CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ken Setiawan, Mantan Aktifis NII Ungkap Cara Rekrutmen Kelompok Radikal
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f2206c57414f547926ae9d8/ken-setiawan-mantan-aktifis-nii-ungkap-cara-rekrutmen-kelompok-radikal

Ken Setiawan, Mantan Aktifis NII Ungkap Cara Rekrutmen Kelompok Radikal



Pergerakan kelompok radikal menebarkan pahamnya menggunakan berbagai macam propaganda. Ayat-ayat Qur'an sering ditafsirkan dan diplintir maknanya sesuai kepentingan mereka sebagai modal mempengaruhi pola pikir masyarakat.

Anggota yang jadi sasaran rekrutmen juga dicuci otaknya melalui doktrin-doktrin agama.

Hal ini diungkapkan mantan aktivis kelompok radikal yang kini mendirikan Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center, Ken Setiawan

Ken menyebut bahwa kelompok radikalis mendoktrin anggotanya dengan membentur-benturkan sistem, peraturan, dan hukum negara di Indonesia dengan hukum Islam dan Al-Qur'an.

"Yang ada di kelompok ini hanya hitam dan putih, beriman dan kafir, percaya atau tidak. Indonesia dikondisikan menjadi negara thaghut dan melanggar peraturan hukum Allah karena sumber hukumnya adalah Pancasila, ungkap pria yang sudah meninggalkan dunia hitamnya ini.

Kelompok radikal juga mengumpulkan ayat-ayat Al-Qur'an yang ditafsirkan sendiri sebagai modal membuat jejaring seperti Multi Level Marketing (MLM) masuk ke berbagai lembaga dan instansi seperti sekolah, perguruan tinggi, dan birokrasi.

Mereka juga gencar melakukan penetrasi melalui media sosial dengan memproduksi konten-konten narasi propaganda, hoaks, dan ujaran kebencian serta menyatakan orang di luar kelompoknya sebagai orang kafir dan musuh yang harus diperangi.

Kelompok radikal biasanya menggunakan sistem lima orang merekrut satu orang calon anggota," ungkapnya. Bila korban laki laki maka disiapkan lima orang perekrut wanita yang hobinya sama dengan calon korban agar calin korban merasa nyaman karena bersama dengan orang yang sehobi.

Satu orang target yang disasar ini dibuat bimbang dengan doktrin-doktrin yang membenturkan konsep Islam dan kondisi Indonesia saat ini.

Ken mengibaratkan seperti satu orang yang membawa kucing anggora dibuat ragu karena lima orang sepakat mengatakan yang dibawa bukanlah kucing anggora tapi anjing.

"Akhirnya ia terkena pengaruh ikut mengatakan dan meyakini kalau kucing anggora yang dibawanya adalah anjing," padahal kucing, katanya

Ketika anggota baru menanyakan siapa imam atau pemimpin dari kelompoknya, maka akan dijawab dengan tak perlu menanyakan imam karena anggota baru tersebut sama saja sudah terlambat menjadi makmum.

"Kalau shalat masbuq (tertinggal) maka tak perlu menanyakan imamnya. Tinggal ikuti saja," dan ini menjadi doktrin agar jamaah baru jangan sering bertanya, kata Ken melanjutkan.

Siapapun bisa teracuni oleh doktrin mereka dari mulai pemuda sampai dengan orang tua.

Orang yang sudah masuk paham dan jaringan ini juga akan rela melakukan apapun yang diperintahkan kelompoknya walau hal itu di luar nalar mereka.

Termasuk tega berbohong dan melakukan tindakan kriminal seperti pencurian dan perampokan untuk membiayai gerakan mereka.

Kalau sudah sadar (insaf) dan mau keluar, biasanya merasa seperti korban perkosaan.

Mau ngaku rasanya malu dan ada perasaan takut," dan kalau melapor aparat takut diri dan keluarganya terancam. Jadi dilematis, makanya korban gerakan radikal tidak banyak yang lapor aparat. Jelas Ken.

Ken berharap pemerintah dalam hal ini kementrian dan lembaga lebih serius dan tegas dalam menangani masalah persebaran kelompok radikal dalam pencegahan dan penindakan, sebab bila di biarkan maka mereka akan semakin merajalela. tutup Ken.

Sumber http://nci.or.id/wp/ken-setiawan-man...ompok-radikal/
Sumber
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eriksa dan 27 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh KS06
Cek univ yg kampusnya di depok. Dulu di mesjid, isinya hti semua.

Zaman kuliah, malah ada teman yg terbuka ngajak nii. Dosennya tau malah diem aja
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan 6 lainnya memberi reputasi
profile picture
TS auliea
kaskus holic
Ngeri ya brey
profile picture
rizshad
kaskus addict
Kampuss manaa gannn? Ngeriii. Kenapa di daerah depok banyaak? Sarangnya apa gimana?
profile picture
sun21
kaskus addict
@rizshad
Kampus negeri berbatasan jkt dan satu lagi yg di bogor.

Itu dulu 10th lalu. Hasilnya bisa cek bumn. Isinya mereka semua.
Smoga sekarang kampus udah bersih2 terutama dosen2.

Apa parpol mayoritas di depok? Walikotanya dari partai apa?

Kalo ada pemilihan bem, kubu itu pasti keluar semua biar calonnya menang.
profile picture
kaiharis
kaskus addict
@sun21 @rizshad UI dan IPB kah ? 🤔
.
emoticon-Ngacir
.
disclaimer of any spin, or misunderstanding, or offenses, or smear, or issuance, or responsibilities, or liabilities related to this post
profile picture
rizshad
kaskus addict
@kaiharis @sun21 di ui ada kenalan ane yg bgitu emang. Dia pinter, tapi malah ngeharamin uang kertas tuh sekarang, uang kertas itu sihir katanya wkwkw.

profile picture
sun21
kaskus addict
@rizshad
Mereka bukan orang bodoh, bahkan temen sy lulusan s3 jepang juga spt itu.
profile picture
rizshad
kaskus addict
@sun21 iyaa bukaann. Yg anak ui juga anak fak administrasi yg masuknya lewat SBM haha.

Dia pintar cuma trlalu radikal
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 7 dari 7 balasan
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di