CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sinovac Siap Suplai 40 Juta Dosis Vaksin ke Bio Farma Mulai November 2020
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f3e84759a972e1cd94c1980/sinovac-siap-suplai-40-juta-dosis-vaksin-ke-bio-farma-mulai-november-2020

Sinovac Siap Suplai 40 Juta Dosis Vaksin ke Bio Farma Mulai November 2020


Bisnis.com, JAKARTA - Sinovac Biotech Ltd.,berkomitmen menyuplai bulk vaksin hingga 40 juta dosis mulai November 2020 - Maret 2021 ke PT Bio Farma (Persero) dan memberikan prioritas setelahnya.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di sela kunjungannya ke China, Kamis (20/8/2020) untuk bertemu dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan tiga produsen vaksin Covid-19.

Dalam kunjungan tersebut, Menlu Retno yang didampingi oleh Menteri BUMN Erick Thohir menyaksikan penanda tanganan MoU antara Sinovac dan Bio Farma.

Baca Juga : Menlu Retno Terbang ke China Temui 3 Produsen Vaksin Covid-19

MoU tersebut menyepakati dua hal, yakni pertama, menyepakati prelimanary agreement of purchase and supply of bulk product of Covid-19 vaccine terkait dengan komitmen menyediakan bulk vaksin hingga 40 juta dosis vaksin mulai November 2020 - Maret 2021 kepada Bio Farma.

"Kedua, MoU untuk komitmen kapasitas bulk vaccine 2021. Sinovac akan memberi prioritas untuk suplai bulk vaccine setelah Maret 2021 hingga akhir 2021. Ini adalah kerja sama cukup panjang antara Bio Farma dan Sinovac," kata Retno dalam press conference secara virtual Kamis malam.

Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan bahwa kerja sama ini tidak berarti Bio Farma sekedar membeli vaksin, tetapi juga dilakukan transfer teknologi.

Baca Juga : Vaksin Corona, Jokowi Prediksi Vaksinasi Bisa Dimulai Awal 2021

"Ini kerja sama yang win-win. Bahwa Bio Farma bukan tukang jahit, tetapi kesepakatan Bio Farma dengan Sinovac ada yang namanya transfer knowledge dan transfer teknologi," ungkap Erick.

Hal yang sama juga ditekankan dalam kunjungan dengan Vice President Sinopharm dan Vice President Cansino. Keduanya juga tengah mengembangkan vaksin Covid-19.

Sinopharm dan Group 42 (G42) asal Uni Emirat Arab (UEA) telah melakukan uji klinis fase 3 vaksin Covid-19. Sementara CanSino baru saja mendapat izin paten kandidat vaksin Covid-19 Ad5-nCOV pada 11 Agustus 2020.

Pada keesokan harinya, Jumat (21/8/2020), kedua menteri direncanakan akan melanjutkan perjalanan ke UEA untuk melakukan kunjungan terkait vaksin.

https://m.bisnis.com/ekonomi-bisnis/...-november-2020

naaaahemoticon-Malu

profile-picture
profile-picture
profile-picture
tien212700 dan 12 lainnya memberi reputasi
emoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Hi

Quote:


Kalo kata biofarma karena mereka udah biasa produksi vaksin tipe inaktivasi
jadi setipe dengan yg dikembangkan oleh sinovac.

Btw yg kena skandal vaksin itu sinovac bukan? Kalo bukan ya tidak elok juga digeneralisir. Misalnya ane mau ke Inggris tapi ditolak di sana karena WNI ada yg meleduk2, padahal bukan ane & ane ga terafiliasi sama kelompok meleduk.

Sebagai koreksi,
dari (calon) vaksin2 yg disebut di atas
yg paling bermasalah itu sputnik v punyanya rusky. Trial 3 belum jalan tapi udah diotorisasi sama putin. Mungkin putin lagi gambling karena jika sukses dia bakal dapet pamor. Maklum hampir semua negara tergonjang-ganjing akibat corona, apalagi yg relatif otoriter seperti rusia, butuh boost supaya ndak terjadi revolusi.


------emoticon-Ngacir-----
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nielzone dan 3 lainnya memberi reputasi
profile picture
PSmania
kaskus holic
Inactivated virus memang tipe vaksin yang paling umum karena paling mudah dan murah produksinya. Hanya saja ada penelitian tahun lalu yang menemukan reaksi ADE (antibody-dependant enhancement) pada simpanse yang diberikan vaksin coronavirus yang kemudian menyebabkan SARS. Itu salah satu pertimbangan lembaga lain tidak menggunakan inactivated virus.

Nope, memang bukan Sinovac yang terkena skandal tapi itu setidaknya memberikan gambaran bagaimana lemahnya “BPOM” sana dalam mengawasi dan mengevaluasi produksi vaksin yang notabene sangat ketat harusnya. Apalagi saat ini produksi vaksin seperti dikejar setoran.

Betul sputnik V produksi Gamaleya memang dipertanyakan trialnya. Makanya saya tidak masukkan kedalam kelompok vaksin yang masuk trial 3 (4 vaksin) dan sebagaimana agan menggambarkan pak Putin di Rusia, begitu juga kondisi di China dengan pak Xi Jinping yang memang ingin menghapus anggapan negaranya merupakan penyebab dalam pandemi Covid-19, melainkan pahlawan.
profile picture
widya poetra
kaskus freak
emoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Hi

@PSmania Betul,
memang ada studi terhadap sars-cov-1 yg menyebutkan beberapa tipe vaksin, termasuk tipe inaktivasi, menyebabkan ADE sehingga subjek yg divaksin justru lebih rentan terhadap infeksi varian sars-cov-1. Sars-cov-2 ini saudara deketnya sars-cov-1 jadi kudu diwaspadai.

Untuk yg bikinan sinovac,
udah ada uji pra klinis terhadap hewan. Publish di science mag. Hasilnya ndak ada indikasi munculnya ADE.

Mudah2an sih aman,
dengan uji klinis di berbagai negara yg tentunya strain virusnya beda2,
seharusnya bisa meminimalisir lolosnya vaksin jika ternyata menyebabkan ADE.

Dan dengan trial di banyak negara juga kan meminimalisir intervensi Jinping buat ngebagus2in hasilnya.

emoticon-Angkat Beer
profile picture
widya poetra
kaskus freak
emoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Hi

Kemudian sebelum diedarkan,
vaksin impor kan diperiksa dulu sama BPOM. Kalo ada batch yg tainted tentu seharusnya direjek.

Mudah2an. emoticon-Angkat Beer
profile picture
qming
kaskus addict
Ternyata masih ada di kaskus yg google dolo baru coment
Betul banget omongan agan
Intinya menlu kita udah kemana mana buat mou ke perusahan vaksin covid.
Kapasitas 250 jt dr biofarma itu pure nantinya untuk vaksin covid terlepas apapun merknya.
Jgn ragukan biofarma udah bisa produkai vaksin miliaran dengan standar Who
So lets hope for the best

emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 4 dari 4 balasan
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di