CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ngaku Rugi Puluhan Juta, Klien Jouska Teriak!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f16e08b82d49521a832aa12/ngaku-rugi-puluhan-juta-klien-jouska-teriak

Ngaku Rugi Puluhan Juta, Klien Jouska Teriak!



Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan konsultan investasi dan penasihat keuangan PT Jouska Finansial Indonesia atau Jouska dipersoalkan salah satu kliennya. Jouska dinilai melakukan pengelolaan dana yang tidak sesuai dengan kesepakatan dengan klien sehingga menimbulkan kerugian.

Muhammad Abdurrahman Khalish, salah seorang klien Jouska, menyampaikan hal tersebut kepada CNBC Indonesia terkait masalah yang dialaminya.

"Saya kehilangan uang puluhan juta karena financial advisory yang serampangan dari Jouska," kata Khalish, saat berbincang dengan CNBC Indonesia melalui layanan pesan singkat, Senin (20/7/2020).

Khalish menceritakan, dirinya menjadi klien Jouska pada September 2018. Saat itu, ia mengambil jasa Manajemen Investasi Saham.

"Karena saya awam masalah investasi dan dunia financial planner atau sejenisnya, jadi saya mempercayakan saja semuanya kepada Jouska," tulis Khalish atau yang biasa disapa Kholis.

Khalish menyampaikan bukti perjanjian, berupa Perjanjian Kerja dengan nomor 0360/0675/7006/IX/2018, tertanggal 21 September 2018 dan berakhir pada 20 September 2019. Dalam kontrak tersebut disebutkan poin-poin yang disepakati terkait hak dan kewajiban antar kedua belah pihak.

Selanjutnya, Khalish membuka Rekening Dana Nasabah (RDI) di perusahaan efek PT Philips Sekuritas lewat Jouska dan mendapatkan aplikasi online trading POEMS. Lalu Khalish menempatkan dana pada RDI yang sudah dibuat tersebut.

Kejanggalan mulai muncul, cerita Khalish, karena pihak Jouska bisa melakukan transaksi. "Saya tidak memberikan login, tetapi Jouska mampu melakukan transaksi jual & beli di akun tersebut," kata Khalish.

Lalu, Khalish meminta pihak Jouska untuk berinvestasi pada saham-saham syariah saja. Dalam kurun waktu satu tahun tersebut, Jouska membeli saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan beberapa saham lainnya.

"Karena saya mintanya 'syariah', maka saya minta saham bank dijual. Saham tersebut dijual namun di kemudian hari kembali dibelikan (saham) bank. Jouska juga membelikan (saham) emiten yang baru IPO, yaitu LUCK (PT Sentral Mitra Informatika Tbk)," cerita Khalish.

Pada 10 Agustus 2019, Khalish mendapati saham LUCK masuk dalam daftar unusual market activity (UMA) Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham masuk UMA biasanya pergerakan naik turunnya tidak wajar.

Saran dari Jouska, akan keluar pelan-pelan dari saham tersebut. Pada tanggal 13 September 2019, Kholish meminta saham LUCK dijual.

"Jouska tidak menjual dengan berbagai alasan, bahkan setelah saya datang langsung ke kantornya (20/09/2019 ) untuk meminta emiten tersebut dijual," tutur Kholish.

Kholish mengalami kerugian cukup besar pada saham ini, karena harga pembelian tercatat pada harga Rp 1.965, yang dibeli pada 12 Juli 2019..

Portofolio saya sekarang minus lebih dari 50%. Setelah kejadian ini barulah saya mengumpulkan bukti-bukti terkait, berikut pelanggaran perjanjian & etika dan kejanggalan yang Jouska lakukan.

"Total dana saya yang masuk ada RP 91,5 juta, sekarang tinggal Rp 30 jutaan," ujar Kholish.

Menurut Kholish, dirinya bukan satu-satunya klien Jouska yang mengalami hal serupa. Ada klien lainnya yang mengalami hal ini.

Berdasarkan catatan CNBC Indonesia, saham LUCK yang dipersoalkan di sini telah anjlok 83,38% dalam setahun terakhir. Saham LUCK sempat menyentuh level Rp 2.000-an pada Juli 2019, namun hari ini harganya tinggal Rp 324.

Uniknya, LUCK tercatat melantai di BEI pada akhir 2018 dengan bantuan Philip Sekuritas Indonesia sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek alias underwriter.

CNBC Indonesia mencoba mengkonfirmasi hal ini kepada CEO Jouska Aakar Abyasa Fidzuno melalui sambungan telepon dan pesan interaktif. Namun, Aakar tidak menjawab permintaan konfirmasi dari CNBC Indonesia.

link


Portofolio saya sekarang minus lebih dari 50%. Setelah kejadian ini barulah saya mengumpulkan bukti-bukti terkait, berikut pelanggaran perjanjian & etika dan kejanggalan yang Jouska lakukan.

"Total dana saya yang masuk ada RP 91,5 juta, sekarang tinggal Rp 30 jutaan," ujar Kholish.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan 17 lainnya memberi reputasi
Betul ane setuju komen komennya
Saham, valas, mending jual beli sendiri.
Ane pribadi juga jual beli valas, cuannya bisa beli rumah,mobil, gak kena efek covid alhamdulillah.. Tapi kalo ga ngerti ya amblas.
Saran ane, kalo untuk yg gak terlibat langsung lebih baik ambil surat hutang pemerintah, resiko tetep ada, tapi ditekan seminimal mungkin, apalagi obligasi ritel diback up sama undang-undang
profile-picture
n.y.a memberi reputasi
profile picture
Ajarin donk bang
profile picture
@maverick1371

Trading?
Mending jauhin gan. Lebih besar kemungkinan gagal daripada berhasil. Jangan pernah coba-coba trading, terutama valas
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 2 dari 2 balasan
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di