CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Beredar Video Tengku Zulkarnain Sebut Membunuh atau Dibunuh Itu Kesenangan Kami
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f0bf9bb337f937b5c2a698a/beredar-video-tengku-zulkarnain-sebut-membunuh-atau-dibunuh-itu-kesenangan-kami

Beredar Video Tengku Zulkarnain Sebut Membunuh atau Dibunuh Itu Kesenangan Kami



POJOKSATU.id, JAKARTA – Pernyataan keras Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ustaz Tengku Zulkarnain yang menyebut ‘membunuh atau dibunuh itu kesenangan kami’ jadi sorotan publik.

Pernyataan itu disampaikan Tengku Zul usai melakukan aksi demonstrasi menolak rancangan undang-undang Haluan Ideopologi Pancasila (RUU HIP).

Awalnya, Tengku Zul menegaskan menolak keras RUU HIP. Ia juga tak terima nama RUU HIP diubah.

“Mau kita tolak habis. Kita gak menerima Pancasila gotong-royong, Ketuhanan Yang Maha Esa jadi Ketuhanan Berkebudayaan, ndak ada itu. Itu semua membuat umat Islam terpinggirkan, mending tidak usah,” tegas Tengku Zul, dalam video tersebut.

Menurut Tengku Zul, Pancasila sudah teruji merekatkan kebangsaan selama 74 tahun. Pancasila merupakan hasil kesepakatan yang tidak boleh diubah-ubah.

“Kalau kesepakatan ini dicabut, kita umat Islam tarik diri semua, bubar negara ini. Jadi jangan coba-coba membubarkan negara dengan tingkah laku yang luar biasa, yaitu mengubah Pancasila jadi gotong royong,” kata Tengku Zul.

Tengku Zul meminta pemerintah dan aparat penegak hukum mengusut siapa yang mewacanakan RUU HIP. Orangnya harus ditangkap, kalau perlu partainya dibubarkan.

Tengku Zul mengungkit pembubaran Hizbut Tharir Indonesia (HTI) yang dianggap hendak mengubah Pancasila.

“Hizbut Tahrir belum bergerak apa-apa, baru wacana-wacana saja sudah dicabut izinnya segala macam. Ini (pengusul RUU HIP) kalau perlu partainya dibubarkan, orangnya ditangkap,” tambah Tengku Zul.

“Kurang ajar betul ini terhadap Pancasila. Udah buat gerakan sampai ke DPR RI, resmi. Masak gak ditangkap? Gak dibubarkan? Hizbut Tharir aja baru begini-begini (cuap-cuap) sudah udah dicabut izinnya,” imbuhnya.

Ia kembali menegaskan bahwa pencetus RUU HIP harus diusut tuntas. Orangnya harus ditangkap dan partainya dibubarkan.

“Kita berani umat Islam, berani. Kalau ini dibiarkan berlarut-larut, bahaya. Sudah ada yang ngomong kan? Itu mereka bilang ‘kami ini cuman dua, membunuh atau dibunuh’. Eh eh memang mau?,” katanya.

“Kalau memang mau, kita buat. Membunuh dan dibunuh itu kesenangan kami, coba tes. Kalau udah merasa besar coba tes, jangan ngomong-ngomong,” pungkas Tengku Zul.



https://pojoksatu.id/news/berita-nas...senangan-kami/


Islam agama yg mengajarkan damai,ini koq zul bilang suka bunuh membunuh,agama aslinyanya apa sih neh orang sebenarnyaemoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
king.aslan dan 14 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh singawallah
alhomduile, ulama panutan kaum kaffah kadrun.
otaknya sudah dibuang ke septic tank biar ajaran yang salah itu tidak bisa difilter.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
king.aslan dan 16 lainnya memberi reputasi
profile picture
wiskey31
kaskus maniac

siapa bilang org muslim ga punya otak? org pinter menyembah TUHAN yg bener
profile picture
bodico
kaskus maniac
@wiskey31 drun kadrun, menyembah itu satu hal, menjalankan isi kitab yang mengandung kata bunuh/penggal tanpa filter itu hal beda lagi yang jadi sorotan gue.
paham drun?
sudah hitung belum berapa jumlah kata bunuh/penggal/kafirun ini itu dalam kitab sesembahan ente? buruan, biar kaffah seperti tengkujul.
profile picture
wiskey31
kaskus maniac
@bodico
ngapain ngitung toh kitab sebelah juga ternyata ada ayat2 kyk gitu
profile picture
bodico
kaskus maniac
@wiskey31 luar biasa, inilah contoh jalan pikiran kadrun sejati.emoticon-Ngakak

buat non kadrun yang ingin tahu, berikut ini salah satu referensi kata kafir dalam ajaran iclam yang fetish kafir sekaligus fobia kafir:

https://www.cspii.org/education/methodology/statistical-analysis-political-islam/amount-text-devoted-kafir/
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 4 dari 4 balasan
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di