CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
"Skuy Living" ala Qorygore Vaksin Toxic di Internet?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f2c028668cc956ce913b892/quotskuy-livingquot-ala-qorygore-vaksin-toxic-di-internet

"Skuy Living" ala Qorygore Vaksin Toxic di Internet?

Bagi penikmat youtube, tagline “Skuy Living” yang dipopulerkan oleh Qorygore begitu sering kita dengar. Dalam video-video yang diunggah Qory, tagline tersebut sering diucapkannya untuk mengekspresikan hidup santai dengan tidak ikut terlibat dalam segala macam kekacauan di internet. Walau terkesan bercanda dan diucapkan tanpa beban, namun kalimat itu sebenarnya sangat mungkin dipikirkan baik-baik oleh Qorygore. Di beberapa kesempatan, Qory sempat menyinggung soal pengalaman hidupnya yang pada akhirnya membentuk pemikirannya saat ini, termasuk “Skuy Living” tersebut.

sumber gambar: youtube.com

Dalam era kemerdekaan dalam berpendapat seperti sekarang, cukup sulit untuk memastikan tidak ada orang yang berperilaku berlebihan sehingga menciptakan kekacauan, khususnya di dunia internet. Secara spesifik, perilaku “netizen” di sosial media merupakan persoalan yang paling sering kita temui sehari-hari. Kebebasan dalam berbicara terkadang membuat orang-orang tersebut menjadi “liar” bahkan berkomentar tanpa memperhatikan batas-batas tertentu. Hal itu tidak jarang memperkeruh suasana yang ada dan malah membuat sesuatu di internet mendapatkan exposure berlebihan dari yang seharusnya didapatkan. 

Berangkat dari persoalan itu, Qorygore kemudian muncul dengan kaliam “Skuy Living”-nya untuk merespon berbagai macam permasalahan di internet. Tidak seperti youtuber dan influencer lainnya yang memilih untuk ikut memberikan pendapat dan secara tidak langsung terlibat dalam keramaian atas suatu masalah yang sedang hangat, Qorygore malah bereaksi sebaliknya. Dia jauh lebih suka untuk tidak terlalu terlibat dan menjauhi keramaian tersebut. Walau dia terkadang memberikan pendapatnya dalam beberapa kasus, namun Qorygore tetap menegaskan untuk tidak mau ikut campur lebih. Terlepas dari liar maupun tidaknya komentar “netizen”, tidak ikut campur dan “menertawakan” keadaan-lah yang dirasa lebih baik bagi Qorygore.


sumber gambar: gramedia.com

Sebagai penulis, saya lebih memilih untuk berada di pihak Qory dalam berprilaku di internet. Saya cukup yakin, sekitar 90 persen, bahwa Qorygore tidak sekedar mengucapkan “Skuy Living” tanpa benar-benar memikirkannya. Setidaknya, dengan pengalaman hidup dan pengetahuannya, tagline tersebut dapat dikonsepkan oleh Qory untuk kemudian disebarkannya lewat video-videonya di youtube. Skuy Living yang berarti santai dalam menjalani hidup bukan hanya sekedar kata-kata belaka. Tagline itu adalah ajakan untuk menjauhi permasalahan yang tidak esensial dan tidak mempengaruhi hidup kita. Bahkan, konsep itu disinggung juga oleh Mark Manson dalam bukunya yang menjadi salah satu buku terlaris versi New York Times dan Globe and Mail berjudul “Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat”. Kurang lebih, dalam buku itu, disebutkan bahwa bersikap bodo amat terhadap sesuatu yang tidak esensial dan sangat kecil implikasinya dalam hidup kita merupakan pendekatan yang waras demi menjalani hidup yang lebih baik. Argumen itu didukung juga dengan berbagai pemikiran logis tentang kehidupan yang terlihat baik diluar namun sangat buruk di dalam. Terlalu banyak memikirkan hal-hal tidak penting seperti kebingungan memilih baju pesta, kebingungan untuk menentukan apakah bubur diaduk atau tidak, dan berkomentar panjang lebar mengenai antrian di pom bensin nyatanya hanya membuat hidup menjadi kontra-produktif dan membuang-buang energi mental yang ada.


sumber gambar: voffice.co.id

Jika memperhatikan para pengusaha sukses di dunia seperti Mark Zuckerberg, sangat sering kita melihat mereka hanya menggunakan kaos polos dan celana jeans panjang dalam berbagai macam interview. Bahkan, terkadang kita melihat Zuckerberg memakai pakaian yang itu-itu saja. Tanpa kita sadari, hal itu sebenarnya merupakan salah satu implementasi dari konsep yang kurang lebih mirip dengan “Skuy Living”-nya Qorygore dan “Sikap Bodo Amat”-nya Mark Manson. Mark Zuckerberg memilih untuk tidak banyak pertimbangan dalam memilih pakaian karena nyatanya hal itu tidak terlalu esensial. Mark Zuckerberg ingin menyimpan energinya untuk hal-hal yang lebih penting seperti ekspansi bisnis atau investasi startup baru dibandingkan menggunakan energinya untuk memilih-milih baju.

Di titik ini, “Skuy Living” saya rasa merupakan tagline brilian sebagai ajakan untuk berprilaku “sehat” di internet. Daripada pusing memikirkan sistem atau kebijakan untuk meredam “toxic” di internet, jauh lebih mudah untuk menerapkan pedoman “Skuy Living” selama kita menggunakan internet. Selain itu, seperti yang sudah disinggung sebelumnya, “Skuy Living” juga bisa digunakan di luar dunia internet.

Qorygore sempat mengatakan di salah satu videonya bahwa selama circle terdekat kita kita baik-baik saja, tidak perlu ada yang harus kita pusingkan. Makanya, Skuy Living!


Sumber Tulisan:
Opini Pribadi
Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat by Mark Manson
Qorygore on Youtube

Sumber Gambar:
Google Images
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Junmai92 dan 33 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kulitkacang10
hmmm facebook ban sayap kanan diangap bodo amat? duh qorygore kok jadi panutan gan gan pantes indo makin jongkok pemikirannya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
keenan09 dan 2 lainnya memberi reputasi
profile picture
Setuju, bukannya malah jelek kalau ada pikiran bod amat?
profile picture
TS kulitkacang10
kaskus holic
thx opininya gan emoticon-Big Grin mungkin agan belum baca tritnya dengan seksama. Kalau diringkas sih kurang lebih: untuk masalah-masalah remeh temeh kaya kekeyi keinjek kaki sapi, lebih baik gak usah bereaksi, memberi komentar, atau sekedar ngehina dia. Toh itu sama sekali bukan hal yang esensial buat hidup kita. Yang ada, energi mental kita yang seharus digunakan untuk membut keputusan keputusan penting malah habis karena ngurusin hal yang begitu wkwk. At least itu bukan pendapat ane murni, itu kata mark manson dari buku yang ane mention di atas
profile picture
@kulitkacang10 Saya hormati juga opini nya gan, but for me saya suka kritis di semua hal tapi dalam ukurang masing2. heheh
profile picture
TS kulitkacang10
kaskus holic
@zomage.ops yoi gan its ok, semua bebas untuk memilih ganemoticon-Big Grin
profile picture
kkaze22
kaskus geek
@kulitkacang10 kadang ane bingung sama orang-orang negara kita keponya itu loh...mending berfaedah ini banyakan kaga yg receh ampe di bahas....ribut pula emoticon-Hammer2
profile picture
TS kulitkacang10
kaskus holic
@kkaze22 nah entahlah, mungkin karena kita sudah jarang bertemu secara fisik dan cuman lewat medsos, jadinya keseganan dan kesopanan seakan memudar. Coba kalau ngomong di depan orangnya face to face, yang ada di tampol wkwkwk emoticon-Big Grin
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 6 dari 6 balasan
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di