CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Vaksin Sinovac Bukan Untuk Anak dan Lansia, Ini Alasannya
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f21ec56337f9353656923ff/vaksin-sinovac-bukan-untuk-anak-dan-lansia-ini-alasannya

Vaksin Sinovac Bukan Untuk Anak dan Lansia, Ini Alasannya



Rabu, 29 Juli 2020


Uji klinis tahap tiga Vaksin COVID-19, Sinovac Biotech Ltd dari China menyasar usia 18-59 tahun, setelah dua tahap sebelumnya berhasil dan dinyatakan aman. Jika berhasil lagi, vaksin tersebut bukan untuk anak, remaja dan lansia di atas usia 60 tahun.

Peneliti Pusat Penelitian Bioteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Wien Kusharyoto mengatakan uji klinis vaksin Sinovac dipercepat karena pandemi. Sehingga terjadi tumpang tindih.

“Semua sekarang ini dipercepat, sering tumpang tindih antara uji klinis tahap 1, 2, 3 karena kondisi pandemi,” katanya dalam konferensi pers virtual, Jakarta, Selasa (28/7).

Dijelaskannya, uji klinis tahap I vaksin Sinovac sudah dilakukan untuk semua usia. Namun, uji klinis tahap II yang telah selesai dilakukan di China hanya untuk usia 18-59 tahun.

Sementara uji klinis tahap II untuk kelompok umur anak dan remaja di bawah 18 tahun dan kelompok usia lanjut 60 tahun ke atas belum selesai dilakukan. Untuk itu, uji klinis tahap III di Indonesia hanya akan dilakukan pada rentang usia 18-59 tahun.

“Sehingga jika vaksin itu lolos uji tahap klinis III dan mendapatkan izin untuk digunakan massal, maka hanya bisa diberikan pada rentang usia 18-59 tahun,” katanya.

Sementara untuk usia lanjut dan anak serta remaja, masih akan dilakukan uji klinis tahap III untuk melihat efektivitas dan efek samping vaksin pada kelompok umur berbeda.


Selain di Indonesia, uji klinis tahap III kandidat vaksin dari Sinovac juga akan dilakukan di Brasil dengan 9.000 relawan, dan Bangladesh dengan 4.200 relawan.

Terpisah, Manajer Lapangan Uji Klinis Vaksin COVID-19 Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) Eddy Fadlyana mengatakan komite etik telah menyetujui pelaksanaan uji klinis tahap tiga.

“Ya betul, (sudah disetujui komite etik) kemarin,” katanya.

Dengan persetujuan tersebut maka tim akan langsung bergerak melakukan sosialisasi dan pendaftaran calon relawan.

“Sosialisasi mulai besok dengan leaflet dan puskesmas yang menjadi tempat uji klinis vaksin ini. Di leaflet itu kami cantumkan nomor WA yang bisa dihubungi jika ada warga yang berminat jadi relawan,” katanya.

Dikatakannya, pihaknya juga akan melakukan pelatihan-pelatihan terkait uji klinis tahap tiga vaksin.

“Kita harus ke Rektor dulu, kemudian ada pelatihan-pelatihan diperbanyak setelah pelatihan itu cukup baru kita bergerak ke lapangan pada hari pelaksanaan. Perkiraan, pekan ketiga Agustus 2020 mulai bergerak ke lapangan,” ungkapnya.

Sementara Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyatakan siap menjadi relawan uji klinis vaksin Sinovac.

Dikatakan Arya, saat ini Bio Farma sedang mencari relawan dalam uji klinis fase III vaksin COVID-19.

“Berdasarkan hal ini, saya Arya Sinulingga sudah akan mendaftar sebagai relawan ke Bio Farma. Saya kemarin sudah mengirimkan KTP saya dan dalam waktu dekat saya melakukan pendaftaran, di sana dinyatakan yang bisa ikut adalah orang dewasa sehat, usia 18-59 tahun,” katanya.

Diakuinya, selama ini dirinya tidak ppernh mengikuti uji klinis lainnya. Bahkan dia juga tidak pernah memiliki riwayat terinfeksi corona berdasarkan hasil tes cepat maupun tes usap beberapa kali. Selain itu, dia juga mengaku tak memiliki penyakit lain.

“Menguji apa yang menjadi produknya Bio Farma yang merupakan BUMN, nanti jika saya melewati proses administrasi dan proses lainnya, tes kesehatan sebagai relawan akan saya mulai lewat beberapa tahapan, di mana tahapan pertama vaksin pertama akan diberikan, kemudian sampel darah saya akan diambil lalu setelah 14 hari kemudian saya akan diberikan vaksin,” katanya.

Dikatakannya, vaksin COVID-19 dari Sinovac China ini ada 2 dosis yang diberikan kepada relawan untuk setiap kunjungan. Dalam kunjungan kedua nanti setelah 14 hari di mana relawan akan diambil sampel lagi beberapa tahapan.

Sehingga akan ada empat kunjungan dalam uji klinis. Hal ini perlu dilakukan supaya apa yang menjadi sebuah tantangan terkait bagaimana vaksin Sinovac bisa dijadikan vaksin untuk menghadapi pandemi mematikan tersebut.

“Saya juga mengajak masyarakat lainnya untuk bersama-sama menjadi relawan. Supaya kita bisa berguna bagi bangsa dan negara. Mudah-mudahan vaksin ini bisa digunakan untuk bangsa kita dan bangsa lain dan semoga ini sukses,” katanya.

Di sisi lain, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan PT Bio Farma (Persero) telah menerima vaksin Sinovac pada 20 Juli. PT Bio Farma pun menyatakan siap melakukan uji klinis.

“Dengan Sinovac dari China, kita telah menerima vaksin untuk uji klinis yang telah dimulai dan diharapkan akhir 2020 ini kita telah dapat hasil uji klinis ini,” katanya.

Vaksin sudah diterima Tim Bio Farma Bandung dan akan segera dimulai dengan dipimpin langsung Kusnadi dari Unpad. Target tercepat penyelesaian uji klinis yakni Desember 2020.

Kartika menjelaskan pemerintah melalui BUMN aktif melakukan kerja sama internasional untuk mencari akses penemuan vaksin COVID-19. Selain dengan Sinovac, Bio Farma juga bekerja sama dengan Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI).

“Dan juga mengakses beberapa produsen vaksin lain untuk secara bersamaan melihat potensi penemuan vaksin dari berbagai belahan dunia,” pungkas Tiko, sapaan akrabnya.

Sebelumnya, Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir mengatakan uji klinis tahap 3 dijadwalkan berlangsung selama enam bulan mulai Agustus 2020. Sehingga ditargetkan selesai pada Januari 2021.

Jika uji klinis lancar, maka Bio Farma akan memproduksinya pada kuartal pertama 2021 mendatang. BUMN itu sudah mempersiapkan fasilitas produksinya dengan kapasitas produksi maksimal di 250 juta dosis.

https://www.radarcirebon.com/2020/07...ini-alasannya/



Data bulan mei :


Data bulan juli :







Usia diatas 60 tahun dan di bawah 18 tahun gak bisa di kasih vaksin ini ya jelas efek samping vaksin nya bikin mencret, sakit kepala, demam..

Yg punya keluhan diare di suntik vaksin ini tambah mencret... Silahkan mencoba vaksin di akhir tahun atau tahun depan..


emoticon-Leh Uga

Selamat mencret.....

emoticon-Rusia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jasakurirjkt dan 29 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh .noiss.


emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
atamlee dan 9 lainnya memberi reputasi
profile picture
basssso
kaskus addict
Vaksinnya yg bener menurut dokter ini vaksin tumpul Gan emoticon-Sundul Up
profile picture
sirikbanget
kaskus maniac
prof Tokuda nya ga ikutan?..
emoticon-Ngakak

ahli nya ahli ..
emoticon-Ngakak
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 3 dari 3 balasan
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di