CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Warga Thailand Boleh Tanam Ganja Sendiri di Rumah, Indonesia Bakal Ikuti?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f2d8531facb9561704a1561/warga-thailand-boleh-tanam-ganja-sendiri-di-rumah-indonesia-bakal-ikuti

Warga Thailand Boleh Tanam Ganja Sendiri di Rumah, Indonesia Bakal Ikuti?



Ilustrasi Daun Ganja

MATA INDONESIA, JAKARTA-Beberapa negara di dunia sudah melegalkan tanaman Ganja untuk dikonsumsi masyarakatnya. Salah satunya Thailand yang berencana membolehkan warganya untuk menanam sendiri ganja di rumahnya demi alasan pengobatan.


Diketahui, Ganja medis saat ini digunakan sebagai pengobatan berbagai penyakit kronis.


Dilansir Coconuts, Thailand merevisi proposal perubahan undang-undang Narkotika yang diajukan Kementerian Kesehatan Masyarakat.


Kini, pasien penyakit kronis, praktisi medis, hingga dukun dan tabib boleh menanam ganja sendiri.


Wakil juru bicara pemerintah Traisulee Traisoranakul mengatakan kabinet menyetujui proposal yang diajukan oleh Menteri Kesehatan Masyarakat Anutin Charnvirakul.


Jika disahkan, rancangan amandemen akan memungkinkan pasien, praktisi medis dan dukun yang memiliki sertifikat medis, bisa menanam ganja sendiri.


Amandemen yang diusulkan juga memungkinkan produsen produk medis untuk memproduksi, mengimpor dan mengekspor atau memiliki kanabis narkotika Kategori 5.


Untuk saat ini, UU Narkotika yang ada hanya mengakomodir penggunaan ganja medis dalam lingkup agensi negara.


Izin juga harus dikeluarkan pemerintah sebelum proses produksi, impor maupun ekspor dilakukan.


Rancangan amandemen baru ini telah dilakukan Thailand cukup lama. Pada 5 Juni lalu, Kementerian Kesehatan Masyarakat meminta masukan masyarakat terkait UU Narkotika.


Pemerintah Thailand berharap amandemen tersebut akan memungkinkan produsen produk ganja medis untuk bersaing di pasar internasional.




profile-picture
profile-picture
profile-picture
anangf dan 32 lainnya memberi reputasi
Dibaca : ganja medis
Pohon ganja itu ada beberapa varian
BNN juga pernah sosialisasi di aceh agar warga mengganti menanam ganja (narkotika) untuk beralih menanam ganja (hemp). Tapi rencana itu gak diteruskan karena terbentur undang undang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sarfaraaz dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh suromenggolo
profile picture
biglingz
kaskus addict
Baru tau ganja ada macem2 nya
Wkwkwk
Thanks infonya gan.
Brati yg dipake buat obat ama yg dipake buat nyimeng beda ya?
profile picture
@biglingz

Kalo itu sama buat medis ama buat nyimeng
Yang bedain varian ganja itu kadar THC nya
Makin tinggi THC, makin ngefly
profile picture
biglingz
kaskus addict
@suromenggolo iya gan. Ganja buat medis ama ganja buat nyimeng beda kadar thc nya kah?
Atau gimana cara nentuin, itu ganja medis, yg lainnya bukan?
profile picture
harsontol
kaskus addict
Untuk kasus vape kemarin yang rame juga karena kandungan THC, pernah nonton acara netflix cooked with cannabis, disana dibahas kandungan THC dan CBD yang untuk masak, @biglingz @suromenggolo
profile picture
@biglingz

Kalo buat nyimeng, yang dibutuhkan THC yang tinggi, karena efek negatifnya yang dicari.
Sementara untuk ganja medis yang dicari adalah CBD, karena medis mengambil sisi positif ganja yang bisa digunakan untuk pengobatan. Jadi sebanyak apapun make ganja hemp, ga akan membuat pemakainya menjadi fly

Alat untuk mendeteksi ganja psitropika dengan hemp sudah ada kok. Alat ini mengukur kandungan THC

Masalahnya, uu narkotika saat ini belum secara spesifik membedakan varian ganja. Jadi ganja semua dianggap ilegal
profile picture
biglingz
kaskus addict
@suromenggolo owh gitu. Brati ganja emang ada macem2 jenis ya gan?
Yg ditanem buat dijadiin narkoboy, beda ama yg dijadiin obat? Begitukah kira2?
profile picture
@biglingz

Yoi
Ganja psitropika
Ganja industri

Walaupun ganja industri berbeda, tetep aja harus ada aturan siapa yang boleh menanam. Thailand bisa melegalkan ganja industri, tapi pasti ada aturan ketat jika ingin menanam
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 7 dari 7 balasan
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di