CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Sports / Sports /
Paris Saint-Germain vs Bayern Munich, Akankah Sejarah Itu Terulang ?!?!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f3f394e28c9916d2e7b36e2/paris-saint-germain-vs-bayern-munich-akankah-sejarah-itu-terulang

Paris Saint-Germain vs Bayern Munich, Akankah Sejarah Itu Terulang ?!?!

Sembari menanti sarapan pagi yang disiapkan istri tercinta, memori membawa saya pada final Piala Champions musim 1992-1993.



AC Milan yang saat itu dinahkodai, Fabio Capello sedang memburu gelar kelima di ajang yang masih bertajuk Piala Champions.



Franco Baresi dkk jelas lebih difavoritkan untuk menjadi juara pada laga final menghadapi Marseille.

Selain lebih berpengalaman dengan empat gelar juara yang diraih sebelumnya, AC Milan meluncur ke laga puncak dengan meraih 10 kemenangan beruntun alias sempurna!

AC Milan mengalahkan Olympia Ljubljana, Slovan Brastilava di fase gugur serta menumbangkan IFK Gottenborg, FC Porto dan PSV Eindhoven di babak grup baik dalam laga kandang maupun tandang.

Oleh karenanya, tak banyak yang menjagokan Marseille untuk bisa menggondol Si Kuping Besar pada musim itu. Padahal, jagoan Prancis kala itu juga lolos ke final tanpa pernah mengalami kekalahan.



Musim ini, penghuni stadion laga final Piala Champions musim 1992-1993, yakni Bayern Munich sudah berada di final Liga Champions musim 2019-2020.

Bayern Munich berpeluang menjadi tim pertama sepanjang sejarah Liga Champions yang mampu menjadi juara dengan mengukir rekor seratus persen kemenangan.

Serupa dengan AC Milan pada musim 1992-1993, Robert Lewandowski dkk mampu mengalahkan semua lawannya dalam 10 laga beruntun untuk menembus babak final.

Sebelumnya, Bayern Munich berhasil meraih enam kemenangan saat bertemu Red Star Belgrade, Tottenham Hotspur dan Olympiakos di babak penyisihan grup.

Sementara empat kemenangan di fase gugur diraih atas Chelsea, Barcelona dan terakhir saat menyingkirkan Olympique Lyon di babak semifinal.

Di babak final Liga Champions musim ini, Bayern Munich akan bertemu dengan wakil Ligue 1, Paris Saint-Germain.

Musim ini, Die Roten telah menyapu beraih dua gelar domestik, yakni Bundesliga dan DFB Pokal.

Oleh karenanya, mengalahkan Paris Saint-Germain di babak final nanti tak hanya menjadi gelar keenam di ajang Liga Champions, tetapi juga akan membawa Bayern Munich meraih 'treble' musim ini.

Untuk mencapai misi tersebut tentu tidak mudah.

Paris Saint-Germain yang diarsiteki seorang Jerman bernama Thomas Tuchel, juga punya modal baik untuk bisa mengalahkan Bayern Munich di Estadio da Luz saat final dipentaskan nanti.

Neymar dkk juga punya keinginan besar meraih 'quadruple' musim ini.

Sebelumnya, Paris Saint-Germain yang diputuskan menjadi juara saat Ligue 1 musim ini tak dilanjutkan, juga berhasil mengalahkan Saint-Etienne dan Olympique Lyon di final Piala Liga Prancis dan Piala Prancis.

Walaupun banyak pengamat menjagokan Bayern Munich untuk keluar sebagai kampiun Liga Champions musim ini, tetapi bagi saya bayang-bayang final Piala Champions musim 1992-1993 bisa saja menjadi nyata di Estadio Da Luz.

Jika tidak berhati-hati, maka serupa dengan AC Milan pada final Piala Champions 1993, asa menjaga kesempurnaan yang diusung Bayern Munich musim ini pun kandas di tangan Paris Saint-Germain.



Dalam laga final Piala Champions 1993, sebuah gol dari Basile Boli sukses membuat Marseille mengalahkan AC Milan dengan skor 1-0 pada final yang digelar di Stadion Olimpik, Munich (26/5/1993).

Hingga jelang laga final Liga Champions musim ini, final Piala Champions 1993 menjadi satu-satunya momen dimana tim asal Prancis keluar menjadi Raja Eropa.

Jadi, mampukah Bayern Munich terhindar dari tragedi AC Milan saat tumbang di laga pamungkas Liga Champions ?!?!

Atau bagaikan 'copy-paste' musim 1992-1993 dengan menjadikan Les Parisiens sebagai juara baru Benua Biru usai laga final di Lisbon tuntas digelar ?!?!

Hmmm, seringkali semesta memiliki caranya sendiri untuk meng-unggah kembali sejarah !!

#RinganJari
profile-picture
profile-picture
profile-picture
salutob dan 25 lainnya memberi reputasi
Ane dukung PSG, kipernya pengalaman di kompetisi tertinggi baik di tingkat negara maupun champions. emoticon-Cool
profile-picture
kkjavu memberi reputasi
profile picture
kkjavu
aktivis kaskus
Cuma bukan Navas tp Sergio Rico kipernya PSG om
profile picture
wy2312
kaskus addict
@kkjavu lah, kirain navas. Ane salah, maaf gan emoticon-Cape d...
profile picture
gikogaza
kaskus geek
Cidera kan navas
profile picture
kkjavu
aktivis kaskus
@gikogaza iya pas lawan atalanta cederanya
profile picture
kumaniaks 
KASKUS Plus
Tapi Sergio Rico pengalamannya lumayan, 2x final UEL kan. Boleh lah mentalnyaaaa.
profile picture
Tetep we kalah dibanding Neuer yg udah main di macem2 final mah... golden gloves : ✅, juara WC : ✅, juara Euro under 21 : ✅
profile picture
kkjavu
aktivis kaskus
@kumaniaks soalnya kioer cadangan sebelumnya Aerola atau Buffon, lebih manteps mentalnya
profile picture
kumaniaks 
KASKUS Plus
@online.addict Dibanding Neuer ya jauuuuh. emoticon-Turut Berduka Cuma kalo lebih merata, kedalaman squad P$G imbang sih di sektor kiper. Kalo Bayern kayaknya timpang bener.
profile picture
kumaniaks 
KASKUS Plus
@kkjavu Kalo sama Areola sih masih apple to apple nih, kalo diliat dari stats, Rico malah jauh lebih bagus ketimbang Areola, Areola udah balik, tapi ya gak bisa main. emoticon-Ngakak
profile picture
@kumaniaks nah iya bener Gaan, kedalaman squad. Kiper2 cadangan jaraaaaang bgt main.

Trs squad lini lain di Bayern pas UCL ini macem Sule, Goretzka gtu asa tak menonjol. Terus mereka senderung maju ke depan, depan gawang sering kosong, suka ngeri liatnya emoticon-Ngakak (S)

Macem udh percayain aja ke si Neuer gtuu
profile picture
kkjavu
aktivis kaskus
@online.addict @kumaniaks makanya lawan Lyon, untung tuku ekambi ama mempis ga masuk tuh tendangannya
profile picture
kumaniaks 
KASKUS Plus
@online.addict Süle masih lumayan lah ya, di dua tiga tahun ke depan. Nah, Goretzka ini, kayak kurang pas di Bayern, meskipun bagus sih. Gak tau deh kalo pos Goretzka diisi sama Leroy. emoticon-Ngakak

Neuer tipikal Sweeper Keeper kan, makanya centre-back, dipaksa naik agak ke depan. Bayern sekarang mirip Jermannya Joachim pas pildun sekali, karena pelatihnya mungkin ya.
profile picture
kumaniaks 
KASKUS Plus
@kkjavu @online.addict Bayern mah kipernya nyambi jadi centre-back untungnya. emoticon-Ngakak
profile picture
@kkjavu hooh Gan, beneran bisa masuk itu kalau buka si Neuer kipernya

@kumaniaks
Hooh Gan.. mungkin keliatan meredup karena semua org sedang tertuju sama Gnabry dan Davjes bahaha. Oiya benerr ga sabar pengen cepet liat Sane main emoticon-Peluk

Tetep waswas liatnya 😆 emoticon-Ngakak (S)
Btw dia pan sering maju gtu tra kemaren2 upload video lempar bola goal masuk ke jendela di menara kastil gtu kan. Ane jd bayangin dia kayak Wakabayashi Tsubasa, bisa ngegolin gt emoticon-Ngakak
profile picture
kumaniaks 
KASKUS Plus
@online.addict @kkjavu Davies parah sih mainnya, scout Bayern di era sekarang bagus bener. Gnabry baru jadi ya, Arsenal kiciwa. emoticon-Ngakak

Sane main, Goretzka/Muller/Perisic terancam, tapi Perisic belum tentu permanen ya?

Neuer kayaknya lebih parah pas di Schalke gak sih overlap nya? Sekarang penerus Neuer, udah merapat lagi ke Bayern. emoticon-Ngakak Klub rasa timnas. emoticon-Ngakak
profile picture
@kumaniaks Si Davies masi abege udh edan gtu yak. Btw pacarnya pemain PSG gaan. Nah iyaa, udah mah bagus2 mereka ga keluar duit banyak juga buat datengin mereka. Si Arsenal nyesel ga yah beli Pepe mahal2 dan kehilangan Gnabry? Bahaha




Bisaan milihnya


Hooh perisic masi loan statusnya.. dari inter dia teh ya? Iyaa bener rasa timnas banget, apalagi ntar dtg Sane haha
profile picture
kkjavu
aktivis kaskus
@kumaniaks @online.addict kiper barca ter stegen mau ke muenchen??
profile picture
kumaniaks 
KASKUS Plus
@online.addict Ane cek, Head Scout yang dibawa Flick masih muda padahal. Curiga ada kerjasama sama scout dari FM, kayak dulu Everton. emoticon-Ngakak

Dapetin Davies juga dari klub semenjana kan? Toronto ya? Selain nama besar, didikan akademi Bayern di 15 tahun terakhir memang bagus juga sih.

Bicara Arsenal, semenjak ditinggal Arsene dan geng, apalagi ditinggal Gazidis juga, jiwa bisnisnya jadi kurang. emoticon-Ngakak

Gnabry ketemu sama Arsene padahal.

Iya, Perisic dari Inter, yang hebat dari plottingnya Bayern tuh, selalu bisa cari pemain sejenis, yang gak jauh dari skema. Meskipun berjarak jauh usianya. Gak salah kalo tim macem Schalke & Dortmund disebut Bayern Feeder. emoticon-Ngakak Schalke selalu nyumbang defense terbaik, Dortmund nyumbang attack terbaik buat Bayern. emoticon-Leh Uga
profile picture
kumaniaks 
KASKUS Plus
@kkjavu @online.addict Denger-denger sih gitu, soalnya kalo dari Neuer langsung ke Nübel kan jauh bener pengalamannya, Ter Stegen kan isunya dari dulu ke Bayern, cuma seperti biasa, dilempar ke klub lain dulu, ujungnya ke Bayern juga. emoticon-Ngakak Belum bisa disebut sukses di Jerman, kalo belum main untuk Munschen. emoticon-Ngakak
profile picture
kkjavu
aktivis kaskus
@kumaniaks @online.addict bener banget, susah jd inti kalo ga main di muenchen
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 20 dari 32 balasan
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di