itu micro.. ketika 1 pekerjaan hilang dan pekerjaan lain muncul, belum tentu yg mendapat pekerjaan itu yg kehilangan pekerjaan. nah bagaimana dg nasib individu itu? gua sih lebih ngeliat ke diri sendiri, are we ready, as individu, to face age of AI?
profile picture
fat279
aktivis kaskus
@yazid69 @adfaisal @elefana @galenix kalau kejadiannya secara "mass & quick", maka akan ada chaos. Konflik horizontal. Tapi kalau cukup loker atau harapan maka transisinya bagus. World War itu terjadi ketika industri lagi diatas, surplus manusia
profile picture
FinPay
kaskuser
@Ardent99 wah kalo gitu kerjaan buzzerRP bisa ilang donk gan.. di ganti ma bot buzzer haha...emoticon-Big Grin
profile picture
winterofsahara
kaskus addict
@FinPay yesss, jadinya buzzer ga ada uang buat beli beras
profile picture
Rico_99
kaskus maniac
AI itu masih sangat amat jauh dari kata PINTAR. AI bisa bikin seekor nyamuk? Gak Bisa... Kita terlalu kagum dgn hal yg sebetulnya Biasa saja
profile picture
fat279
aktivis kaskus
[mention]Rico_99[/mention] gk perlu AI, manusia paling pintar jg gk bisa bikin nyamuk. AI kok mau dibandingin sama membuat nyamuk. Cobak laen kali datang ke gudang bandara moderen, gimana itu konveyor barang bisa sortir otomatis. Atau ke gudangnya amazon, warehouse pakek AI. Atau ke pabriknya astra, yg ngrakit tangan robot
profile picture
Koropockle
kaskus addict
[mention]Rico_99[/mention]

ya kalau disuruh bikin seekor nyamuk, manusia paling pintar saat ini dan yang pernah ada juga ga bisa bray

bandingin sama sesuatu hal yang empiris lah, yang bisa diukur ...

emang sekarang belom seberapa pinter, tapi kecepatan belajarnya melebihi manusia

https://artificialintelligenceindonesia.com/ai-mengalahkan-manusia-texas-holdem-poker/

bayangin berapa lama yang dibutuhkan manusia untuk levelnya kecerdasannya mencapai tahap X dan berapa lama waktu yang dibutuhkan Ai untuk mencapai tahap yang sama? Ai lebih cepet bro dan Ai ga bisa lupa

https://inet.detik.com/cyberlife/d-5110851/manusia-dikalahkan-kecerdasan-buatan-5-tahun-lagi

mbayangin Ai di masa depan ane merinding ... 100 atau 200 tahun lagi mungkin bener2x bisa seperti terminator,, atau bisa lebih cepat, who knows
Memuat data ...
Menampilkan 21 - 35 dari 35 balasan
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di