CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
China Selalu Klaim Wilayah Negara Lain, India Minta China Hormati Hukum Internasional
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5efc7e50a727681e9d60def0/china-selalu-klaim-wilayah-negara-lain-india-minta-china-hormati-hukum-internasional

China Selalu Klaim Wilayah Negara Lain, India Minta China Hormati Hukum Internasional



NEW DELHI - Menteri Luar Negeri (Menlu) India, S Jaishankar meminta pemerintah China untuk menghormati hukum internasional.

Hal itu terkait meningkatnya pertikaian perbatasan antara India dan China.

Dimana China terus membangun bendungan raksasa di Lembah Galwan dan mengerahkan tentara ke perbatasan kedua negara.

Tiga Menteri Luar Negeri dari Rusia, India dan China (RIC) menggelar pertemuan secara virtual pada Selasa (23/6/2020).


Dilansir TimesNowNews, Selasa (23/6/2020) , India menyerukan kepada negara-negara untuk menghormati hukum internasional dan mengakui keabsahan wilayah masing-masing.

Saat berinteraksi dengan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi dan timpalannya dari Rusia, Sergey Lavrov, Jaishankar mendesak negara-negara kuat di dunia untuk menjadi contoh dalam segala hal.

Tanpa menyebutkan kebuntuan perbatasan India-Cina yang sedang berlangsung di Jalur Kontrol Aktual (LAC).

Dia berpendapat negara-negara harus menghormati hukum internasional dan mengakui kepentingan sah para mitra.

“Suara-suara terkemuka dunia harus menjadi contoh dalam segala hal."

"Menghargai hukum internasional, mengakui kepentingan sah para mitra."

"Mendukung multilateralisme dan mempromosikan kebaikan bersama."

"Satu-satunya cara membangun tatanan dunia dapat bertahan lama, ” tegas Menlu India.

“Pertemuan khusus ini menegaskan kembali keyakinan kami pada prinsip-prinsip hubungan internasional yang telah teruji oleh waktu."

"Tetapi tantangan hari ini bukan hanya satu konsep dan norma, tetapi juga praktik mereka, "kata Jaishankar.

• Setelah Tentara Berperang Dengan Tangan Kosong, India Kembali Berperang Dengan Hacker China

• China Akui Tentaranya Tewas, Tetapi Tidak Sebutkan Jumlah, Cegah India Dapat Tekanan

• Menhan India Kunjungi Rusia, Minta Pengiriman Sistim Pertahanan Udara Canggih S-400

Pernyataan Jaishankar dipandang sebagai pesan tidak langsung ke China yang berselisih dengan banyak negara tetangga atas sengketa wilayah.

Sejumlah negara Asia Tenggara dan Asia lainnya sudah menjadi korban keganasan China, klaim wilayah darat dan laut terus disuarakan oleh Beijing.

Menlu India juga menyerukan reformasi di PBB agar badan dunia itu dapat mewakili realitas dunia saat ini.

"Tapi di luar sejarah, urusan internasional juga harus menerima kenyataan kontemporer."

"Perserikatan Bangsa-Bangsa mulai dengan 50 anggota; saat ini memiliki 193 anggota."

"Tentunya, pengambilan keputusannya tidak dapat terus-menerus menyangkal fakta ini," katanya.

"Kami, negara-negara RIC, telah menjadi peserta aktif dalam membentuk agenda global."

"Ini adalah harapan India bahwa kami juga akan bertumpu pada nilai multilateralisme yang direformasi," tambah Jaishankar.

Jaishankar juga mengatakan India tidak mendapatkan pengakuannya dalam tatanan global pasca Perang Dunia II.

"Ketika para pemenang bertemu untuk membentuk tatanan global berikutnya, keadaan politik pada era itu tidak memberikan pengakuan yang layak bagi India."

"Ketidakadilan historis ini tidak diperbaiki selama 75 tahun terakhir, bahkan ketika dunia telah berubah," katanya.

Pertemuan itu dilakukan di tengah meningkatnya konflik perbatasan antara India dan Cina di Garis Kontrol Aktual di Lembah Galwan, Ladakh timur.

Namun, laporan sebelumnya menyatakan ketegangan perbatasan tidak mungkin muncul dalam perundingan.

Pertemuan itu diharapkan fokus pada situasi global, pandemi virus Corona.

Perkembangan regional yang menjadi perhatian bersama, mengatasi tantangan global seperti terorisme dan membahas pertukaran dan kegiatan trilateral.

Hubungan antara New Delhi dan Beijing memburuk setelah pembunuhan 20 personil Angkatan Darat India oleh pasukan Tiongkok pada 15 Juni 2020.

Rusia telah berhubungan dengan kedua raksasa Asia itu dan menyarankan dialog untuk menyelesaikan masalah.

Menyusul bentrokan mematikan di Lembah Galwan, Jaishankar telah berbicara dengan mitranya dari Tiongkok.

Dia menekankan kedua negara tetangga harus memperkuat komunikasi dan koordinasi untuk menyelesaikan perbedaan

Duta Besar Rusia untuk India, Nikolay Kudashev pekan lalu mentweet:

"Kami menyambut semua langkah yang ditujukan untuk mengurangi gunung es di LAC, termasuk percakapan antara kedua menlu dan harus optimis."

Mengomentari pertemuan RIC, sang duta besar mengatakan:

"Keberadaan RIC merupakan kenyataan yang tak terbantahkan, tertancap kuat pada peta dunia."

"Adapun tahap saat ini dari kerja sama trilateral, tidak ada indikasi dibekukan," ujarnya,

Namun, Menteri Pertahanan India, Rajnath Singh dalam kunjungan tiga hari di Rusia akan mendesak pihak berwenang di Moskow untuk pengiriman tepat waktu sistem pertahanan rudal S-400.

Hal itu menjadi sinyal, India terus memperkuat armada tempurnya untuk menghadapi China.

Sementara itu, desakan Menlu India terhadap China tidak terlepas dari bringasnya Beijing dalam memainkan perannya di Asia.

Seperti menguasai beberapa negara di Asia melalui penguasaan jalur air sungai, seperti yang ingin dibuatnya lagi di lembah Galwan.

China berharap dapat menundukkan India melalui penguasaan jalur sungai Galwan, sumber utama air penduduk India.

Bahkan, China terus menunjukkan kedigjayaan dengan membangun pangkalan militer di Laut China Selatan.

Belum juga cukup, China membidik Kepulauan Andaman dan Nicobar milik di Samudera Hindia.

Kepulauan itu dekat dengan jejeran kepulauan di Aceh, khususnya Pulau Weh, Sabang.

China telah merancang jalur transportasi raksasa, melalui jalur sutra, sebuah tatanan yang dibangun di era kerajaan China di masa lalu melalui para pedagangnya.

Link
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yanxil dan 6 lainnya memberi reputasi
TE-ES nya buzzerInlander ayan doyan monolog ama id klonengan,,.. benar'' menjijikan,,.

klaw gaQ ngetek ama bul3 penjajah yak ngetek ama bombayy si bau keteQ,,..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mblong88 dan 2 lainnya memberi reputasi
profile picture
TS ex.babuCCP
kaskus holic
Nongol lagi si babik sipit menlener
profile picture
cellengz
kaskus addict
@ex.babuCCP triggered nich babikk burikk mental inlander,,..
profile picture
TS ex.babuCCP
kaskus holic
@cellengz oink oink babik sipit menlen ngamuk oink oink
profile picture
cellengz
kaskus addict
@ex.babuCCP nape nich babikk burikk mental inlander nguikk'' k'surupan,,..??
Post ini telah dihapus oleh KS06
profile picture
cellengz
kaskus addict
@ex.babuCCP @xi.jinpig allo,, om,,, numpang tanya,,, bikin klonengan lg yak,,..??
Post ini telah dihapus oleh KS06
profile picture
cellengz
kaskus addict
@xi.jinpig duch,,, jgn panggil koko ah,, biasa dipangil a'a ama anak'' nongkronQ,,..

akting kurang bagus,, om,, masa nulis nama pleciden kurang huruf ''n'',,.. ??
Post ini telah dihapus oleh KS06
profile picture
cellengz
kaskus addict
@xi.jinpig jangan rasis ah,,.. ngatain t**o ituh cuma klaw luh dikatain c**a duluwan,, ingatlah prinsip leluhurr,,

Post ini telah dihapus oleh KS06
profile picture
cellengz
kaskus addict
@xi.jinpig astaga dragonn,, n'tah apa nyang merasuki mu,,?? aktingnya diperbaiki dulu,,.. maw tifu'' ane,,??
profile picture
@xi.jinpig @cellengz wkwk tai ngakak lanjutkeun masbroemoticon-Imlekemoticon-Imlek
Post ini telah dihapus oleh KS06
Post ini telah dihapus oleh KS06
profile picture
cellengz
kaskus addict
@xi.jinpig @Akong.Cinconk napa penghuni bpln jd pada ayan'' s'mua yak,,..?? bawa nyantaii ajja ngaskus sich,..
Post ini telah dihapus oleh KS06
profile picture
TS ex.babuCCP
kaskus holic
Cincong goblog, kgk di trit, kgk di dunia, kerjaanya nyampah melulu, babik sipit menlen oink oink bajingan
Post ini telah dihapus oleh KS06
profile picture
cellengz
kaskus addict
@ex.babuCCP cuy,, luh jd babikk burikk jgn gini'' amit,, klaw kulit luh udeh jeleQ s'tidaknya isi otak n'' hati luh jgn ikutan jeleQ,.. pake acara bikin id klonengan cm bwat nguikk'',,
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di