CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Scuba Dilarang, Produsen Masker: Harus Ada Win-win Solution
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f69f1e7b8408827aa0b2195/scuba-dilarang-produsen-masker-harus-ada-win-win-solution

Scuba Dilarang, Produsen Masker: Harus Ada Win-win Solution

Bandung - Produsen masker meminta pemerintah mempertimbangkan kembali soal larangan memakai masker berbahan scuba di area publik. Pasalnya, ada beberapa jenis bahan scuba yang terbukti tahan air.

"Pemerintah atau dari gugus tugas COVID-19 menyebutkan bahwa jelas disebutkan bahwa kain scuba tidak cocok atau tidak memenuhi syarat, terlepas dari statemen itu, kami pelaku usaha benar-benar dirugikan. Pengusaha dan UMKM di Bandung merasakan dampaknya, rata-rata pesanan ditunda (pending) baik dari institusi, atau pesanan dari komunitas-komunitas," ujar Cecep, salah seorang produsen masker scuba di Kota Bandung saat dihubungi detikcom, Selasa (22/9/2020).

Cecep mengatakan rata-rata pemesan masker scuba ketakutan begitu mendengar pernyataan dari pemerintah terkait kelayakan masker scuba dalam menangkal virus Corona. "Saya tepis tidak benar isu itu, sebenarnya scuba banyak spesifikasinya, ada gramasi tipis, sedang dan ada yang premium. Kalau premium itu scuba maximus, ketebalannya 360 gram. Itu tahan air. Kalau jelas scub ada spesifikasi, kenapa yang lain juga tidak disebut juga," tutur Cecep yang mengelola Cilest Digital Printing itu.

"Saya punya videonya atau mungkin bisa dilihat sendiri, air yang diguyur saja tidak menyerap ke kain. Apalagi yang sedikit atau droplet ya namanya," ucap Cecep.

Cecep mengaku sedih mendengar pernyataan pemerintah soal larangan memakai scuba tanpa ada sosialisasi lebih awal terlebih dulu. Sebab, hal itu dirasakannya turut memberikan dampak kepada para pedagang eceran masker scuba.

"Reseller kita pada ngeluh, mereka mengeluhkan banyak pesanan yang ditunda. Saya imbau juga kepada mereka, larangan pemerintah itu hanya untuk Jabodetabek atau area KRL saja, tetapi ternyata dampaknya luar biasa di Bandung, Jabar bahkan Indonesia," katanya.

Menurutnya, masker scuba ini merupakan komoditas untuk menggeliatkan kembali ekonomi di Bandung. Jika larangan tersebut ditetapkan, tanpa solusi dari pemerintah, ia khawatir ekonomi akan memburuk kembali.

"Harus ada win-win solution, pemberitahuan dari awal. Bukan saya menjadi provokasi, tetapi kan masker scuba juga ada spesifikasinya. Ya itu harus ada larangan yang jelas soal spesifikasinya, misal kalau yang tipis harus di-double atau bagaimana. Jangan dipukul rata," tutur Cecep.

https://news.detik.com/berita-jawa-b...win-solution/2

Ane hanya mencuil sedikit kalimat yg di ucapkan oleh Epidemiolog Pandu Riono.

“Gak ada yang bikin regulasi masker yang beredar itu seperti apa. Harusnya Kemenkes bikin. Bikin regulasi, supaya masyarakat terlindung,” kata Pandu saat dihubungi Tempo pada Rabu, 16 September 2020.

Kemenkes dan satgas sedari awal tidak menyertakan standar masker yang aman takkala masker medis mulai hilang dari pasaran lalu bermunculan masker kain dan masker scuba yang di ambil dari lifestyle warga korea.
Akibatnya ketika muncul larangan memakai scuba dan buff langsung menghantam rumah produksinya.
Masker kain pun wajib 3 lapis.

Jelas itu menyakitkan bagi para pengusaha masker scuba yg telah memproduksi banyak bahkan jabar sendiri mengeluarkan uang 40 M tuk memesan masker scuba blom yg lain itu.
Bayangkan nasib mereka yg sudah berproduksi dan rugi besar terlebih ekonomi lagi turun2nya.
Seandainya dari awal ada standar yg keluarkan,ane rasa masalahnya kagak bakal rumit dan pihak produksi akan menyesuaikan dgn standar yg ada macam helm SNI.emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
servesiwi dan 13 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh extreme78
kalau salah ya tetapkan salah..
Kalau mau dilarang ya dilarang..
jangan diakomodir mulu segala pihak..
hukum dan pemerintah itu memang bersifat memaksa..

justru banyak kompromi, kekeluargaan, dihimbau, sosialisasi dulu, transisi .. Model2 serupa itu kesannya "baik" tapi mengaburkan kepastian hukum..
profile-picture
profile-picture
atamlee dan extreme78 memberi reputasi
profile picture
lexarrio
kaskus maniac
ntar ada yang mewek pemerintah itu otoriter emoticon-Leh Uga

kan ribet urusan sama mahluk begono emoticon-Leh Uga
profile picture
TS extreme78
kaskus geek


makanya bre...kemenkes harus punya standar regulasi masker yg aman.
Masyarakat tinggal mengikuti..
Masyarakat butuh masker bre tapi masyarakat tidak semuanya mampu alias ekonomi menengah ke atas.
Aslinya bagus dgn rekomondasi masker kain 3 lapis dan harus begitu dari awal.
Jgn udah jalan 7 bulanan bru koar2 dilarang.
Kasian yg terlanjur produksi tiba2 terlarang karena tidak adanya standar/panduan masker yg aman.
Masker medis yg di sarankan pun tidak cukup aman di luar ruangan dan pemakaiannya pun hanya 4-5 jam.
Begitupula dgn masker kain.
Adakah kemenkes mensosialisasikan sebelumnya kepada masyarakat.

emoticon-Angkat Beer
profile picture
biawak.pink
kaskus geek
@lexarrio
namanya aja pemerintah. ya bikin perintah kerjaannya..

emak yang ngelahirin sendiri aja kalo udah keluat titah ya gak ada istilah suka gak suka..

apalagi pemerintah..

semua spesies sosial itu butuh lead. bener salah itu hal lain. karena kalo sudah masing2 mau jalan sendiri malah lebih kacau..
profile picture
biawak.pink
kaskus geek
@extreme78
disini gak masyarakat gak pemerintah lebi ke sosiopsikologis "jimat". pakai bahan apa yang manteb. itu kita pake. anti-corona.

bukan pada disiplin perilaku penggunaan dan pemanfaatannya..

jadinya muncul pemikiran2 sesat:
gapapa nongkrong2 selama pakai masker dan cuci tangan..
ya jalani aja, toh kita pakai masker, bawa handsanitizer..

model jimat pemikirannya..

masker, faceshield, bahkan apd lengkap pun itu cuma komponen barier.. tidak ada proteksi 100% apapun.. menghambat, menunda, atau mengurangi kemungkinan saja..

suatu saat pasti akan kena juga.
cuma kena seemprit, anti bodi masih bisa ngehajar..
kena terus2an ya jebol..

ada "aman" dalam masker jenis apapun itu adalah tidak tepat..
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 4 dari 4 balasan
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di