CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Female / Wedding & Family /
Janda Memang Menggoda, Tapi Siapkah Menikahi Janda Dengan Segala Stigma Negatifnya?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eba26aaaf7e936a631899fe/janda-memang-menggoda-tapi-siapkah-menikahi-janda-dengan-segala-stigma-negatifnya

Janda Memang Menggoda, Tapi Siapkah Menikahi Janda Dengan Segala Stigma Negatifnya?

Perawan memang menawan tapi janda lebih menggoda. Sering sekali ane mendengar kata-kata ini dari kaum lelaki. Entah karena fakta atau mereka hanya menyindir kaum janda saja.



Disini ane akan membicarakan fakta yang terjadi di lingkungan ane sendiri. Entah kenapa akhir-akhir ini, dilingkungan ane Janda sedang menjadi incaran lelaki dewasa (lelaki yang cukup umur untuk menikah), ane sendiri juga bingung kenapa? Padahal di desa ane ada banyak gadis lajang. Kalau dari sudut pandang ane, seorang lelaki lajang harusnya akan lebih tertarik kepada gadis lajang dari pada janda, apalagi janda cerai yang sudah mempunyai anak dari pernikahan sebelumnya?

Menurut ane menikahi Janda akan lebih beresiko ketimbang menikahi gadis. Kenapa?

- Pertama, janda sangat erat dengan stigma negatif sekali gagal maka selamanya gagal. Apalagi didesa kecil seperti lingkungan tempat tinggal ane ini. Kabar cepat sekali merebak, janda cerai dianggap sebagai wanita yang gagal membina rumah tangga. Sekali gagal, dua kali, tiga kali menikah pasti akan gagal terus, stigma ini seperti sudah melekat pada Janda. Walaupun fakta nyatanya belum tentu setiap perceraian diakibatkan karena kesalahan istri. Oleh karena itu dilingkungan ane jika ingin menjalin hubungan dengan seorang janda harus 'kebal kuping' atau tutup telinga dengan cibiran tetangga.

- Kedua, menikahi janda beranak berarti harus mau menerima anak dari hasil perkimpoian sebelumnya. Yang artinya kamu harus menafkahi anak hasil perkimpoian sebelumnya. Sanggup kah kalian?

- Ketiga, siap menerima masa lalu si Janda. Artinya bahwa si janda ini dulu pernah mempunyai mantan suami, mantan mertua yang tidak mungkin diabaikan walaupun sudah bercerai, karena mereka masih menjadi bagian dari anak tirimu. Pokoknya ya siap-siap aja berurusan dengan mantan suami istri dan mantan mertua istri ya !


Nah berbeda jika kalian menikahi gadis, tentu tidak perlu melalui ketiga resiko diatas. Tapi terlepas dari hal diatas, menikah dengan gadis atau janda tidak ada jaminan pernikahan akan langgeng sampai kakek-nenek. Dengan siapapun kalian menikah, kalau memang bisa membangun rumah tangga yang baik dan seimbang pasti akan awet, iya kan?

Tapi ane masih penasaran, kenapa Janda justru menjadi incaran kaum lelaki dewasa? Mungkin kaskuser laki-laki disini ada ikut memberikan opini di kolom komentar nanti ya !

Ane pernah iseng-iseng nanya ke salah satu temen dilingkungan ane yang statusnya saat ini dia sedang memacari janda beranak 2. Yang satu masih kelas 2 SD, dan satunya masih balita berumur sekitar 3 tahun. Paras janda nya cantik, dan mandiri karena ane kebetulan juga kenal siapa si wanitanya, maklum masih satu desa. 

Ane nanya kenapa mau pacaran sama Janda? beranak 2 lagi? kan masih banyak gadis lain dilingkungan ane? Jawaban temen ane bener-bener menohok !

Quote:

"Terus maksud lo, lo pacaran sama dia cuma mau ena-enak doang gitu?" baik bener alasanya! temen ane ini emang otaknya agak geser sih. 

Ya gimana si ya, ga 100% salah temen ane juga sih, orang pacar nya juga sama-sama mau. Ini nih yang bikin rusak nama kaum janda. Dari 10 orang janda, pasti ada 1 orang yang modelnya begini nih, kayak piala bergilir. Tapi ga semua janda seperti itu kok, kaya istri om ane aja. Om ane nikah sama janda beranak 1 dari kabupaten sebelah. Tapi alhamdulilah sekarang pernikahanya sudah menginjak tahun kesepuluh, dan semuanya aman. Kadang ada cekcok sedikit cuma ya wajarlah namanya rumah tangga pasti kadang ada selisih pendapat, tapi diluar itu ya bisa dibilang langgeng.

Kalau kata om ane, menikah sama janda justru enak. Karena kebanyakan janda sudah dewasa, tidak banyak menuntut serta sudah berpengalaman. Setidaknya karena sudah pernah gagal satu kali, dipernikahan kedua pasti mereka akan berusaha sebisa mungkin agar tidak gagal lagi. Ini alasan om ane kenapa mau menikahi janda.

Kalau dalam Islam sendiri juga tidak ada larangan menikahi janda, tapi ada satu petunjuk yaitu menikahlah dengan seorang janda yang  berkualitas. Paham lah ya arti kualitas itu seperti apa? Sekian opini dari ane, kuy tinggalin jejak !

sumber : Opini pribadi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tien212700 dan 258 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh sinsin2806
Waktu ane kuliah pernah pacaran sama janda juragan kosan, mana mulus banget lagi emoticon-Hammer2
doi seumuran sama ane, cuma ane gak siap nerima anaknya aja yg waktu ane pacaran dulu udh umur 6 tahun
Kalo dulu dilanjut sampe ka-win sekarang anaknya udh umur 13 tahun berartiemoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alkandi13 dan 4 lainnya memberi reputasi
profile picture
TS sinsin2806
kaskus maniac
emang begitu gan realitanya, klo mau komitmen sama janda. harus mau sama paketannya. tapi kalo ikhlas insyaalloh berkah gan
profile picture
orojackson29
kaskus addict
Ane si mau mau aja dulu, janda mulus, tajir juragan kosan, ditambah bapak ibunya pejabat pemerintahan emoticon-Leh Uga
Tp keluarga ane masih kolot jd ga nerima
Disini kan yg namanya pernikahan bukan cuma 2 orang tp 2 keluarga emoticon-Big Grin
profile picture
TS sinsin2806
kaskus maniac
@orojackson29 repot sih urusanya kalo masalah restu.
karna restu orang tua itu restu alloh.
profile picture
orojackson29
kaskus addict
Iya gan, dulu baru jalan 3 bulanan jd sebelum kejauhan ane ceritain semuanya dan keputusan bersama jd temen ajaemoticon-Big Grin
profile picture
ente berkeputusan jadi temen setelah atau sebelum mencicipi legitnya kue kukus gan?
profile picture
orojackson29
kaskus addict
Wkwkwk belum ane apaapain kok, takut minta tanggungjawab soalnya kan udh pengalaman emoticon-Big Grin
profile picture
sangat di sayangkan gan. tadinya ane mau tanya judul, kali aja ente udah menuangkan literatur di forum s***rot emoticon-Wakaka
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 7 dari 7 balasan
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di