CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / B-Log Collections /
Ineffable - Part 16
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f01636af0bdb20fc36c9e4e/ineffable---part-16

Ineffable




Suatu hari aku pernah ditanya, apakah itu lukisan?
Aku jawab bukan, itu nyata ada dan bisa kita saksikan kapan saja.
Kemudian aku ceritakan tentang tempat itu, dibilang surga.
Ya, mungkin seperti itulah mudahnya digambarkan, surga sebagai sesuatu yang tak terlukiskan, tidak terbayang sebelumnya dalam pikiran, tidak pernah terlihat sebelumnya oleh mata, dan tidak terdengar sebelumnya oleh telinga, namun kita percaya itu ada dan nyata.

Di antara dua gunung yang terlihat biru, di kelilingi sawah menghijau bertanamkan tanaman padi, jalan berliku menanjak melintasi dua gunung, dengan pohon kelapa atau pohon bambu di sekeliling persawahan, semakin membuat anggun pemandangan nan hijau menyejukkan.

Tak pernah habis membicarakan tentang keindahan alam, bahkan hanya syukur terucap setiap saat, nikmat tiada tara yang tidak akan pernah kita dustakan. sungguh, tak kan pernah bosan tak kan pernah jenuh dengan semua keindahan itu.

Bila ada kesempatan, bila ada waktu, bila ada kemauan, kan kuajak ke tempat itu. menikmati segar udara pegunungan, diiringi gemericik air sungai yang mengalir dari hulu di atas gunung. pada suatu tempat lain tampak dam buatan yang dibuat bersusun sehingga membentuk gugusan air terjun yang semakin membuat mata takjub memandang dan tak henti bersyukur dan selalu betah tidak ingin beranjak dari tempat itu.

Bila beruntung di antara sinar matahari yang mengenai butiran lembut air terjun dan membentuk pelangi kecil, semakin membuat tak ingin beranjak sampai senja tiba. Ditemani minuman hangat atau minuman air kelapa segar akan semakin membuat betah di sana, semilir angin pegunungan juga ikut mendukung yang terasa dengan dingin alami pegunungan.

Dengan sekian alasan itu, cukuplah akan membuat keinginan menjadikan tempat itu sebagai destinasi terakhir yang akan dituju. Karena siapapun akan setuju dan menginginkan hal yang sama.

Berbahagialah bagi yang sudah pernah di sana, dan di sini kita akan berbagi tentang keindahan-keindahan tempat-tempat seperti itu. Sungguh mendengat surga dunia saja sudah begitu indah rasanya, apalagi bila menempati dan tinggal di sana. Siapapun pasti hanya akan berkesan yang indah-indah saja.

Cukuplah ini sebagai pengalaman pribadi yang tertulis dan tempat berbagi segala tentang keindahan alam.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nnaura dan 10 lainnya memberi reputasi
11
Thread sudah digembok


KISAH ​RAJA DAN PELAYANNYA

​Ada seorang raja yang mempunyai seorang pelayan, yang ​dalam setiap kesempatan selalu berkata kepada sang raja: "Yang mulia, jangan khawatir, karena segala sesuatu yang ditakdirkan Allah adalah sempurna, Ia tak pernah salah.".

​Suatu hari mereka pergi berburu, pada saat mana seekor binatang buas menyerang sang raja.

Si pelayan berhasil membunuh binatang tersebut, namun tidak bisa mencegah rajanya dari kehilangan sebuah jari tangan.

​Geram dengan apa yang dialaminya tanpa merasa berterima kasih, sang raja berkata, "Kalau Allah itu baik, saya tidak akan diserang oleh binatang buas dan kehilangan satu jari saya..!"

​Pelayan tersebut menjawab, "Apapun yang telah terjadi kepada yang mulia, percayalah bahwa Allah itu baik dan apapun yang ditakdirkan-Nya adalah sempurna, Ia tak pernah salah."

​Merasa sangat tersinggung oleh respon pelayannya sekembalinya ke istana, sang raja memerintahkan para pengawalnya untuk memenjarakan si pelayan.

Sementara dibawa ke penjara, pelayan tersebut masih saja mengulangi perkataannya: "Allah adalah baik dan sempurna adanya."

​Dalam suatu kesempatan lain, sang raja pergi berburu sendirian dan karena pergi terlalu jauh ia ditangkap oleh orang-orang primitif yang biasa menggunakan manusia sebagai korban.

​Di atas altar persembahan orang-orang primitif tersebut menemukan bahwa ​sang raja tidak memiliki jari yang lengkap.

Mereka kemudian melepaskan raja tersebut karena dianggap tidak sempurna untuk dipersembahkan kepada dewa mereka.

​Sekembalinya ke istana, sang raja memerintahkan para pengawal untuk mengeluarkan si pelayan dari tahanan dan raja itu berkata: "Temanku, Allah sungguh baik kepadaku, aku hampir saja dibunuh oleh orang primitif namun karena jariku tidak lengkap maka mereka melepaskanku"

"​Tapi aku punya sebuah pertanyaan untukmu, kalau Allah itu baik mengapa Ia membiarkan aku memenjarakanmu?"

​Sang pelayan menjawab:
"Yang mulia, kalau saja baginda tidak memenjarakan saya, baginda pasti sudah mengajak saya pergi berburu, dan saya pasti sudah dijadikan korban oleh orang-orang primitif sebab semua anggota tubuh saya masih lengkap."
profile-picture
actandprove memberi reputasi
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di