CARI
KATEGORI
KATEGORI
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef4ac1182d4957c3676acb2/ruu-hip-untuk-apa

RUU HIP Untuk Apa?








Krisis di Indonesia makin bertambah saja, dari krisis keadilan, krisis ekonomi, krisis hukum hingga menjalar pada krisis ideologi. Maka lahirlah Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (HIP), disini ada penekanan ideologi yang masih berada di wilayah abu-abu.

Sebelum lanjut ke pembahasan tentang hal itu, bolehlah kita dengar lagu dari musisi legenda Iwan Fals dibawah ini. Sambil dengerin musik sambil membaca biar lebih asyik ya ga sih.



Ketika DPR berteriak tentang HIP sepertinya Pancasila dianggap kurang sakti maka harus di lindungi oleh HIP, saya tak akan bicara isi secara keseluruhan karena bisa di cari sendiri ya gan apa saja isi lengkap dari RUU HIP yang digagas oleh Partai PDI Perjuangan di DPR.

Apakah gagasan itu bagus? Yup secara keseluruhan tak ada yang salah, terlihat saat ini Pancasila sebagai ideologi negara hanya sebagai hiasan semata. Walau dari masa lalu program PMP, P4, PPkn sudah diajarkan namun lihat hasil akhirnya tak ada yang nyangkut di lapisan masyarakat yang majemuk, apalagi terhadap moral pejabat yang suka bejad.



Korupsi merajalela, siapa yang punya uang dialah yang berkuasa. Kasus Marsinah, Munir, Widji Tukul dan lainnya tak pernah ada titik terang. Jadi sama saja bukan dengan sekarang, apa yang berubah?

Bagi ane pribadi "Tidak ada" hanya berubah peta perpolitikan saja, sedang gaya pemerintahan tidak menyentuh sektor yang sangat penting. Yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dari dulu hingga kini masalah moral, masalah akhlak, masalah keyakinan terus saja menjadi polemik. Kita selalu digiring untuk berseteru, dari masa lalu ketika para pemuda merumuskan kemerdekaan tidak satu suara ada saja sosok-sosok idealist yang akhirnya dibungkam. Salah satunya Tan Malaka, yang dianggap tak punya andil besar akan kemerdekaan negara ini, jejak sejarahnya ingin dihapus dari negeri ini karena berbau-bau PKI.



Hal ini yang menjadi polemik ketika HIP ini hadir langsung dihadapkan dengan hal-hal yang berbau PKI, tidak adanya catatan tentang TAP MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 tentang Larangan Ajaran Komunisme atau Marxisme-Leninisme. Membuat Pancasila yang akan didukung akan menjadi ideologi yang sekuler bahkan cenderung kepada ajaran Marhaenisme yang kiblatnya Marxis.

Pemikiran Nasakom bisa saja kembali berkumandang, ketika Trisila menjadi acuan dan Eka Sila perwujudan dari neo komunisme. Eittss ini yang harus kita bongkar apakah benar seperti itu.

Quote:


Ketika melihat ini, memang gagasan ide ini berkaitan dengan sosial, nasionalis dan agamis. Lalu gotong royong ini sering dipakai jualan oleh PKI, namun yang sebenarnya terjadi Trisila dan Eka Sila merupakan gagasan Sukarno dan tak ada yang menentangnya. Namun yang menjadi dasar akhirnya tetap Pancasila.

Quote:




Terbukti apa yang dituduhkan oleh mereka yang mengatakan HIP ini manifestasi dari PKI nampak konyol, ketika berkata Trisila dan Ekasila bagian dari PKI itu sama saja menuduh "Sukarno PKI" mari berfikir secara terbuka, apa karena "Kartosuwiryo" di bungkam di era Sukarno maka ada pihak-pihak yang hingga kini meradang tak senang?

Lalu apa bedanya dengan kasus Tanjung Priok? Menurut opini saya RUU HIP adalah bentuk penghormatan terhadap Sukarno,pertanyaanya masihkah menganggap Sukarno itu berjasa untuk negara atau Sukarno tak dianggap karena sosok dibalik layar yang menumpas DI/TII dan banyak pemberontakan lainnya hilang dari nusantara?



Apalagi ada perbedaan pendapat hari lahir Pancasila dimana saat ini dianggap 1 Juni 1945, namun secara resmi Pancasila lahir 18 Agustus 1945. Tapi perlu di ingat Piagam Jakarta lahir pada 22 Juni 1945, ada butir di sila pertama di mana pihak agamis yaitu Islam harus menurunkan ego agar hukum yang berlaku di Indonesia berdasarkan Syariat Islam.

Pancasila memang lahir penuh perdebatan, tapi ketika sudah menjadi dasar negara. Para pemimpin banyak yang tutup mata, bahkan hafalan Pancasila di kalangan Pejabat negara saja saat ini banyak yang amnesia.

Apalagi untuk dijadikan tuntunan bernegara? Jadi HIP menurut saya buang-buang waktu saja. Menghormati Sukarno banyak cara lain daripada memperjuangkan HIP. Yang diperjuangkan itu adalah isi dari butir Pancasila lebih pas untuk saat ini.



Mari kita diskusi dengan bijak, terkadang politik memang tak bisa menyenangkan banyak pihak harus ada yang tergusur dan tersungkur. Salam, saya c4punk see u next thread.






emoticon-I Love Indonesia

"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2020
referensi : klik, klik,klik, klik
Pic : google

emoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Star





GIF

Kunjungi blog grup kompak di kaskus, klik banner dibawah ini.








profile-picture
profile-picture
profile-picture
TaraAnggara dan 65 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh c4punk1950...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
iamnoone dan 15 lainnya memberi reputasi
profile picture
dempo30
kaskuser
wkwkwkwkkw k-drone apa kadrun gan
profile picture
pantat.berapi
aktivis kaskus
@dempo30

K-DRONE karne mereka ga punya OTAK.... kadal kan masih punya otak gan...
profile picture
bidot666
kaskus maniac


Wkwkwkwk emoticon-Wakaka
profile picture
iamnoone
kaskus maniac
wkwkwkwk mungkin lebih tepat nya brainless man
profile picture
pantat.berapi
aktivis kaskus
@iamnoone
Ga cocok kan lawannya unmanned aerial vehicles.... Bukan manless....emoticon-Wkwkwk
profile picture
iamnoone
kaskus maniac
@pantat.berapi oh iya betul juga emoticon-Recommended Seller
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 6 dari 6 balasan
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di