CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Sejarah & Xenology /
[OP CIA#3] Operasi Ajax Iran, Keberhasilan CIA Menumbangkan Mossadegh Demi Minyak ?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f2117c728c99142202559d0/op-cia3-operasi-ajax-iran-keberhasilan-cia-menumbangkan-mossadegh--demi-minyak

[OP CIA#3] Operasi Ajax Iran, Keberhasilan CIA Menumbangkan Mossadegh Demi Minyak ?

Hai... agan agan semuanya,, selamat datang dithread saya emoticon-Haiemoticon-Hai
Quote:


Setelah didua thread sebelumnya kita berpetualang membahas misi rahasia CIA di VIetnam dan Kuba. Dithread kali ini ane akan membahas tentang salah satu misi CIA yang tak kalah fenomenal, sebuah misi CIA di negara Iran yang dulu sukses menggulingkan sosok pemimpin Iran yang kharismatik. Jika dibandingkan dengan dua misi sebelumnya, operasi rahasia CIA ini bisa dibilang yang paling sukses dan berhasil mencapai targetnya. Bahkan karena operasi inilah, tercipta sebuah kudeta besar di Iran yang mengakibtakan kekacauan besar di senatero negeri. Operasi rahasia ini dikenal dengan nama operasi AJAX (TP-AJAX). Kudeta Iran terjadi pada tahun 1953 dengan tujuan utama adalah untuk menggulingkan Perdana Menteri Mohammad Mosaddeg. Kudeta yang menjadi awal pemerintahan abadi shah Iran yang akhirnya akan melahirkan Revolusi Iran tahun 1979.

Siapa Mohammad Mosaddegh ?


Mohammad Mosaddeg adalah sosok pemimpin kharismatik yang sangat dicintai rakyat Iran. Beliau berasal dari kalangan keluarga pejabat tinggi terkemuka di Teheran. Ayahnya adalah seorang menteri keuangan dibawah DInasti Qatar, sementara ibunya adalah seorang bangsawan cucu dari Pangeran Qatar Abbas Mirza. Mosaddeg sendiri mengawali karir politiknya diusia yang sangat muda disaat Revolusi Konstitusi Iran tahun 1905. Disaat usianya yang baru menginjak 24 tahun, beliau sudah terpilih untuk menduduki kursi parlemen Iran. Tapi karena konstitusi Iran yang menganggap usianya yang masih terlalu muda, Mosaddeg baru bisa duduk di kursi parlemen pada umur 30 tahun.

Selama periodenya ini ia juga menjabar sebagai wakil ketua organisasi kemanusiaan masyarakat dibawah bendera Mostowfi al Mamalek. Posisi pemerintah Iran saat itu bisa dibilang sangat lemah karena mudah mendapat interverensi dari Inggris dan Uni Soviet.

Pada tahun 1925, para pendukung Reza Khan mengusulkan dibuatnya undang undang baru untuk membubarkan DInasti Qajar dan menunjuk Reza Khan sebagai Shah yang baru. Mossadegh tentu saja tidak suka akan hal itu dan ia dengan lantang menentang langkah tersebut. Mossadeg beralasan karena tindakan tersebut merupakan bentuk subversi Konstitusi Iran tahun 1906. Pada 12 Desember 1925, Majlis berhasil menggulingkan Shah Ahmad Qajar dan mendeklarasikan Reza Shah sebagai raja baru dari Negara Imperial Persia, yang juga menandai awal Dinasti baru Pahlavi. Mosaddegh kemudian memutuskan pensiun dari dunia politik, karena ketidaksepakatan dengan rezim Pahlavi.

Kemudian pada tahun 1941 Shah Pahlavi dipaksa Inggris turun tahta untuk kemudian digantikan oleh putranya, Mohammmad Reza Pahlavi.  Pada tahun 1944, Mosaddegh terpilih kembali untuk menduduki kursi parlemen. Kali ini ia memimpin Jebhe Melli (Front Nasional Iran) sebuah organisasi yang diciptakan untuk membangun demokrasi yang adil dan mengakhiri intervernsi bangsa asing. Meski begitu pada tahun 1947, Mossadegh mengumumkan pengunduran dirinya dari parlemen, setelah RUU reformasi pemilihan yang ia usulkan gagal diterima Majlis.

Alasan Kudeta:
Quote:

Semua berawal dari sebuah krisis yang bernama krisis Abadan yang dimulai pada tahun 1951. Sejak terpilihnya Mohammed Mossadeg sebagai perdana menteri Iran yang baru, Mossadeg mulai memberlakukan kebijakan nasionalisasi minyak Iran yang sebelumnya dipegang penuh oleh perusahaan Anglo-Iranian Oil (AIOC) yang telah memonopoli sumber daya minyak Iran sejak tahun 1931. Perusahaan ini dipegang oleh pihak Birtania Raya dan menjadi salah satu aset kekayaan terbesar bagi negara tersebut. AIOC sendiri telah menguasai hampir seluruh produksi dan pengolahan minyak di Iran, mengambil keuntungan besar dari produksi minyak, tetapi membayar pajak yang sangat sedikit ke Iran (Ya.... mirip ceritanya sama freeport di Papua lah.. hehehe..)emoticon-Stick Out Tongueemoticon-Stick Out Tongue

emoticon-Leh Uga  emoticon-Leh Uga

Oleh karena itu Mossadeg berharap dengan adanya nasionalisasi minyak ini, dapat mengembalikan kekayaan negara yang telah lama 'dicuri' oleh asing, mengurangi kemiskinan dan memperbaiki perekonomian negara. Di lain pihak, Bitania Raya paham betul jika nasionalisasi minyak ini akan berdampak buruk pada pemasukan mereka. Britania merasa sakit hati dan kemudian memutuskan untuk mengehtikan semua produksi minyak di Iran. Tentu saja Iran harus menerima konsekuensi dari kebijakan tersebut,  dimana produksi minyak Iran mengalami penurunan dan berakibat hasil ekspor yang terganggu. Hal ini semakin diperparah dengan sikap Inggris yang melakukan blokade ekonomi di sekitar Teluk Persia hingga selat Hormuz yang menjadi jalur utama lalu lintas perdagangan minyak dunia.

Inggris sempat berusaha membawa masalah ini ke pengadilan internasional di Den Haag. Inggris menyatakan bahwa Iran telah melanggar kesepakatan ekonomi bersama. Tapi semua usaha itu justru menjadi bomerang bagi Inggris, karena saat sidang berlangsung Mosaddeg berpidato mengungkap semua borok, kerakusan dan praktek monopoli minyak Inggris.  Keadilan pun berpihak di kubu Iran. Meskipun begitu Inggris tidak kehilangan akal, mereka berencana memanfaatkan kekisruhan politik dalam parlemen Iran untuk menggulingkan Mosaddeg.

emoticon-Sorry

Politik Iran Saat Itu:

Semenjak dinasti Shah Reza Pahlavi berhasil digantikan oleh Mosaddeg, banyak dari pengikut Pahlavi yang duduk diparlemen tidak setuju dengan keputusan sang perdana mentri. Semasa pemerintahannya Mossadeg mulai memperkenalkan berbagai reformasi sosial seperti kompensasi pengangguran, tunjangan kesehatan terhadap pegawai pabrik yang sakit dan terluka, hingga para petani dibebaskan dari kerja paksa di perkebunan tuan tanah mereka. Yang lebih mencengangkan, pada tahun 1952 Mossadegh membuat Undang Undang Reformasi Tanah yang mengharuskan pemilik tanah untuk menyerahkan 20% pendapatan kepada penyewa tanah.

Dan kemudian pada Pada 1 Mei 1952 sebuah keputusan terbesar sepanjang sejarah Iran diresmikan. Mosaddegh menasionalisasi perusahaan minyak Anglo-Iran membatalkan semua konsesi minyak dan mengambil alih asetnya. Mossadegh menganggap AIOC sebagai perusahaan perpanjangan tangan pemerintah Inggris yang mengendalikan sebagian besar minyak di Iran. Dalam pidato besarnya pada tanggal 21 Juni 1951, Mosaddegh mencoba membenarkan kebijakan nasionalisasi tersebut dengan mengklaim Iran adalah "pemilik yang sah"dari semua minyak di Iran, dan juga menunjukkan bahwa Iran dapat memanfaatkannya dengan baik. Dan dari sinilah dimulainya benih benih konfrontasi dengan berbagai pihak.

emoticon-Belgiaemoticon-Belgia

Campur tangan CIA dan Amerika:
Bergabungnya Amerika kedalam konflik minyak ini didasarkan pada beberapa hal. Amerika mau bersusah payah membantu Inggris karena mereka punya kepentingannya sendiri. Karena mossadeg merupakan sosok pemimpin yang condong ke arah sosialis dan beliau berhubungan baik dengan Uni Soviet. Maka Amerika tidak suka dengan hubungan Iran dengan musuh bebuyutannya tersebut. Selain itu Amerika juga berpikir bahwa produksi minyak di Iran merupakan kunci pembangunan kembali ekonomi pasca-perang. AS (CIA) dan badan intelijen Inggris (MI6) didukung pasukan pro Shah memulai rencana kudeta besar yang akan mengubah sejarah Iran.

Operasi AJAX Dimulai:

Quote:

Setelah sepakat bekerja sama dengan Inggris, CIA kemudian menugaskan seorang agennya yang bernama Kermit Roosevelt Jr untuk menyusun rencana menggulingkan Mossadeg. Rencana penggulingan tersebut kemudian diberi nama operasi AJAX. CIA memulai operasi rahasianya dengan menghasut dan menyebarkan propraganda kepada rakyat Iran untuk mendukung koalisi barat, menyebarkan Hoax dan kebohongan untuk melemahkan dukungan rakyat terhadap pemerintahan Mossadeg, melakukan segala cara yang dirasa dapat menurunkan eksistensi pemimpin Iran tersebut, bahkan CIA juga mencoba mempengaruhi para ulama, para pejabat tinggi dan perwira-perwira angkatan bersenjata Iran untuk melancarkan kudeta.

CIA kemudian berencana untuk memulai kudeta pada tanggal 15 Agustus 1953, tapi upaya kudeta tersebut gagal karena sudah tercium oleh pejabat militer Iran yang mendukung pemerintahan Mossadeg. Karena rencana kudeta tersebut gagal maka Shah memutuskan untuk mengungsi ke Roma guna menghindari persekusi terhadap dirinya.

emoticon-Travelleremoticon-Traveller

Perdana mentri Mossadeg lalu mengutus Jendral Taghi Riahi yang merupakan kepala staff keamanan kabinet untuk menyelidiki upaya kudeta tersebut. Jendral Taghi kemudian mengirimkan utusan untuk menyampaikan pesan tersebut kepada pasukan kerajaan. Mengetahui rencana tersebut CIA tentu saja tidak tinggal diam, CIA kemudian menghasut Jendral Fazlollah Zahedi yang merupakan pemimpin kubu pro-Shah Iran untuk menangkap dan mengintrogasi untusan tersebut.

Setelah kegagalan rencana tersebut CIA kemudian mencoba memanfaatkan media masa untuk menyebarkan propaganda. CIA menyebarkan propaganda yang isinya menyatakan bahwa Shah Iran telah mengeluarkan keputusan untuk memberhentikan Mossadeg dan mengangkat Jendral Zaedi sebagai perdana mentri baru. Meski begitu kebohongan CIA tersebut tidak berpengaruh apa-apa, karena dukungan dan kepercayaan rakyat Iran terhadap Mossadegh ternyata masih sangat kuat. Rakyat Iran masih sangat loyal dengan kepemimpinan nasionalis Mosaddeg yang pro rakyat kecil.

CIA hampir putus asa menghadapi perlawanan rakyat Iran yang sangat loyal terhadap pemerintah. Meski begitu CIA tidak ingin misinya tersebut sia sia. Tipu daya CIA kemudian berlanjut dengan menyulut demonstrasi masal di Teheran dengan menyewa beberapa orang agar menyamarmenjadi pendukung partai komunis. Mereka mengajak dan membayar simpatisan partai lain untuk bergabung dan menghancurkan segala sesuatu yang melambangkan kapitalisme. Penduduk Teheran yang merasa dirugikan kemudian membuat demonstrasi tandingan di hari yang sama.


Para demonstran mulai membanjiri jalan ibukota menuntut kepulangan Syah Pahlavi. Karena hasutan barat yang bertubi tubi, perlahan, popularitas Mossadegh mulai runtuh menyusul krisis ekonomi yang terjadi akibat embargo Inggris. Pada akhirnya banyak perwira kepolisian dan militer yang bergabung dengan kelompok oposisi pendukung CIA. Pada hari yang sama ketika demonstrasi besar berlangsung, Jendral Zahadi memerintahkan pasukannya memasuki Teheran dengan kendaraan lapis baja. Massa yang mendapat angin menyerbu rumah Mossadegh hingga tercipta pertempuran dengan pendukung perdana menteri. Sekitar 200-300 orang tewas saat itu. Mossadeg kemudian mencoba kabur dari rumahnya dan lima hari berikutnya ia menyerahkan diri ke militer. Mossadeg kemudian dijatuhi hukum penjara selama tiga tahun oleh pengadilan militer.

Dengan menyerahnya Mossadeg, Shah Reza Pahlevi yang saat itu berada dipengasingannya di Roma akhirnya pulang ke tanah air. Hal ini juga menandakan kembalinya kekuasaan Shah memerintah Iran. Kediktatoran Palevi berlanjut hingga tahun 1979. Pemberontakan dan ketidakpuasan rakyat terhadap pemerintahan yang otokratis dan penuh dengan korupsi akhirnya melahirkan Revolusi Iran. ( Sebenarnya jika kita melakukan cocokologi dengan Indonesia, kurang lebih alur ceritanya mirip seperti masa terakhir Soekarno-Suharto hingga lahirnya reformasi. Ya.. tapi ini hanya cocokologi dari ane sendiri sih hehehe.. emoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Blue Guy Peace).

emoticon-Leh Uga

Jika dilihat dari kacamata sejarah diatas, kudeta Iran yang terjadi pada tahun 1953 itu menjadi bukti bahwa suatu Propaganda dan isu negatif dimedia masa ternyata dapat menggulingkan sosok pemimpin yang secara demokratis telah dipilih oleh rakyat. Bahkan masa pendukung yang sangat loyal dengan pemerintahan Iran dapat dihasut dengan tipu daya dan 'uang' untuk melengserkan pemimpin mereka. Dalam sejarah kudeta Iran diatas kita juga tau ada banyak kepentingan entah itu yang dari dalam atau luar negeri yang bersinergi ikut berperan melancarkan kudeta. Dan ini menjadi pembelajaran untuk kita semua agar selalu menjaga persatuan dan kesatuan supaya tidak mudah terpecah belah oleh Hoax dan kelompok radikal perusak bangsa.emoticon-Angkat Beer

Terimakasih atas kunjungan agan agan sekalian, semoga bermanfaat dan menambah wawasan.. Bertemu lagi dithread seri CIA berikutnya emoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Blue Guy Peace
salam cendols... emoticon-Cendol (S)emoticon-Cendol (S)

Sumber penulisan: 1234

emoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Star

profile-picture
profile-picture
profile-picture
rinvegaravena dan 38 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh yogapranata0008
Padahal mosadeg itu pemimpin ya pro rakyat kecil sayanh sekali ya pemimpin yang baik harus digulingkan
emoticon-Turut Berduka
profile-picture
yogapranata0008 memberi reputasi
Diubah oleh kosakionodera07
profile picture
TS yogapranata0008
kaskus holic
Sepertinya pemimpin yang baik pada rakyatnya itu nggak tahan lama ya gan
emoticon-Turut Berduka
profile picture
@yogapranata0008 Ya begitulah gan
Kayak sukarno sama gusdur dulu
profile picture
neptunium
kaskus maniac
lebih tepatnya sosialis, dan memaksa nasinonalisasi aset
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 3 dari 3 balasan
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di