CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Innalillahi...Indonesia Cetak Rekor Kasus Positif COVID-19 Tertinggi di Asia Tenggara
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef96d6068cc951db134d3e1/innalillahiindonesia-cetak-rekor-kasus-positif-covid-19-tertinggi-di-asia-tenggara

Innalillahi...Indonesia Cetak Rekor Kasus Positif COVID-19 Tertinggi di Asia Tenggara



INDUSTRY.CO.ID - Jakarta – Kasus penyebaran virus Covid-19 terus meningkat diberbagai dunia termasuk di di negara-negara Asia Tenggara.

Hingga hari Minggu (28/6) data dari Gugus Tugas nasional yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia totalnya menjadi 54.010 kasus setelah ada penambahan sebanyak 1.198 orang.

Kemudian untuk pasien sembuh menjadi 22.936 setelah ada penambahan sebanyak 1.027 orang. Selanjutnya untuk kasus meninggal menjadi 2.754 dengan penambahan 34 kasus meninggal.

Data tersebut membuat Indonesia mencatatkan kasus tertinggi di antara negara-negara lain di Asia Tenggara, khususnya yang tergabung dalam ASEAN.

Kasus Covid-19 di Indonesia tersebut juga jauh melampaui Singapura yang sebelumnya mencatatkan kasus tertinggi dengan 43.459 kasus.

Adapun Laos menjadi negara di kawasan Asia Tenggara dengan jumlah kasus terendah yaitu 19 kasus.

Berikut ini laporan angka kasus Covid-19 di negara-negara Asia Tenggara hingga saat ini, seperti dicukil dari Kompas.com Senin (29/6):

1. Indonesia: 54.010 kasus, 2.754 orang meninggal dunia, 22.936 orang sembuh

2. Singapura: 43.459 kasus, 26 orang meninggal dunia, 37.163 orang sembuh

3. Filipina: 35.455 kasus, 1.244 orang meninggal dunia, 9.686 orang sembuh

4. Malaysia: 8.634 kasus, 121 orang meninggal dunia, 8.318 orang sembuh

5. Thailand: 3.162 kasus, 58 orang meninggal dunia, 3.053 orang sembuh

6. Vietnam, 355 kasus, 330 orang sembuh, nihil kasus meninggal

7. Myanmar, 296 kasus, 6 orang meninggal dunia, 216 orang sembuh

8. Kamboja, 141 kasus, 129 orang sembuh

9. Brunei Darussalam, 141 kasus, 3 orang meninggal dunia, 138 orang sembuh

10. Timor Leste, 24 kasus, 24 orang sembuh

11. Laos, 19 kasus, 19 orang sembuh

https://m.industry.co.id/read/69342/...-yang-terendah

[img]www.industry.co.id[/img]
profile-picture
profile-picture
profile-picture
indramamoth dan 46 lainnya memberi reputasi
Kita buka mata, pemerintah kita ini bukan pemerintah berkantong tebal ya guys, alias kantong tipis.
Kenapa bisa dibilang kantong tipis, karena kebijakan new normal ini bukan maunya pemerintah juga.
Tapi apa ma dikata, kantong pemerintah tipis, ga bisa kasih paket insentif terus menerus atau setidaknya sampai akhir tahun, sesuai dengan perkiraan release vaksin/obatnya corona.
Disisi lain pengangguran udeh bejuta juta, dunia usaha pada collapse. Pemerintah mau bantu, tapi ternyata ga ada duitnya, alias kantongnya tipis. jadi bisa bantunya ya ala kadarnya aja.
Intinya sih, inilah usaha maksimal yg bisa dilakukan pemerintah, Dan semoga kita buka mata kalo ternyata negara ini ga kaya" amat. Ada sih duit, tapi ya itu pas pasan rupanya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 18 lainnya memberi reputasi
profile picture
adrosgeotics
kaskus addict
Pidato pak jokowi kemaren anggaran menkes itu 75 trilyun loh, baru dipake 1,3 persen.

Misalnya disebut berkantong tipis, lah itu bukan anggaran main2 loh...
profile picture
loms
kaskuser
yah anggaran kemenkes tinggi tapi apa hanya untuk corona? masih banyak bidang kesehatan yg lain perlu di urus juga toh. posisi kita dunia usaha yg masih bertahan mungkin hanya bebebrapa yg mrngyangkut kebutuhan primer aja karna akan terus di beli. tapi industri keb sekunder udah babak belur, bergitu juga sektor UMKM sebagai garda depan perekonomian juga babak belur. Bisa kah pemerintah memberikan suntikan dana supaya bertahan ? berapa banyak anggaran ? mungkin seluruh apbn di pakai pun nga cukup menghidupi sektor pelaku usaha kecil menengah dan industri sekunder kita. kalau di biarkan dan psbb terus berapa banyak mereka yg colaps yg, akan bertbah berapa penggaguran kita?
serba salah tapi mungkin new normal memberika win win solution di dalam air yg keruh. dan di kembalikan kepada tiap individu untuk sadar bertapa berharganya nyawa kita, untuk itu protokol kesehatan dalam aktivitas wajib di laksanakan. bukan buat bersama bukan buat org lain tapi menjaga agar diri sendiri tidak tertular. dengan bergitu akan membentuk new komunitas yang bebas penularan covid. jaga diri sendiri untuk kita sendiri dan keluarga kita. saat ini hanya kita yg bisa nolong diri sendiri. kalau kena covid obat pun belum ada.
profile picture
doobey
kaskus addict
bener bgt gan.. kita sbg rakyat jg harus mencoba memahami usaha pemerintah.. emang sih jauh dr harapan kita, tp nyatanya begitu adanya..
profile picture
adrosgeotics
kaskus addict
@loms pan ane gak bilang buat covid, itu buat keseluruhan program tahun ini di kementerian kesehatan, tp udah bulan juli ini belanjanya masih 1,3%. artinya kan ada yg salah sama pengelolaan anggaran. Justru di bidang kesehatan yg dananya udah sebesar itu ditambah lagi adanya pandemi covid ini seharusnya anggaran sdh diserap utk kepentingan tersebut.

Duitnya banyak, tp petugasnya bingung mau dibelanjain apa, padahal jelas2 ada pandemi.
profile picture
mbahjemprut
kaskus maniac
cukup untuk d korupsi/tilep/betak/kolusi/nepotisme

contoh:
A: eh beli obat di gw aja. mahal gak apa2 tp bagus kualitasnya.
B: ok lu kan temen gw, nanti traktir gw ya
profile picture
loms
kaskuser
@adrosgeotics
yah jelas binggung, sekarang siapa yg nga binggung? menghadapi situasi yg belum pernah di alamai sebelumnya menyangkut keselamatan nyawa juga.
cuma gini namanya anggaran itu kan ada pos pos belanja nya apa sudah jelas sebelum.anggaran itu di buat. dalam semester pertama 2020 apa yg bisa dilakukan ? krn efektif kerja nga sampai 2 bulan, kalau anggran untuk pembangunan faskes yah otomatis semua nga di kerjakan krn kontraktor pun kesulitan dengan aturan psbb. dan bukan berati kontrak yg sudah di sepakati itu batal ? tapi anakan di bayar setelah proyek selesai. nah ini semua proyek tertunda bahkan batal seminar seminar kesehatan. juga pasti batal. apa yg bisa di serap anggran nya.
yang saya nga tau di sini adalah apakah dana 70 an triliun itu di pegang oleh kemenkes atau kemenku. kalau di di kemenku ane rasa nga maslah mingkin dana udah di alihkan buat covid. yg menjadi masalah adalah dama endap di kemenkes nga di pakai pakai.
profile picture
adrosgeotics
kaskus addict
@loms tapi 1 persen sekian di bulan juli itu parah gan, mau dilihat dari kondisi seperti apapun.
profile picture
zeenthing
kaskus addict
setuju ama agan @bimozbimo
ane sebagai karyawan sektor perbankan swasta dan alhamdulillah sudah berkeluarga dan telah memiliki seorang putri, lebih menyeramkan tidak berpenghasilan daripada covid-19, bukannya ane meremehkan ntu penyakit, tapi ane diberi amanat oleh sang pencipta untuk menafkahi keluarga ane. lapar dan kematian adalah ketakutan terbesar orang dengan kondisi kek ane.
profile picture
andrabedy
kaskus addict
Bamyak yang minta sih gan
Bukan dri pemerintah ajaaa
Semua sektor bahkan menjerti
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di