CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Fakta Cerita Netizen Hampir Di-Amputasi karena Tiap Hari Minum Boba, Waspada Gaes!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f71b46ffacb9577613395a0/fakta-cerita-netizen-hampir-di-amputasi-karena-tiap-hari-minum-boba-waspada-gaes

Fakta Cerita Netizen Hampir Di-Amputasi karena Tiap Hari Minum Boba, Waspada Gaes!



Apa jadinya ya kalau kebiasaan minum boba tiap hari? berikut ini terungkap fakta cerita seorang netizen yang hampir diamputasi gara-gara minum boba tiap hari. Wajib banget dibaca gaes!

Seseorang bernama @dangobulet baru-baru ini membagikan pengalamannya setelah meminum boba setiap hari. Dalam sebuah thread panjang Twitter, ia menuturkan awal mulanya ia mengalami lumpuh kaki sementara. 


Thread yang dibagikannya pada 25 September 2020 itu kini sudah diretweet oleh lebih dari 26,1 ribu orang lho gaes. Penasaran kan gimana ceritanya? Berikut adalah fakta lengkap seorang perempuan yang hampir diamputasi karena tiap hari minum boba. 

Awal mulanya masih merasa aman


Dangobulet awalnya meminum boba setiap hari. Saat itu, ia masih merasa biasa saja dan baik-baik saja. Suatu hari, ia merasa ada yang janggal dengan kaki kanannya. 


Mulai merasa kesulitan untuk berjalan


Ia kemudian mulai merasa pegal di kaki kanannya. Saat itu, ia masih saja meminum boba. Ia tak menyadari penyebab kakinya seperti itu ternyata boba gaes. 

Kondisi kakinya pun makin parah sampai akhirnya menjadi lumpuh sementara. Ia merasakan kesemutan dari ujung telapak kaki hingga pahanya. 

"Dr yg lagi jalan biasa aja, tau2 rasanya kesemutan dr telapak sampe paha atas. dan itu gabakal berhenti rasa sakitnya," ungkapnya. 

Cek ke dokter


Ia pun akhirnya memutuskan untuk ke dokter. Awalnya dokter mengira hanya kekurangan vitamin B. Ternyata setelah dicek lagi, kadar gula dalam tubuhnya sudah melampaui batas wajar, yakni mencapai angka 600. 

"Even dokternya pun heran. organ di dalem tubuh aku msh bisa ngasih sinyal sebelom terlambatUpside-down face karna rata2 orang yg udh lebih dr 600an itu gejalanya udh macem2. kayak haus bgt, sering mondar mandir kamar mandi," kata  Dangobulet. 

Menjalani pengobatan


Untuk mengobati penyakitnya tersebut, perempuan muda itu akhirnya menjalani pengobatan fisioterapi yang rutin untuk memulihkan fungsi syaraf-syaraf yang lumpuh.

Ia juga memperbaiki pola hidupnya dengan berhenti meminum boba dan mengurangi makanan atau minuman yang mengandung banyak gula. Gak cuma itu, ia juga meminum ramuan herbal yang terbuat dari 11 siung bawang lanang, 2 bombay, 5 jeruk nipis diblender. 


SUMUR:

https://kuyou.id/homepage/read/14177...a-waspada-gaes
profile-picture
profile-picture
profile-picture
indrastrid dan 28 lainnya memberi reputasi
Gula penyebabnya bukan boba
profile-picture
profile-picture
profile-picture
akubebe dan 5 lainnya memberi reputasi
profile picture
fxleo
aktivis kaskus
Kandungan gula boba tinggi
Sekitar 4x coca cola
Coca cola aja dibilang tinggi


Post ini telah dihapus oleh KS06
profile picture
bodongamo
kaskus addict


Yap btul.klau g diimbangi dngan olhraga akan mngakibatkan diabetes....
profile picture
JosiaseM
kaskus addict
Mulut ane kalo gulanya ga bisa ketolerir malah cendrung pait, atau jadi aneh rasanya. mau itu manis, asin, rasa mecin sekalipun kalo kebanyakan..

Heran kok banyak orang ga punya kontrol di indera pengecapnya emoticon-No Hope
profile picture
zimbenk
kaskus addict
boba sendiri bahan dasarnya dari tepung tapioka, sedangkan tepung tapioka itu sumber karbohidrat.
Karbohidrat Index Glikemik-nya termasuk tinggi jadi ketika masuk ke tubuh relatif gampang diubah ke gula.
Karena gula di darah/tubuh meningkat, pankreas memproduksi insulin untuk mengubah gula menjadi glikogen untuk disimpan di organ hati dan otot. Kalau tempat di otot dan hati sudah penuh maka diubah menjadi lemak. Kalau pankreas terlalu sering produksi insulin bisa mengakibatkan sel2 tubuh resisten terhadap hormon insulin. Kalau terus2an maka kena diabetes tipe 2
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 5 dari 5 balasan
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di