CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Habib Umar Assegaf Dikeroyok Massa Intoleran, 2 Pelaku Ditangkap
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f312ac07414f50da8736e6e/habib-umar-assegaf-dikeroyok-massa-intoleran-2-pelaku-ditangkap

Habib Umar Assegaf Dikeroyok Massa Intoleran, 2 Pelaku Ditangkap


Terkini.id, Solo – Peristiwa penyerangan yang dilakukan oleh massa intoleran terjadi di Mertodranan, Kecamatan Pasar Kliwon Kota Solo, Sabtu 8 Agustus 2020 lalu.

Mirisnya, penyerangan tersebut menimpa Habib Umar Assegaf dan keluarganya saat menggelar hajatan Midodareni (doa di malam sebelum akad nikah) yang digelar di Jalan Cempaka.

Tiga orang luka-luka dalam penyerangan tersebut adalah Habib Umar Assegaf dan dua orang keluarganya. Disebutkan, penyerangan dilakukan lantaran massa intoleran mengira Habib Umar menggelar acara ghadir (perayaan kaum Syiah).

Kronologis Kejadian

Kejadian bermula saat keluarga almarhum Habib Segaf Al-Jufri tersebut menggelar acara Midodareni (doa di malam sebelum akad nikah). 

Tiba-tiba, digeruduk massa yang berpakaian muslim, bercelana cingkrang, dan mengenakan tutup kepala.

Massa yang disebut sebagai Kelompok Laskar tersebut mempertanyakan kegiatan yang sedang berlangsung di dalam rumah. 

Mengutip dari 5news, gerombolan tersebut lalu berteriak-teriak “Allahuakbar, Bubar, Kafir”, bahkan ada yang mengatakan “Syiah bukan islam, Syiah musuh islam, darah kalian halal, Bunuh”.

“Tak lama kemudian Kapolsek Pasar Kliwon datang dan meminta kami membubarkan diri,” terang sumber di lokasi kejadian.

Dalam situasi pengepungan oleh massa intoleran itu, polisi berusaha mengevakuasi Habib Umar Assegaf dengan mengendarai motor. 

Sayangnya, Habib Umar dan dua keluarganya justru kena pukul saat keluar dari rumah itu. Sepeda motor yang dikendarai terjatuh karena diserang massa. Mereka mendapatkan sejumlah pukulan hingga harus dibawa ke rumah sakit.

Kepala Polresta Surakarta Komisaris Besar Andy Rifai mengaku dirinya juga sempat kena pukul saat berusaha melindungi Habib Umar Assegaf dan dua keluarganya itu. 

“Kena pukul beberapa kali, tapi tidak luka,” katanya. Massa yang mengeruduk tempat itu lantas pergi setelah ada korban yang terluka.

Tak hanya itu, Kelompok Laskar juga merusak sejumlah mobil di lokasi hingga mengalami kerusakan cukup parah. Bahkan 
Tiga orang dilaporkan menjadi korban tindakan brutal kelompok beratribut Islam tersebut. Habib Umar Assegaf (54 thn), Habib Hadi Umar (15 thn) dan Habib Husin Abdullah (57 thn) kini harus menjalani perawatan medis akibat luka-luka yang diderita.

2 Pelaku Ditangkap

Setelah melakukan penyelidikan, Polresta Surakarta dibantu Polda Jateng telah menangkap 2 pelaku pengeroyokan Habib Umar Assegaf dan keluarganya di acara Midodareni (doa di malam sebelum akad nikah) yang digelar di Jl. Cempaka No. 81 Kp. Mertodranan Rt 1/1 Kel/Kecamatan Pasar Kliwon Kota Surakarta, Sabtu 8 Agustus 2020 malam.

“Pelaku diduga berjumlah puluhan orang, tertangkap 2 orang , tadi malam” kata Kapolresta Surakarta Kombes Andy Rifai di Mapolresta Surakarta, Senin 10 Agustus 2020.

Pelaku berinisial BD dan HD tersebut ditangkap Minggu Malam 9 Agustus 2020. 

“Pelaku sedang dalam pemeriksaan di Mapolresta Surakarta” jelas Kapolresta Surakarta dalam rilis siang tadi, Senin 10 Agustus 2020.

Saat ini polisi masih mengembangkan kasus tersebut. Polisi juga masih memburu para pelaku pengeroyokan lainnya.

“Pelaku yang lain masih dalam pengejaran,” kata Kapolresta Surakarta.


sumber

Yang ketangkap 2 orang, nama ormasnya ga dikasih tau, Negara udah kalah sama kaum radikal, mending IB HRS dijadiin presiden, imam besar, sekaligus Penguasa turun temurun selamanya disini aja, mukidi mundur mending.

itu juga dua ditangkep paling pion doang, dan ditangkap karena kebetulan masalah jd serius karena yang diserang Habib juga, coba non muslim atau kelompok minoritas yang diserang pasti aparat diam seribu bahasa...

Negara dagelan, kalah ama preman.






Bentar lagi ane bakal di cap kadron, nasbung, ga pancasilais, ga kebasukian emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
munif.jogja dan 22 lainnya memberi reputasi
Midodareni bukannya tradisi jawa ..


Napa pada teriak syiah emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 6 lainnya memberi reputasi
profile picture
bodico
kaskus maniac
tradisi jawa juga musyrik kalo kata kadrun..emoticon-Blue Guy Smile (S) makanya baru-baru ini ada acara musnahin keris.
profile picture
BWM789
kaskus holic
Padahal yang mengislamkan jawa memakai cara cara lewat media budaya yang sekarang justru dianggap sirik oleh orang orang yang katanya islami

emoticon-Ngakak

Kalo ulama dan walisongo jaman dulu pake cara kadrun saat ini, ane yakin jawa masih hindu
profile picture
seojoon
kaskus addict
@BWM789 Budha juga mungkin gan
CMIIW
profile picture
@BWM789 ah masa sih gan.. nyatanya org2 yg setia pada kerajaan Majapahit pada lari ke Bali, dan lainnya lari ke pegunungan.. Klo bener pke pendekatan budaya, ya ga mungkin lah smpe pada kabur begitu
profile picture
dwiatmaja
kaskus geek
@bodico musnahin keris, klepon g islami, nama wisnu dan sri musryik
bener2 pake cara ISIS buat hancurin budaya lokal emoticon-Smilie
profile picture
tobel96
kaskus addict
@bodico @dwiatmaja Mereka emang ISIS... 2024 Gejolak di indon makin parah.. 100% yakin ane.

2019 cuman sebagai pintu masuk....
profile picture
dwiatmaja
kaskus geek
@bodico @tobel96 mknya mereka ini punya rencana jangka panjang, kader2nya udah dari bocil di sekolah2 binaan mereka

profile picture
tobel96
kaskus addict
@bodico @dwiatmaja tinggal menunggu panen aja, 2024, 2029 mana yg akan jadi puncaknya...

Kalau dilihat situasi sekarang persiapan untuk 2024.

Saatnya #welcomsuriah dikumandangkan...
profile picture
dwiatmaja
kaskus geek
@bodico @tobel96 semoga yang diatas pada sadar
profile picture
bangtjah
kaskus addict
@bodico @dwiatmaja dah lah, budaya Jawa biar non muslim yg warisin. Bahkan cino2 yang warisin 😂 ironi
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 10 dari 10 balasan
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di