CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
ASN Terlibat Ideologi Khilafah Akan Diberhentikan Tidak Hormat
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f0e3b3710d29539f1322641/asn-terlibat-ideologi-khilafah-akan-diberhentikan-tidak-hormat

ASN Terlibat Ideologi Khilafah Akan Diberhentikan Tidak Hormat



Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) Tjahjo Kumolo menegaskan aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti terlibat ideologi khilafah akan diberhentikan tidak hormat. Hal itu sesuai Undang-Undang (UU) 5/2014 tentang ASN.

"ASN apabila terbukti menganut dan mendukung paham khilafah, maka terhadap ASN tersebut sesuai Pasal 87 ayat 4 huruf b UU 5/2014, diberhentikan tidak dengan hormat karena melakukan penyelewengan terhadap Pancasila dan UUD 1945," kata Tjahjo, Senin (13/7/2020).

Tjahjo menuturkan saat ini tampaknya sedang muncul isu mengenai keterlibatan ASN dalam upaya menggantikan ideologi Pancasila dengan khilafah. Tjahjo menyatakan ASN sepatutnya tetap patuh pada ideologi Pancasila. Menurut Tjahjo, ideologi khilafah itu bersifat transnasional. Artinya berorientasi meniadakan nation state.

"Ancaman khilafah sudah terang-terangan ingin mengganti ideologi Pancasila," ujar mantan menteri dalam negeri tersebut.

Tjahjo mengungkap sejak awal masuk menjadi pegawai, sesuai dengan Pasal 4 UU 5/2014, setiap ASN diwajibkan mematuhi 15 nilai-nilai dasar ASN. Nilai dasar nomor satu dan dua secara tegas disebutkan memegang teguh ideologi Pancasila, serta setia mempertahankan UUD 1945 serta pemerintahan yang sah.

"UU ASN juga mengharuskan pegawai ASN untuk mematuhi kode etik dan kode perilaku. Salah satu kode etik dan kode perilaku yang harus ditaati adalah memegang teguh nilai dasar ASN dan selalu menjaga reputasi dan integritas ASN, seperti disebutkan dalam Pasal 5 ayat 2 UU ASN," ucap Tjahjo.

Tjahjo menuturkan dalam kaitan dengan afiliasi politik, ASN juga berkedudukan sebagai aparatur negara yang harus netral dan bebas dari kepentingan golongan atau partai politik (parpol). Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Pasal 9 ayat 2 UU 5/2014.

Tjahjo menjelaskan pegawai ASN juga memiliki fungsi selain sebagai pelaksana kebijakan dan pelayan publik. Selain itu ASN juga berfungsi sebagai perekat dan pemersatu bangsa. Ini juga disebutkan dalam Pasal 10 dan Pasal 11 UU 5/2014.

"Ketika diangkat menjadi PNS, juga diharuskan mengucapkan sumpah/janji, yang salah satu sumpah/janji yang diucapkan adalah akan setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila, UUD 1945, negara, dan pemerintah. Sumpah ini diucapkan menurut agama atau kepercayaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan didampingi oleh rohaniawan," kata Tjahjo.

Tjahjo pun menyebut, "Jadi setidaknya ada kewajiban yang harus dipenuhi oleh pegawai ASN, sehingga pegawai ASN harus berada dalam koridor memegang teguh ideologi Pancasila, mempertahankan UUD Negara RI 1945, dan kepatuhan pada pemerintah yang sah, yaitu mematuhi nilai-nilai dasar, mematuhi kode etik dan kode perilaku, bebas intervensi, menjadi perekat dan pemersatu bangsa, dan wajib setia dan taat pada Pancasila dan UUD Negara RI 1945."

Tjahjo menambahkan konsekuensi setiap pejabat ASN baik tingkat pusat maupun daerah, hukumnya wajib menjaga dan mengamalkan ideologi negara dan UUD 1945. Selain itu ikut menjaga keutuhan NKRI dan mendukung pemerintahan, sehingga setiap kebijakan yang tidak bertentangan ideologi negara, dan kesetiaan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

Tjahjo menuturkan Kementerian Hukum dan HAM telah mencabut status badan hukum ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Dengan demikian, HTI resmi dibubarkan pemerintah, pencabutan dilakukan sebagai tindak lanjut Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang 2/2017 yang mengubah UU 17/2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan.


ASN Terlibat Ideologi Khilafah Akan Diberhentikan Tidak Hormat

profile-picture
profile-picture
profile-picture
liramarlinda dan 46 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kaskus.infoforum
Sisir atuh, jangan cuma lips service dan menghukum yang viral doank
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vegasigitp dan 6 lainnya memberi reputasi
profile picture
biglingz
kaskus addict
Nah, pertanyaanya adalah gimana nyisirnya?
Kalau salah eksekusi bisa jadi pki jilid 2. Dulu tetangga ane asn dituduh pki ama orang. Sempet didatengin tentara ama polisi, akhirnya lolos karena ada jaminan dari warga.
Pak menteri musti ati2 nih. Salah2 bisa diplintir dikira musuhin muslim.
profile picture
kily89
kaskus geek
@biglingz sumpah ulang, bahwa pancasila harus diatas segala"nya...dan secara tegas menolak paham khilafah, komunis, dan lainnya... Masing" Bakar bendera khilafah... Yang ga mau ikut mundur aja... Seleksi ASN untuk jabatan strategis juga diliat pro pancasila atau tidak... Mereka lebih tau lah harus gimana... Bikin yang bisa bikin kadrun ini ga tenang kalau sampai harus taqiya...
profile picture
biglingz
kaskus addict
@kily89 jujur gan. Ane gak tau taqiya itu apaan. Wkwk
IMHO, kudu ati2, salah2 bisa diplintir, dibilang pemerintah gak pro umat muslim.
Kasih kriteria gimana nentuin dia khilafah apa bukan. Kalau kriteria kagak jelas, oranng bisa nunjuk2 semau dia. Apalagi kalau yg nunjuk punya kuasa.
Xontoh kasus di tetangga ane yg dibilang pki,yg nuduh? Kata anaknya, temen gawe bapaknya.sama2 asn, ngeri kan.
Tuduhan pki jaman orba, lebih ngeri dari dituduh makar jaman sekarang. Wkwkwk..
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 3 dari 3 balasan
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di