CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Perencanaan Keuangan /
Pandemi Membuatku Sadar, Pentingnya Menabung Dana Darurat Untuk Masa Depan.
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f4670b0f4d6954eac51bc13/pandemi-membuatku-sadar-pentingnya-menabung-dana-darurat-untuk-masa-depan

Pandemi Membuatku Sadar, Pentingnya Menabung Dana Darurat Untuk Masa Depan.


Ane termasuk tipe orang yang sulit sekali untuk menabung, karena dulu prinsip hidup ane adalah YOLO (You Only Live Once) . Ane hidup hanya sekali, jadi nikmati waktu yang ada, nikmati setiap kesempatan yang datang, serta melakukan semua hal yang ane inginkan, dulu ane tidak pernah melakukan perencanaan keuangan masa depan seperti menabung atau investasi. Yang ada dipikiran ane hanyalah bagaimana caranya untuk menikmati hidup saat ini.

sumber : dok.pribadi

Saat itu, sebelum pandemi covid-19 melanda, kondisi ekonomi ane sangatlah stabil. Karena ane bekerja sebagai seorang Accounting di salah satu Hotel di Jakarta, pekerjaan ane lancar, keuangan ane lancar, bahkan setiap bulan ane bisa melakukan traveling serta bisa memenuhi semua kebutuhan dan keinginan ane dengan sangat baik. Ane tidak pernah menyangka pandemi covid-19 akan datang dan memporak-porandakan industri pariwisata termasuk bisnis perhotelan tempat ane berkerja, bahkan ane hampir saja dirumahkan, untungnya hotel tempat ane bekerja masih tetap beroperasi walaupun harus me-rolling karyawannya.

Bisnis perhotelan memang menjadi salah satu industri yang terkena dampak kerugian paling besar akibat pandemi ini. Occupancy hotelyang biasanya menyentuh angka 90% per harinya, sejak bulan Januari 2020 mulai turun perlahan. Puncaknya di bulan Maret-Mei 2020, karena WNA (Warga Negara Asing) dilarang masuk serta penerbangan dibatasi. Occupancy hanya berkisar antara 5-10% saja. Banyak pemilik hotel yang akhirnya memilih menutup bisnis hotelnya, karena tidak seimbang antara omset dengan biaya operasionalnya. Seperti dilansir oleh halaman kompas.com (link disini), per April 2020 tercatat ada 1.266 hotel tutup termasuk hotel besar Santika yang sudah memiliki banyak cabang di berbagai daerah.

Ane paham, dalam situasi pandemi seperti ini pemilik hotel hanya memiliki 2 opsi yaitu menutup hotel untuk sementara agar menekan biaya operasionalnya, atau tetap membuka hotel dengan memangkas sebagian biaya operasional seperti melakukan pengurangan karyawan serta melakukan diskon menginap besar-besaran agar masih ada tamu yang mau menginap di hotel.

Hotel tempat ane bekerja memilih opsi ke-2 yaitu tetap membuka hotel, namun karyawannya harus melakukan rolling. Seperti ane contohnya, ane hanya masuk 2 minggu saja dalam 1 bulan, gaji ane tentu saja 50% dari biasanya. Nah dari sinilah  tantangan ane dimulai sejak pandemi ini. Dimana ane sebagai seorang perantau dituntut untuk tetap bisa membiayai diri sendiri, walaupun penghasilan ane hanya 50% dari biasanya. Awalnya ane masih belum bisa beradaptasi melakukan perencanaan keuangan, sulit sekali untuk berhemat. Dulu sebelum pandemi, setiap hendak membeli sesuatu ane tidak pernah berpikir panjang hanya mengikuti kata hati saja. Tapi setelah ada pandemi, untuk membeli satu barang saja, ane harus berpikir berkali-kali, banyak yang ane pertimbangkan apakah nantinya setelah membeli barang ini, ane masih mempunyai cukup uang sampai tanggal gajian berikutnya, apakah kebutuhan pokok ane sudah terpenuhi semuanya, apakah ane masih punya uang pegangan untuk besok. 




Jika ditanya, apakah pandemi memberikan dampak negatif untuk ane? Ya, tentu saja apalagi dari segi ekonomi. Tapi ada juga dampak positif yang bisa ane ambil dari pandemi ini, yaitu pentingnya perencanaan keuangan untuk keadaan darurat. Kita sebagai manusia tidak pernah tau kapan kita sakit, kapan kita ada musibah, kapan pandemi seperti ini akan datang lagi, alangkah baiknya jika kita sudah melakukan perencanaan keuangan dari jauh-jauh hari, seperti sudah menyiapkan tabungan dana darurat dsb. Roda itu berputar, kadang kita ada diatas kadang kita ada dibawah. Jadi selagi kita sedang berada diatas persiapkanlah dengan baik, agar saat kita berada dibawah kita tetap bisa bertahan sampai kita kembali ke titik atas lagi.

Ini adalah pelajaran yang ane ambil selama masa pandemi, dan ane sadar selama ini ane salah karena tidak pernah melakukan perencanaan keuangan untuk masa depan. Semoga saja pandemi ini segera berlalu, sehingga industri pariwisata terutama bidang perhotelan bisa segera bangkit seperti dulu, dan ane bisa kembali menjadil karyawan full time seperti dulu lagi.

sumber : opini dan pengalaman pribadi

profile-picture
profile-picture
knoopy dan lianasari993 memberi reputasi
menabung adlh cara yg bagus saat sedang dalam masalah keuangan yg tidak menentu
profile-picture
sinsin2806 memberi reputasi
profile picture
TS sinsin2806
kaskus maniac
betull sekali itu.
kalo belum ngerasain sih masih bisa menyepelekan, giliran udah ngerasain baru nyesel, kenapa dari dulu ga nabung coba
profile picture
@sinsin2806 iya ane aja nabung sejak kelas 3 sd
profile picture
TS sinsin2806
kaskus maniac
@lianasari993 mantul bener sist
profile picture
👍... Semua kejadian pasti ada hikmahnya, tinggal bagaimana kita meresponya.. menabung, hidup sehat, dengan disiplin itulah kunci agar kita masih bisa menikmati udara segar di planet bumi ini..dan satu hal lagi kepedulian terhadap sesama berbagi rasa bagi yang berlebihan rezeki.. peduli diwaktu normal itu biasa..
profile picture
@sinsin2806 iya supaya bisa beli apa yg diinginkan 😂
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 5 dari 5 balasan
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di