CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / Heart to Heart /
Virginitas Bukan Harga Mati
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5edbaecfeaab251e7216e657/virginitas-bukan-harga-mati

Virginitas Bukan Harga Mati

Dalam sebuah pernikahan, status keperawanan menjadi sangat penting bagi seorang pria. Kenapa?
Itu adalah sebuah bukti bahwa pasangannya mampu menjaga kehormatan diri hingga jenjang pernikahan.

Tapi juga patut dipertanyakan, apakah wanita juga mempermasalahkan tentang keperjakaan seorang pria?
Tidak ada ciri khusus, bahwa seorang pria masih perjaka atau tidak.
Sementara, keperawanan seorang wanita akan terbongkar saat malam pertama.

Rasanya seperti tidak adil ya?
Tapi itulah kenyataannya.

Mengapa seorang pria begitu mementingkan keperawanan seorang istri?
Semua karena rasa superior seorang pria, yang selalu ingin jadi yang pertama.
Dia merasa puas menjadi yang pertama untuk istrinya.
Tapi, istrinya menjadi yang ke berapa untuknya?

Lantas, apakah semua perempuan yang tidak perawan adalah karena ia pernah melakukan hubungan seksual sebelum menikah?

Mungkin iya, mungkin tidak.

Ada beberapa sebab hilangnya keperawanan.

1. Hubungan seksual
Ini jelas alasan tertinggi. Baik itu dilakukan pra atau pasca nikah.
Baik secara sukarela, maupun dipaksa.


2. Benturan keras.
Benturan keras pada miss V, dapat juga mengakibatkan pecahnya selaput dara.


3. Olah raga yang sangat keras.
Jaman emansipasi, wanita juga suka olah raga keras, Seperti karate, tinju, taekwondo, pencak silat.
Latihan yang keras, bisa juga menyebabkan pecahnya selaput dara.

4. Masturbasi
Masturbasi yang kebabalasan, jelas bisa merobek selaput dara.

Jadi, kehilangan keperawanan, bukan hanya sekedar karena hubungan seksual semata, namun juga ada sebab-sebab lain.

Maka, baik kiranya jika seorang pria mendapat istri yang sudah tidak perawan, jangan langsung menuduh istrinya tidak bisa menjaga kehormatan.
Bila ingin bertanya, tanyalah dengan sabar dan bahasa yang baik.
Paling baik adalah, menerima dengan lapang dada. Dan yakinlah, bahwa istrimu adalah anugerah dari Tuhan untukmu. Apapun keadaannya.

Karena, setiap manusia mempunyai masa lalu, yang kadang akan sangat sakit untuk diingat apalagi diceritakan.
Kita sebagai pria, juga punya masa lalu dengan gadis yang lain.
Mungkin bahkan pernah melakukan hal di luar batas.

Pasti berat untuk menerima kenyataan bahwa kita bukan yang pertama. Tapi yakinlah, semoga kita yang terakhir untuk pasangan kita.
Apalagi, kita audah berjanji untuk menerima pasangan kita apa adanya.

Untuk para wanita, jagalah senantiasa kehormatan diri.
Jangan mudah terbuai janji manis mengatasnamakan cinta.
Karena, hanya kerugian yang akan didapatkan.

Maaf jika terkesan menggurui...
Hanya mengutarakan uneg-uneg saja.
Semoga bermanfaat.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
antialayers00 dan 8 lainnya memberi reputasi
yaaa
itu kembali ke pribadi masing2

klo dapet suami yg pemukiran terbuka, dan kagak menyinggu masalah ntu, yaa alhamdulillah.

tapi, apakah semua orang berpikiran terbuka.....?
profile picture

Contoh hipokrit.
Kalo case gitu baru alhamdulilah.


Kemarin-kemarin pas ngeuwe juga gak inget agama kan. Ngelupa, sengaja bejat, dan gak pernah nyebut juga.


Giliran ada maunya, punya kepentingan, baru alhamdulilah, baru Tuhan tutup aib, baru ungkit-ungkit semua ayat dan hadist untuk senjata pamungkas dijadikan pembenaran.


Bahkan org lain yg ga bs terima masa lalunya lgsg dicaci maki gak berpikiran terbuka, sok suci, otak selangkangan, blabla.


Lagian yg berpikiran terbuka ga harus ngeuwe, ga harus terima yg ga virgin juga, itu prinsip pandamgan masing-masing.

Cuma banyak salah kaprah dan doktrin sesat saja, jadi ambigu.




profile picture
pejantantambun0
aktivis kaskus
@lurahgundul
ane bukan orang suci
tp sampai sekarang ane gk pernah ng*******,
pacaran jga kagak pernah ng*******
ane tau batasan2 nya (percaya ya silahkan, kagak peecaya jga silahkan)

gk pernah mabok, ganja, rokok,
bukan sombong, tp ya begitu lah ane

kebeluan lingkungan ane bagus2 semua
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 2 dari 2 balasan
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di