CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Sports / Sports /
Gempa Bumi Yang Disebabkan Oleh Transfer Besar
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec7d9a6c820843e99577f59/gempa-bumi-yang-disebabkan-oleh-transfer-besar

Gempa Bumi Yang Disebabkan Oleh Transfer Besar

Belanja pemain dengan jumlah uang yang besar tidak selalu menjamin pembelian yang sukses.

Klub-klub sering membuat keputusan yang terburu-buru ketika baru mendapatkan dana segar, hal ini mengakibatkan mereka menghabiskan banyak uang pada pemain-pemain yang penampilannya tidak sesuai harapan.

Berikut adalah klub-klub yang membelanjakan uangnya secara buruk setelah kepergian pemain besarnya.


Luis Figo : Barcelona ke Real Madrid



Kepergian Figo dari Camp Nou menuju Real Madrid dengan bandrol sekitar 60 juta euro pada tahun 2000.

Barcelona kemudian mendatangkan 4 pemain sekaligus dengan uang itu dan sejumlah dana tambahan, dua pemain diantaranya adalah Marc Overmars dan Emmanuel Petit.

Dari keempat pemain yang dibeli,tidak Ada satupun pemain yang meninggalkan jejaknya bagi klub apalagi pembelian Petit dianggap kegagalan total.

Barcelona juga harus menelan pil pahit tanpa gelar La Liga hingga musim 2004/2005 setelah kepergian Luis Figo.


Neymar : Barcelona ke PSG



Neymar berangkat ke Paris dengan harga fantastis sebesar 222 juta euro. Dengan kepergian Neymar, Barcelona lalu mendatangkan Philippe Coutinho dengan harga 145 juta euro dan Ousmane Dembele dengan harga 125 juta euro.

Selain dua pemain tersebut, Barcelona juga merekrut Paulinho (40 juta euro), Nelson Semedo (35,7 juta euro) dan Gerard Deulofeu (12 juta euro).

Tiga tahun kemudian, Coutinho dipinjamkan ke Bayern Munich dan Dembele lebih dikenal karena cedera yang dialami daripada penampilannya.


Luis Suarez : Liverpool ke Barcelona



Sebelum Jurgen Klopp tiba, kondisi Liverpool sangat jauh dibandingkan seperti mereka yang sekarang.

Uang 81 juta euro yang mereka terima dari hasil penjualan Suarez, dihabiskan untuk Adam Lallana, Dejan Lovren, Lazar Markovic dan Mario Balotelli.

Alberto Moreno, Divock Origi dan Emre Can juga datang pada tahun yang sama.


Gareth Bale : Tottenham ke Real Madrid



Kepergian Bale dari Tottenham meninggalkan lubang besar di London.

Spurs menghabiskan 60 juta euro untuk Erik Lamela dan Roberto Soldado yang tidak memberikan penampilan sesuai yang diharapkan.

Beberapa pemain tengah lainnya juga didatangkan Tottenham tetapi tidak ada satupun pemain yang dapat menutup celah yang ditinggalkan oleh Bale.


Kylian Mbappe : Monaco ke PSG



Kehilangan Mbappe, Thomas Lemar dan Fabinho tidaklah mudah, apalagi ketika itu terjadi dalam satu musim yang sama.

Monaco menjual bintang mereka dengan harga 330 juta euro dan memungkinkan mereka untuk mendanai pembelian pemain untuk menggantikannya.

Aleksandr Golovin adalah pembelian terbesar dengan 30 juta euro pada 2018, lalu diikuti oleh pembelian besar lainnya dengan mendatangkan Wissam Ben Yedder dan Gelson Martins pada tahun 2019.

Sampai saat ini Monaco masih harus membayar karena kepergian Mbappe, mereka hampir terdegradasi musim lalu dan bahkan tidak lolos ke kompetisi Eropa untuk musim ini.


Christian Vieri : Atletico Madrid ke Lazio



Walau hanya dengan bandrol 28 juta euro, Kehilangan Vieri merupakan pukulan berat bagi Atletico Madrid pada tahun 1998. Los Rojiblancos harus terlempar ke peringkat 13 di musim berikutnya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nona212 dan 28 lainnya memberi reputasi
Balasan post aquatrium
wkkwkwk ingetnya diinter ya bro
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di